Menyusuri Jejak – jejak Kerajaan Gowa

Tags

, , , , ,


Gigitan terakhir deppa kakau a.k.a sawalla (= kue gemblong, bhs Jawa) meluncur ke kerongkongan tepat saat langkah menggapai gerbang kecil di samping Masjid Al-Hilal. Akhirnya kembali ke sini setelah 6 (enam) tahun berlalu dari langkah pertama dijejakkan di parkiran masjid ini. Waktu itu, bang Aras, kawan yang menemani berjalan, meminta ijin untuk sholat Jumat sebentar di masjid terdekat yang kami lalui selama berkeliling di Gowa dan Al-Hilal-lah yang kami tuju saat panggilan sholat menggema.

masjid katangka, masjid kesultanan gowa, masjid tertua di sulawesi, masjid tertua di gowa

Masjid Al-Hilal, Katangka

Saya mampir ke Masjid Al-Hilal selepas iseng bermain ke tempat peristirahatan Sultan Hasanuddin. Dari belakang masjid, tempat peristirahatan itu terlihat di ketinggian Bukit Tamalate. Ada gerbang di belakang peristirahatan, tapi menurut Mustaqim, abang yang berjaga di tempat itu, gerbangnya dikunci. Jadilah saya jalan – jalan petang menyurusi jalan raya untuk turun ke masjid – yang lagi – lagi kata Mustaqim lumayan jauh – dan setiap melewati pagar rumah penduduk atau berpapasan dengan mereka yang melaju dengan kendaraan bermotor; dilihatin dengan pandangan penuh tanya. Jaraknya nggak jauh koq. Keenakan duduk manis di atas kendaraanlah membuat orang malas untuk mengayun langkah.

Continue reading

Advertisements

Mencintai Sedalam dan Sekuat Cinta Maipa Deapati dan Datu Museng

Tags

, , , ,


Bangunan mungil berwarna hijau pupus yang berdiri di mulut gang, tak jauh dari persimpangan jalan besar di seberang pantai Losari itu sepi – sepi saja saat saya mendekati pekarangannya. Tak ada penunjuk arah ke tempat itu, saya hanya berjalan mengikuti langkah kaki sembari menerka – nerka letaknya ketika menyeberang dari Stella Maris. Ternyata tak sukar untuk menemukannya. Lagi pula mereka, penghuni rumah inilah yang telah mengajak saya ke sini. Membiarkan bersendiri di depan pagar besi berwarna hijau tua setinggi kuping yang ujungnya runcing seperti tombak ditancapkan ke tanah. Pada pintu pagar ada gapura yang melengkung ke atas. Mungkin dahulu ada penanda selamat datang tertulis di sana. Sekarang semuanya polos, hijau tua.

Datu Museng, Maipa Deapati, Makam Datu Museng, Romeo Juliet Makasa

Di depan makam Datu Museng & Maipa Deapati (abaikan muka belum mandi 😉 )

Rumah di depan saya beratap seng. Plafonnya rendah, ada enam lubang udara berbentuk kotak di bawahnya menyerupai kotak sabun colek yang pernah berjaya di masa dulu. Dua jendela persegi empat dengan lubang – lubang berbentuk kembang yang berfungsi sebagai lubang udara, melengkapi bangunan kecil itu sehingga ia tampak layaknya sebuah rumah pada umumnya, memiliki pintu dan jendela dengan sedikit teras yang dilapisi ubin kekuningan. Tepat di tengah, di bawah kaki jendela, ada pusara kecil, tertutup ubin yang senada dengan ubin pada lantai teras. Continue reading

Dikilik – kilik di Qliq Damansara

Tags

, , , ,


Sudah agak lama saya mendengar sebuah tempat di negeri seberang yang bernama Damansara. Tempat yang ingin disambangi awal tahun lalu, yang harus digagalkan mengingat waktu yang sangat terbatas untuk pergi pulang hingga beranjak ke bandar udara Kuala Lumpur. Tempat yang kata seorang kawan ketika kami menikmati sarapan sederhana yang tersaji di penginapan pada awal Desember 2016 lalu, kawasan elit.

hotel qliq damansara, hotel di damansara, hotel di malaysia, empire damansara

Qliq Damansara Hotel

Damansara mulai dibuka dan dikembangkan pada pertengahan 1990-an menjadi kawasan hunian dan bisnis baru di Petaling Jaya, Malaysia. Jaraknya, sekitar 30 menit berkendara dari jantung Kuala Lumpur bila tak terkendala macet. Siapa sangka kalau di akhir tahun lalu saya akan menginap di kawasan Empire Damansara, yang hanya sepelemparan popok dari apartemen kemenakan yang selalu saja tak bisa bersua atau berselisih jalan ketika saya ke Kuala Lumpur dan mereka justru hendak beranjak dari sana. Nyata benar, segala sesuatu ada masanya.

