Mencari Tuhan

Tags

, , ,


Hari ini, hari ke-17 saya di Kota Daeng. Kota yang biasanya hanya menjadi kota transit bila mudik, kali ini disinggahi lebih lama. Bukan karena betah, tapi harus be[r]tahan di sini untuk sementara waktu. Jangan tanya saya sudah berkeliling ke mana saja? Tanyakanlah kuliner apa saja yang sudah saya cicipi tanpa banyak berpindah tempat 😉 Sebut saja jalangkotek, ikang bakar, coto Makassar, sop saudara, pallubasa, es pisang ijo dang kawang – kawangnya dari tempat makan terpercaya, sudah mi kucoba semua! #eeeh

rumah sakit stella maris, pelayanan rumah sakit, stella maris makassar, rawat inap

Sebuah kabar mengejutkan hadir di pagi pertama tahun ini, telepon dari orang – orang dekat yang meminta saya segera terbang ke Makassar. Pagi itu, saya hanya mengintip harga tiket sekali terbang dan menimbang – nimbang jam terbang mana yang nantinya akan saya pilih. Karena pagi itu, saya masih bergegas ikut ibadah syukur di awal tahun dengan banyak mengusap mata yang sebentar – sebentar basah dan kusuk menikmati sakramen perjamuan kudus. Jadi, memasuki 2017 saya harus melakukan perjalanan tanpa rencana dan membatalkan beberapa perjalanan/pertemuan terencana.

Pulanglah sekarang, Nak. Siap – siap ya, ini berat, sangat berat. Kuatkan hati kamu, urus adikmu dulu. Apapun yang terjadi, kita usahakan yang terbaik.”

Continue reading

Banghuris Homestay, Kampung Wisata Bernuansa Jawa di Selangor

Tags

, , , , ,


Nyawa yang belum seratus persen terkumpul, tersentak dengan talu – taluan rebana yang menyapa saat kepala baru melongok setengah dari dalam pintu bus di pelataran rumah panggung tempat bus yang saya tumpangi berhenti. Aduuuh, ini di mana? Koq ramai benar? Rumah siapa ini, sepertinya tak asing. Kusapa Shams yang berdiri tak jauh dari para penalu rebana.

banghuris homestay, rentak selangor, discover selangor, homestay di selangor

Kebun Bambu Madu di Banghuris Homestay

+ Heiiii! kita pernah ke sini kan? ya, kaaaan?
– Iyaaaa. Eh, kapan ya kamu ke sini?
+ MTH2013
– Aaaah, iya benar

Saya ingat sekarang, rumah ini adalah ikon di Banghuris Homestay tempat menikmati makan siang sewaktu mengikuti keriaan Malaysia Tourism Hunt (MTH) 2013. Masa awal berkenalan dengan destinasi wisata Malaysia. Biasanya, keriaan acara Banghuris Homestay dipusatkan di pekarangan rumah ini.

Continue reading

Khitanan Ceria Ala Rumil

Tags

, , , , ,


Tak semua orang bisa tenang – tenang saja ketika melihat jarum suntik, terlebih bila anggota tubuhnyalah yang akan menjadi sasaran si jarum suntik. Sugesti terhadap perkakas dokter itu pulalah yang menghadirkan ketegangan di wajah beberapa anak lelaki bersarung yang duduk – duduk di tikar, di pekarangan belakang pendopo Rumah Ilmu (Rumil). Ada yang menikmati hiburan yang disajikan dari panggung terbuka, ada yang berusaha terlihat tenang meski sarungnya terlihat berdebar – debar menahan getar tubuh pemakainya. Ada pula yang tak dapat menahan kucuran air mata yang terus saja menganak sungai di pipinya.

khitanan, sunatan, sunat massal, khitan ceria rumil, rumah ilmu, rumil

Foto dulu sebelum sunat

Jarum suntik itu belum sedikit pun menyentuh tubuhnya, tapi ketegangan demi ketegangan tampak jelas di wajah Putra (5) yang siap menyongsong usia akil balig. Ketika diajak bercanda, susah payah dihadirkannya senyum di bibirnya. Ia beberapa kali terlihat mengusap wajahnya dengan kedua tapak tangannya saat kupingnya menangkap teriakan – teriakan dari belakang punggungnya. Ia pun beberapa kali mengganti posisi duduknya, berusaha bercanda dengan kawan yang duduk di kiri kanannya yang juga sama – sama tegang menunggu nomor urut dan nama mereka dipanggil.

