Advertisements

Jelajah Negeri Sembilan Susuri Jejak Pagaruyung

Tags

, , , , , ,


Bus yang saya tumpangi dari Kuala Lumpur pagi itu baru saja memasuki kota Seremban, ibu kota Negeri Sembilan ketika sebuah pesan membuat layar gawai di tangan berkedip – kedip.

Negeri Sembilan? Kampung mana lagi itu?

Tanya penasaran seorang kawan membalas pesan di WhatsApp ketika diberitahu keberadaan saya hari itu. Mungkin (memang) tak banyak yang tahu tentang negeri satu ini meski jaraknya hanya satu jam berkendara dari KLIA, bandar udara internasional Kuala Lumpur. Namanya pun mungkin terdengar asing, tak seperti tetangganya Johor, Malaka, atau Pulau Pinang yang lebih akrab di kuping para pejalan karena lebih sering disebut – sebut. Meski begitu, negeri ini telah memikat hati sejak menjejak di Bukit Gajah Mati, Port Dickson enam tahun lalu.

sejarah minangkabau di malaysia, galeri diraja tuanku ja'afar, museum di negeri sembilan, yang dipertuan agung malaysia, yang dipertuan besar negeri sembilan

Apa yang ada pada Negeri Sembilan yang membuat hatimu terpikat? Continue reading

Advertisements

Kawan Berjalan

Tags

, , ,


Dulu sekali seorang kawan pernah menyarankan begini, ”Lip, kalau kamu ingin tahu karakter asli kawanmu, lakukanlah perjalanan bersama.” Perjalanan dapat menguak rahasia – rahasia kecil yang biasanya ditutupi di keseharian. Dan semua itu bisa muncul ke permukaan karena dipicu oleh perkara sepele dan kejadian – kejadian tak terduga yang dijumpai di perjalanan.

millennium monument, harga villa, tempat wisata putrajaya

Saya memiliki teman – teman berjalan yang dipertemukan dari beberapa perjalanan, lalu kemudian menjadi dekat, dan membentuk kelompok berjalan sendiri. Di antara teman – teman ini ada yang di keseharian terlihat sangat dewasa tapi ketika berjalan bersama – sama berubah kolokan dan selalu minta diperhatikan. Ada pula yang serupa ibu yang penuh perhatian menyiapkan perbekalan, senang memasak untuk dinikmati bersama – sama, dan lain – lain. Continue reading

Capsule Transit Hotel: Pilihan Menyenangkan untuk Meluruskan Badan Saat Transit di KLIA2

Tags

, , , , , ,


Pengalaman adalah guru yang terbaik. Setiap perjalanan memberikan banyak pelajaran yang memperkaya pengalaman untuk belajar menjadi lebih baik. Orang yang banyak melakukan perjalan, pasti pandangannya lebih luas (kecuali dirinya berjalan tanpa berinteraksi dengan sekelilingnya dan hanya fokus pada dirinya sendiri). Setelah kejadian ketinggalan pesawat di Kuala Lumpur (KL) beberapa tahun lalu, saya jadi belajar mendisiplinkan diri, mematuhi jadwal perjalanan dengan berangkat lebih awal ke bandara saat hendak bepergian.

Capsule Transit Hotel KLIA2, hotel transit di klia2, hotel kapsul di kuala lumpur, capsule hotel klia2

Tapi tak semua orang berpandangan serupa. Karena bagi sebagian besar makhluk di dunia, menunggu adalah pekerjaan paling membosankan. Sehingga sering mengukur waktu terlalu mepet, lalu lupa memperhitungkan kemungkinan – kemungkinan yang bisa saja dijumpai di perjalananan. Continue reading

Mampir Sebentar di Tugu Khatulistiwa Pontianak

Tags

, , , ,


Besok, kita jalan siang ke Pontianak,” titah kepala suku pemburu tatung sebelum pertemuan malam itu bubar dan semua beranjak ke kamar untuk packing. Kabar baik yang berkumandang pada malam terakhir di Singkawang itu membuat hati senang. Dia bersiap melompat kegirangan ketika didengarnya lanjutan pesan itu. Pk 03.30 kita bergerak ke kota. Jangan lupa semua barang langsung dimasukkan ke kendaraan. Heee? Apa tak sebaiknya malam ini kita dirikan saja tenda di kota om? #cegluk

tugu khatulistiwa pontianak, titik kulminasi tugu khatulistiwa, waktu berkunjung ke tugu khatulistiwa

