Advertisements

Hotel Majapahit: Staycation di Jejak Sejarah Surabaya

Tags

, , , ,


Berjalan di bawah lorong pertokoan
di Surabaya yang panas
Debu-debu ramai beterbangan
dihempas oleh bis kota

Bis kota sudah miring ke kiri
oleh sesaknya penumpang
Aku terjepit di
sela-sela
ketiak para penumpang yang bergantungan

hotel majapahit surabaya, pertempuran surabaya 1945, sejarah hotel majapahit, hotel oranje, hotel yamato

Lagu Bis Kota – nya Franky & Jane Sahilatua yang popular di era 80an itu menjadi lagu latar mencari kamar untuk beristirahat selama 2 (dua) malam di Surabaya. Jika Franky & Jane menyusuri lorong pertokoan di siang bolong, di tanda waktu yang sama saya sedang menyusuri lorong art deco bangunan ikonik yang bisu dan panjang di kota Pahlawan. Dan kalau Franky & Jane terjepit di ketiak penumpang yang lain, bolehlah mereka bersyukur meski kebauan karena lorong yang saya lintasi senyap, tak tampak siapa – siapa untuk bertanya atau pun sekadar berbagi sesungging senyuman. Continue reading

Advertisements

Melunakkan Rasa di Gravity Sky Lounge

Tags

, , ,


Selepas hari – hari kelabu yang mewarnai perjalanan di Makassar tahun lalu, harap yang diam – diam kutabung satu – satu di hati hanyalah tak akan menginjakkan kaki ke sana hingga kenangan akan hari – hari yang menyesakkan itu tertepis dari ingatan. Bisakah? Selama rasa masih melekati hidup, terlalu sulit untuk menghalau semua kenangan itu. Bahkan bila harus pura – pura lupa.

Dan .. di sinilah aku kini. Di kota yang ingin kuhindari namun tak bisa kutampik untuk hadir karena memang harus berada di sini! Makassar International Writers Festival (MIWF) 2018 membawaku kembali ke Makassar! Kali kedua hadir di kegiatan literasi terbesar di Indonesia Timur, di tempat para pegiat literasi berkumpul dan berbagi energi positif.

Jus markisa. gravity sky lounge, swiss-belhotel makassar, tempat nongkron di makassar

Continue reading

The Settlement Hotel: Penginapan Terdekat ke Mini Lisbon, Melaka

Tags

, , ,


Nggak bosan ke Melaka, Lip?
Jalan – jalannya kan di situ – situ saja, panas lagi!

Reaksi beberapa kawan berjalan ketika mendengar rencana melanjutkan perjalanan ke Melaka usai berkegiatan di Kuala Lumpur beberapa waktu lalu. Dua kali sudah ke Melaka, tak ada bosan yang melekati. Pun walau dibombardir dengan tanya dan pengalihan perhatian ke destinasi lain; pilihan tetap pada … Melaka!

Di hari keberangkatan, usai menikmati sarapan, saya berjalan dari Chowkit menumpang MRT dan LRT ke Terminal Bersepadu Selatan (TBS), tempat untuk naik bus ke Melaka Central.

the setlement hotel, hotel melaka, hotel di melaka Continue reading

Istana Bandar Jugra

Tags

, , , , ,


Se’re se’re ji batara aule
Ati raja na ki jai pa’nganroi ri kodong
Rajale ellele kerea mino
Ati ati ati raja
Ki tarima pappala’na aule

Sedikit tahu beberapa lagu daerah yang umum didengar tak lantas membuat lidah ini pandai melafalkan lagu daerah dengan baik. Tapi ketika sayup – sayup terdengar Ati Raja yang tak asing di kuping mengalun dari belakang istana, saya penasaran ingin mencari tahu keriaan yang sedang berlangsung di dalam sana. Bergegas, saya membalikkan badan, meninggalkan Taman Larangan, mencari pintu untuk masuk ke istana.

istana bandar jugra, istana alaeddin, sultan selangor v, sejarah selangor, rentak selangor

Selamat datang di Istana Bandar Jugra

Di sebuah ruang, di belakang istana, saya menjumpai anak – anak perempuan berbaju bodo kembang – kembang. Continue reading

Terkenang Chow Kit di Hilton Garden Inn, Kuala Lumpur

Tags

, , ,


Satu pagi di bulan Mei ketika matahari sedang garang – garangnya, seorang perempuan menghentikan langkahnya di depan Gedung Sultan Abdul Samad. Ia merogoh kantong celana jinnya, mengeluarkan dan memeriksa gawai yang bergetar; menggelitik pangkal pahanya. Sebuah pesan baru saja masuk ke gawainya.