Continue reading

Pulau Carey, Kampung Mistis Mah Meri

Tags

, , , , ,


Sewaktu diajak ke Pulau Carey, saya pikir akan menyeberang dengan perahu atau kapal motor cepat dari Damansara, tempat saya menginap selama di Selangor, Malaysia, ke sebuah pulau yang bernama Carey. Jadi, saya pun bertanya, dari mana dan berapa lama waktu tempuh yang diperlukan untuk menyeberang?

+ We don’t go for an island hoping Lip, Pulau Carey can be reach by bus.
– Owuoooo

Penjelasan dari beberapa kawan pejalan yang menemani berjalan hari itu pun melahirkan “o” bulat berkepanjangan di bibir serupa orang oon.

rentak selangor, moyang pongkol, suku mah meri, mah meri tribe, pulau carey

Moyang Pongkol

Pulau Carey diberi nama mengikuti nama Edward Valentine Carey, pengusaha perkebunan yang berhasil mengembangkan komoditi kopi dan karet di Malaysia hingga dihadiahi sebuah pulau oleh pemerintah yang berkuasa di Malaysia pada abad 19 untuk dikelola. Pulau yang berada di wilayah Kuala Langat itu, letaknya di sebelah utara Kota Banting, di sisi selatan Port Klang, dan dipisahkan oleh Sungai Langat dengan daratan Selangor.

Continue reading

Iqro, “Petualangan” Aqila Meraih Bintang

Tags

, , , ,


Aqila memiliki minat yang sangat besar terhadap ilmu pengetahuan alam khususnya benda antariksa. Cita – citanya menjadi seorang astronot. Aqila memiliki misi khusus ketika memilih tawaran liburan di rumah Prof. Wibowo, opanya, seorang astronom yang sehari – hari bekerja di Obervatorium Bosscha, Lembang. Namun, setelah bersua opanya, hasrat Aqila untuk segera menjalankan misinya mengamati pluto lewat teropong Bosscha mesti ditunda dahulu karena dari perbincangan mereka berdua, sang opa mengajukan satu syarat yang memberatkan. Untuk bisa masuk Bosscha dan memegang teropong utamanya, sang cucu harus pandai mengaji.

iqro, film iqro, aisha nurra datau, nurra datau

Aqila

Apa hubungannya meneropong pluto sama ‘ngaji?

Keberatan yang dilontarkan Aqila di atas, mungkin akan menjadi pertanyaan kamu juga bila berada pada posisi Aqila. Tanpa perlu berbantahan, Opa Wibowo berhasil meyakinkan dan memotivasi Aqila lewat penjelasan sederhana bagaimana iqro ( = membaca) menjembatani mimpi seseorang untuk meraih bintang.

Continue reading

Mencari Tuhan

Tags

, , ,


Hari ini, hari ke-17 saya di Kota Daeng. Kota yang biasanya hanya menjadi kota transit bila mudik, kali ini disinggahi lebih lama. Bukan karena betah, tapi harus be[r]tahan di sini untuk sementara waktu. Jangan tanya saya sudah berkeliling ke mana saja? Tanyakanlah kuliner apa saja yang sudah saya cicipi tanpa banyak berpindah tempat 😉 Sebut saja jalangkotek, ikang bakar, coto Makassar, sop saudara, pallubasa, es pisang ijo dang kawang – kawangnya dari tempat makan terpercaya, sudah mi kucoba semua! #eeeh

rumah sakit stella maris, pelayanan rumah sakit, stella maris makassar, rawat inap

Sebuah kabar mengejutkan hadir di pagi pertama tahun ini, telepon dari orang – orang dekat yang meminta saya segera terbang ke Makassar. Pagi itu, saya hanya mengintip harga tiket sekali terbang dan menimbang – nimbang jam terbang mana yang nantinya akan saya pilih. Karena pagi itu, saya masih bergegas ikut ibadah syukur di awal tahun dengan banyak mengusap mata yang sebentar – sebentar basah dan kusuk menikmati sakramen perjamuan kudus. Jadi, memasuki 2017 saya harus melakukan perjalanan tanpa rencana dan membatalkan beberapa perjalanan/pertemuan terencana.

Pulanglah sekarang, Nak. Siap – siap ya, ini berat, sangat berat. Kuatkan hati kamu, urus adikmu dulu. Apapun yang terjadi, kita usahakan yang terbaik.”

Continue reading

Banghuris Homestay, Kampung Wisata Bernuansa Jawa di Selangor

Tags

, , , , ,


Nyawa yang belum seratus persen terkumpul, tersentak dengan talu – taluan rebana yang menyapa saat kepala baru melongok setengah dari dalam pintu bus di pelataran rumah panggung tempat bus yang saya tumpangi berhenti. Aduuuh, ini di mana? Koq ramai benar? Rumah siapa ini, sepertinya tak asing. Kusapa Shams yang berdiri tak jauh dari para penalu rebana.

banghuris homestay, rentak selangor, discover selangor, homestay di selangor

Kebun Bambu Madu di Banghuris Homestay

+ Heiiii! kita pernah ke sini kan? ya, kaaaan?
– Iyaaaa. Eh, kapan ya kamu ke sini?
+ MTH2013
– Aaaah, iya benar

Saya ingat sekarang, rumah ini adalah ikon di Banghuris Homestay tempat menikmati makan siang sewaktu mengikuti keriaan Malaysia Tourism Hunt (MTH) 2013. Masa awal berkenalan dengan destinasi wisata Malaysia. Biasanya, keriaan acara Banghuris Homestay dipusatkan di pekarangan rumah ini.