Meski tidur hemat karena baru lelap di jelang pagi, kami meninggalkan penginapan saat tamu – tamu lain yang semalaman begadang (sebagian) baru saja lelap di balik selimut. Demi menghalau kantuk, sesampai di kota, secangkir kopi hitam panas dipesan di gerobak kopi yang buka 24 jam di samping vihara Tri Dharma Bumi Raya. Siang masih panjang. Pagi pun bergerak sangat lambat. Untunglah sesuai rencana awal, usai Mengejar Tatung; pk 14 lewat kami meninggalkan Singkawang menuju Pontianak. Continue reading

Padzilah Enda Sulaiman, Ibu Rumah Tangga yang Sukses Menjadi Pengusaha Berkat Kesabaran Berinovasi dengan Mukena

Tags

, , ,


Bunyi sirene yang kencang menghentikan langkah saya di depan pintu kaca berbingkai merah yang sudah terdorong sedikit. Munzir, lelaki yang berjalan di depan saya pun turut diam. Jangan – jangan pintu ini dipasangi alarm yang otomatis berteriak ketika disentuh, kode bagi mereka yang berada dalam ruang di belakangnya untuk bersiap kedatangan tamu.

telekung siti khadijah, memilih mukena yang nyaman

Pk 04 petang ni, orang tu rehat satu jam-lah.

Tiga perempuan berhijab dan berbaju kurung Melayu yang berpapasan dengan kami di depan pintu memberi jawab pada Munzir. Rupanya kami datang bertepatan dengan waktu istirahat. Tapi tak apa, kami boleh masuk karena lelaki yang mengajak kami mengunjungi ruang berpintu kaca dengan bingkai merah itu salah seorang penting di sini. Maka di Jumat pertama di jelang petang pada bulan April 2019 kunjungan ke pabrik telekung (= selanjutnya akan disebut mukena, bhs. Indonesia) nomor satu di Malaysia pun dimulai dengan dipandu Mohammad Munzir Aminuddin, Chief Executive Officer, Siti Khadijah Holding Sdn Bhd. Continue reading

Ratangga, Moda Transportasi dan Wahana Wisata Baru Jakarta

Tags

, , ,


Ada keriuhan di Jakarta beberapa pekan ini yang mengarak banyak orang berlomba untuk tahu, melihat, dan menikmati sumber riuh. Tak hanya warga Jakarta tapi juga warga dari kota – kota  tetangga dekat seperti Depok, Bekasi, dan Bogor. Obrolan antar kawan, keluarga, rekan kerja di keseharian pun tak lepas dari sumber riuh sehingga pertanyaan “Udah nyobain em-ar-ti belum?” sepertinya menjadi tanya yang wajib ditanyakan saat bersua. Bila dijawab dengan IYA biasanya akan meluncur keluhan dari lawan bicara “katanya ribet ya, mau pesan tiket GRATIS untuk uji coba aja mesti donlot aplikasi bukalapak” Keluhan ini saya dengar tak hanya dari satu orang, tapi dari beberapa orang yang ditemui di tempat yang berbeda.

ratangga, mrt jakarta, moda raya transportasi jakarta, stasiun mrt jakarta

Katanya .. kata si A, B, C .. kesannya jadi orang koq malas sekali mencari tahu informasi yang valid dan lebih senang mendengar kata orang? Bagaimana kalau mencoba langsung agar lebih nyata pengalamannya? Continue reading

Memulihkan Skizofrenia dengan Kasih lewat Terapi Psikoreligius

Tags

, , ,


Pk 12.30. Ibadah siang baru saja usai. Andri bergegas keluar dari ruangan. Di ruang tunggu, sebuah bangunan serba guna, Gisel, puterinya, telah menanti bersama bibinya, kakak ipar Andri.

skizofrenia, depresi, pengobatan gangguan jiwa, orang dengan skizofrenia

Gisel dengan telaten membukakan bekal makan siang dari sebuah gerai cepat saji yang ia bawakan untuk ayahnya. Berdua, mereka duduk berhadapan di lantai. Andri makan dengan lahap potongan ayam di tangannya sembari menyimak cerita yang keluar dari mulut puterinya. Matanya menatap lekat – lekat wajah puterinya. Sesekali, di sela mengunyah makanannya, ia memotong cerita Gisel dengan pertanyaan. Melihat keakraban ayah anak itu, tak terbayang betapa banyak sabar yang mereka kerahkan bersama sepanjang melewati masa – masa sukar hingga hari ini. Continue reading