+ Mbak, loe dimana? Sudah boardingkah? Gw otw bandara nih.
– Dataran Merdeka, mas  😉
+ Eh buseeet, bukannya pesawat loe pk 11 ya?

Hilton Garden Inn Kuala Lumpur, Hotel di Kuala Lumpur, History of Loke Chow Kit, Pasar Chow Kit

Yakin segala sesuatunya berjalan baik – baik saja, dengan santai perempuan itu melirik arloji yang melingkar di pergelangan tangan kanannya. Pk 09.30. Dia tak was – was sedikit pun meski otaknya segera disetel untuk berpikir; dirinya harus menggapai KLIA dalam waktu 30 menit (bila tak ingin ketinggalan pesawat!!). Caranya? ENTAH! Continue reading

Melongok Sejarah Bisnis Kerajinan Timah Royal Selangor

Tags

, , , , , , ,


Seorang pelancong dari Cina datang ke Malaysia dan mengunjungi Visitor Centre Royal Selangor. Usai berkeliling, ia bersua dengan seorang perempuan yang sedang berbagi kisah teko teh keberuntungan, salah satu koleksi museum Royal Selangor kepada pengunjung lain. Teko itu ditemukan seorang penduduk di Kajang, salah satu kota di Hulu Langat, Selangor semasa perang dunia kedua. Teko tersebut telah menyelamatkan penemunya dari timah panas yang mendesing di atas kepalanya saat ia merunduk untuk meraih teko dari tanah. Karena bentuknya menyerupai buah melon, teko itu kemudian dikenal dengan melon teapot. Satu hari, di tahun 1970, saat membawa teko yang telah menyelamatkan nyawanya ke perajin timah untuk dipoles, para perajin mengenali cap Ngeok Foh yang tertera di dasar teko. Beberapa tahun kemudian, di jelang kematiannya; melon teapot dikembalikan oleh penemunya kepada penerus Ngeok Foh.

royal selangor, visitor centre royal selangor, visit malaysia 2020, sayangi kuala lumpur

Si pelancong yang terpana dengan cerita perempuan itu, sontak berseru,”Aaaah, sekarang saya tahu, sekarang saya tahu!”
Apa yang kamu tahu?” tanya perempuan itu.
Ya .. sekarang saya tahu,” jawab si pelancong. Continue reading

Bike with Elena: Mengayuh Sepeda Menyusuri Jejak Masa yang Tersembunyi di Kuala Lumpur

Tags

, , , , ,


Kami datang satu jam lebih lambat dari janji pertemuan dengan Elena karena menunggu beberapa kawan yang perjalanannya tersendat oleh kemacetan di Senin pagi ke tempat berkumpul di Malaysia Tourism Centre (MaTiC). Matahari mulai meninggi. Agar tak berlama – lama terpapar matahari, Elena mengajak kami untuk berkumpul di seberang Kuala Lumpur City Gallery. Ia mengenalkan dirinya dan dua lelaki yang menemaninya pagi itu, Hau Young dan Kookkeong Fong a.k.a KK. Mereka bertiga akan mengawani kami berkeliling Kuala Lumpur dengan bersepeda.

bike with elena, bersepeda di kuala lumpur, obike kuala lumpur, gowes heritage

Bike with Elena ki-ka: Elena Mei Yun, Hau Young, dan Kookkeong Fong a.k.a KK

Elena Mei Yun yang senang bepergian dengan bersepeda, mengenalkan Bike with Elena dengan mengemas paket perjalanan wisata bersepeda di Kuala Lumpur dan sekitarnya sejak 2015 lalu. Untuk memudahkan pejalan, Elena juga menyediakan sepeda untuk dipinjamkan.