Continue reading

Khitanan Ceria Ala Rumil

Tags

, , , , ,


Tak semua orang bisa tenang – tenang saja ketika melihat jarum suntik, terlebih bila anggota tubuhnyalah yang akan menjadi sasaran si jarum suntik. Sugesti terhadap perkakas dokter itu pulalah yang menghadirkan ketegangan di wajah beberapa anak lelaki bersarung yang duduk – duduk di tikar, di pekarangan belakang pendopo Rumah Ilmu (Rumil). Ada yang menikmati hiburan yang disajikan dari panggung terbuka, ada yang berusaha terlihat tenang meski sarungnya terlihat berdebar – debar menahan getar tubuh pemakainya. Ada pula yang tak dapat menahan kucuran air mata yang terus saja menganak sungai di pipinya.

khitanan, sunatan, sunat massal, khitan ceria rumil, rumah ilmu, rumil

Foto dulu sebelum sunat

Jarum suntik itu belum sedikit pun menyentuh tubuhnya, tapi ketegangan demi ketegangan tampak jelas di wajah Putra (5) yang siap menyongsong usia akil balig. Ketika diajak bercanda, susah payah dihadirkannya senyum di bibirnya. Ia beberapa kali terlihat mengusap wajahnya dengan kedua tapak tangannya saat kupingnya menangkap teriakan – teriakan dari belakang punggungnya. Ia pun beberapa kali mengganti posisi duduknya, berusaha bercanda dengan kawan yang duduk di kiri kanannya yang juga sama – sama tegang menunggu nomor urut dan nama mereka dipanggil.

Continue reading

Menjumpai Murugan

Tags

, , , , ,


Tawa sumbangmu selalu membahana bila melihat kepalaku mengangguk – angguk, meyakinkan dirimu, belum pernah sekali pun kakiku meniti ratusan anak tangga ke puncak Batu Caves. Jangankan meniti anak tangganya, menjejak di pelatarannya saja aku tak pernah. Tapi ketika ada kawan yang hendak pelesiran ke Malaysia dan bertanya bagaimana menggapai Batu Caves; aku selalu yakin menyarankannya naik Kereta Tanah Melayu a.k.a KTM tujuan Batu Caves dari KL Sentral dan turun di stasiun perhentian terakhir. Aku tahu jalur keretanya karena beberapa kali Meywah bersenggolan dengan pejalan yang membopong ransel tinggi – tinggi di dalam gerbong kereta hendak pergi atau baru saja turun dari Batu Caves.

Dewa Murugan, batu caves, bagaimana ke batu caves, rentak selangor

Patung Dewa Murugan

Aku percaya, kesempatan terbaik itu akan selalu menghampiri di saat yang tepat. Dan waktu itu datang kala banyak orang merayap di jantung Jakarta dengan #Aksi212, aku memilih menyepi dan berdiri di depan Murugan yang menjulang di depan Batu Caves. Tempat yang beberapa kali disebut oleh Syers, Kapten Harry Charles Syers, kepala polisi federasi Malaysia yang membangun rumah pasung di Bukit Jugra karena bukit kapur itu berada di wilayah pengawasannya.

Continue reading

Born to Roam

Tags

, , , , , , ,


Apa yang akan kamu lakukan bila check in di hotel pk 02 dini hari dengan mata sayu, berjalan pun setengah melayang? Aku mengidam – idamkan kucuran air hangat untuk membasuh muka dan pembaringan empuk dalam ruang sejuk untuk mendapatkan jam istirahat yang cukup sebelum kembali berjalan. Namun sapa hangat lelaki yang menyodorkan kunci kamar di Avenue J Hotel dini hari itu membuatku diam – diam menghentikan langkah sedikit lama di depan lift demi menikmati kerlap – kerlip lampu pohon natal yang berdiri di tengah ruang tamunya. Ia dikelilingi bangku persegi dengan bantal – bantal empuk yang merindu pelukan sembari menyesap secangkir kopi panas dari kedai kopi di depannya, bersulang  menyambut pagi.

Avenue J Hotel, Hotel dekat Dataran Merdeka, Hotel dekat Central Market, Hotel murah di Kuala Lumpur

Kulirik kotak kecil penanda tanggal pada jam di pergelangan tangan kanan. Angka 1 tertera di sana. Ah, selamat pagi Desember.

Continue reading