A Private War: Perang Batin Jurnalis Sejati, Marie Colvin

Tags

, , , ,


Enam orang lelaki bersenjata mengendap – endap keluar dari hutan. Di tengah – tengah mereka berjalan seorang perempuan berambut pirang yang baru saja bersua dengan pemimpin mereka di sarang Macan Tamil – kawasan terlarang bagi jurnalis – di hutan Vanni, Sri Lanka. Malam mulai pekat. Di sebuah lahan terbuka yang tampak serupa kebun sayuran, langkah mereka dihadang oleh tentara pemerintah Sri Lanka yang meringsek dari depan. Tak ada jalan untuk menghindar karena hanya itu satu – satunya jalan yang harus dilalui untuk sampai ke tujuan. Perempuan itu berlari keluar dari barisan. Ia berdiri di tengah kebun sayur, mengangkat tangan, dan berteriak memperkenalkan dirinya,”Journalist!

a private war, marie colvin, war journalist

Teriakannya disambut salakan senapan dan .. booom! Continue reading

Hotel Paviljoen Soerabaia dan Keramahan Rumah Tempo Doeloe

Tags

, , ,


Kadang – kadang kesalahan tak melulu berakibat fatal. Pasti dan selalu ada hikmah di balik setiap perkara asal kita mau menelaahnya dengan hati tenang dan lapang. Ini terjadi dua minggu lalu ketika saya melakukan kesalahan dalam memesan kamar untuk menginap di Surabaya. Entah karena terlalu banyak membaca referensi penginapan di sana – sini atau bisa jadi karena memori sudah kepenuhan dan hanya menyimpan ulasan terakhir yang dibaca. Niatnya menginap di rumah engkong di Kapasan malah memesan kamar di Hotel Paviljoen! Anehnya setiap ada yang bertanya nanti ‘nginap dimana? Jawaban yang terlontar pasti di rumah engkong!

hotel paviljoen surabaya, hotel murah di surabaya, bangunan heritage surabaya

Saya baru tersadar dari kekeliruan ketika kendaraan yang mengantarkan dari Juanda berhenti di depan gerbang Hotel Paviljoen. Lho, rumah engkong koq jadi begini? Ketika masih di beranda yang terpikir  mungkin bagian depan rumah ada perubahan. Namun makin melangkah ke dalam rumah, semakin jelas memang keliru! Tapi yasudahlah .. selagi suasana hati tenteram dan diri sedang ingin bersantai saja, saya memutuskan untuk menginap semalam di Hotel Paviljoen. Continue reading

Singkawang, Tiongkok Lalu di Masa Kini

Tags

, , ,


Satu jam perjalanan meninggalkan Singkawang menuju Pontianak siang itu rasanya sudah diisi berjam – jam tidur tapi pemandangan di luar ketika mata terbuka tak jua berubah. Hamparan pohon kelapa dan kebun karet berlarian di kiri kanan jalan yang dilintasi. Tampak pula kelenteng dan rumah – rumah kayu sederhana yang berdiri berjauhan dengan tetangganya lalu pemandangan berulang lagi dengan pepohonan kelapa dan karet. Saat yang lain menikmati tidurnya, saya yang memilih duduk di bangku belakang beberapa kali terbangun karena goncangan. Jalan aspal yang mulus membuat sopir melajukan kendaraan dengan kecepatan di atas rata – rata. Ketika melalui jalan yang bergelombang lajunya tak dikurangi sehingga goncangan di bagian belakang terasa tak nyaman. Meski beberapa kali sengaja ber-aduh! aduh! sopirnya hanya melirik lewat kaca spion dan kejadian itu terulang beberapa kali. Mungkin dirinya lupa di belakang ada makhluk hidup, tak hanya tumpukan koper dan tas. Atau, bisa jadi memang tak terlihat sosok manusia hehe.

bundaran 1001 ai singkawang, ikon singkawang, pesona singkawang

Bundaran 1001 AI Singkawang dengan 3 patung yang mewakili 3 etnis besar di Singkawang: Tionghoa, Melayu, dan Dayak (dok. Syaiful Anwar)

Continue reading