Continue reading

Cerita Secangkir Kopi Susu dari Pantai Makassar

Tags

, , , , ,


Tak banyak yang mampir ke Warkop Elim selama saya duduk menyeruput secangkir kopi susu yang disajikan Nenek Lanny, pemilik kedai pagi itu. Kedai sederhana yang dibuka di lantai bawah rumah tua peninggalan orang tua Nenek Lanny yang terjepit di antara bangunan hotel, rumah toko, dan kedai kopi kekinian di Jl Pasar Ikan, Makassar. Di rumah yang merangkap tempat usaha itu, perempuan bertubuh kecil dengan badan yang mulai bungkuk itu tinggal sendirian.

warkop elim, kedai kopi tradisional, coffeeshop di makassar

Menurut Nenek Lanny, duluuu .. sewaktu dirinya masih remaja, di kedai yang mulai menyempit itu, ayahnya yang pandai memasak; membuka rumah makan. Pengunjungnya ramai. Usaha sang ayah terus berkembang sehingga mereka pun harus mempekerjakan beberapa orang karyawan untuk membantu pekerjaan sehari – hari. Continue reading

Kabar Baik dari Tepi Kota

Tags

, , , ,


Pada awal 1930, di Toraja, ditemukan banyak penderita kusta serta warga masyarakat yang menunjukkan gejala penyakit kusta. Belum adanya tempat perawatan khusus untuk penderita kusta membuat Dr S.P.J. Esser – dokter misionaris yang bertugas di Toraja saat itu – menerima mereka untuk berobat dan dirawat di Elim satu – satunya rumah sakit di Rantepao pada masa itu. Kehadiran mereka membuat orang enggan untuk datang berobat karena takut tertular meski dokter Esser memmisahkan mereka dengan membuatkan paviliun khusus kusta di samping rumah sakit. Melihat bertambah banyaknya warga yang terkena penyakit kusta, J.J.J. Goslinga, dokter misionaris Belanda yang menggantikan dokter Esser, mendesak pemerintah Hindia Belanda untuk memperhatikan masalah serius ini. Sebuah pusat perawatan kusta kemudian dibangun di pinggir kota, di atas tanah milik gereja di Batulelleng.

pusat perawatan kusta batulelleng, leprosy treatment, batulelleng, penyakit kusta, endemik lepra

Rumah – rumah berbentuk tongkonan yang dibangun pada awal 1930 oleh Belanda di Pusat Perawatan Kusta Batulelleng

Eh, kenapa saya tak ingat mengajak kamu ikut ibadah di Batulelleng, ya? Kemarin, saya pimpin ibadah tahun baru di sana.”

Continue reading

5 Tempat Happening di Lolai, Toraja

Tags

, , , , , ,


Toraja masih menjadi destinasi penasaran bagi sebagian besar pejalan, terlebih mereka yang menaruh minat pada sejarah dan budaya. Namun, kepenasaranan itu mengalami sedikit pergeseran dengan munculnya keriaan di dunia pariwisata Toraja pada pertengahan 2016 lalu. Sebagian besar pejalan rasanya mubazir sudah menguras tabungan dan waktu, jauh – jauh ke Toraja bila tak merasakan terkantuk – kantuk bangun di pagi buta dan bergerak dengan kendaraan melewati jalanan yang gelap dan berkelok – kelok demi bergambar dengan .. AWAN!

pong torra lolai, tempat hits di lolai toraja, lolai di atas awan

Biar nggak bertemu awan, asal dengan Dilan nikmati saja 😉

Adalah Lolai, Negeri di Atas Awan di Toraja yang menjadi daya tarik wisata Toraja saat ini. Berada di ketinggian 1300 mdpl, Lolai dapat dijangkau dari Rantepao, ibukota Toraja Utara dengan berkendara sejauh 12 km selama 30 – 45 menit. Pada musim liburan, di akhir pekan, dan di pagi hari; suasananya serupa pejalan yang tumpah di jalan menuju kawah Bromo. Waktu tempuh perjalanan ke Lolai tergantung kepadatan arus lalu lintas pengunjung Lolai dan kepiawaian pengemudi. Continue reading