Continue reading

Menjumpai Murugan

Tags

, , , , ,


Tawa sumbangmu selalu membahana bila melihat kepalaku mengangguk – angguk, meyakinkan dirimu, belum pernah sekali pun kakiku meniti ratusan anak tangga ke puncak Batu Caves. Jangankan meniti anak tangganya, menjejak di pelatarannya saja aku tak pernah. Tapi ketika ada kawan yang hendak pelesiran ke Malaysia dan bertanya bagaimana menggapai Batu Caves; aku selalu yakin menyarankannya naik Kereta Tanah Melayu a.k.a KTM tujuan Batu Caves dari KL Sentral dan turun di stasiun perhentian terakhir. Aku tahu jalur keretanya karena beberapa kali Meywah bersenggolan dengan pejalan yang membopong ransel tinggi – tinggi di dalam gerbong kereta hendak pergi atau baru saja turun dari Batu Caves.

Dewa Murugan, batu caves, bagaimana ke batu caves, rentak selangor

Patung Dewa Murugan

Aku percaya, kesempatan terbaik itu akan selalu menghampiri di saat yang tepat. Dan waktu itu datang kala banyak orang merayap di jantung Jakarta dengan #Aksi212, aku memilih menyepi dan berdiri di depan Murugan yang menjulang di depan Batu Caves. Tempat yang beberapa kali disebut oleh Syers, Kapten Harry Charles Syers, kepala polisi federasi Malaysia yang membangun rumah pasung di Bukit Jugra karena bukit kapur itu berada di wilayah pengawasannya.

Continue reading

Born to Roam

Tags

, , , , , , ,


Apa yang akan kamu lakukan bila check in di hotel pk 02 dini hari dengan mata sayu, berjalan pun setengah melayang? Aku mengidam – idamkan kucuran air hangat untuk membasuh muka dan pembaringan empuk dalam ruang sejuk untuk mendapatkan jam istirahat yang cukup sebelum kembali berjalan. Namun sapa hangat lelaki yang menyodorkan kunci kamar di Avenue J Hotel dini hari itu membuatku diam – diam menghentikan langkah sedikit lama di depan lift demi menikmati kerlap – kerlip lampu pohon natal yang berdiri di tengah ruang tamunya. Ia dikelilingi bangku persegi dengan bantal – bantal empuk yang merindu pelukan sembari menyesap secangkir kopi panas dari kedai kopi di depannya, bersulang  menyambut pagi.

Avenue J Hotel, Hotel dekat Dataran Merdeka, Hotel dekat Central Market, Hotel murah di Kuala Lumpur

Kulirik kotak kecil penanda tanggal pada jam di pergelangan tangan kanan. Angka 1 tertera di sana. Ah, selamat pagi Desember.

Continue reading

Rentak Selangor: Mengakrabi Selangor lewat Budaya dan Jejak Sejarahnya

Tags

, , , , , ,


Selangor bertumbuh dan berkembang pesat semasa Sultan Abdul Samad menjadi Sultan Selangor. Selama 41 tahun kepemimpinannya (1857 – 1898), ada banyak kebijakan – kebijakan politik, hukum, ekonomi, diterapkan. Pada masanya pula perang sipil Selangor pecah, Kuala Lumpur berdiri dan Frank Swettenham diterima menjadi Residen Jenderal Federasi Melayu yang punya andil dalam menata kota – kota di Malaysia yang jejaknya bisa dinikmati hingga hari ini. Potongan – potongan perjalanan masa dari berdiri hingga keberadaan Negeri Selangor saat ini, saya jumpai di dalam ruang – ruang Museum Sultan Alam Shah, Shah Alam, Selangor, Malaysia pada Kamis pagi (01/12/2016) lalu.

Rentak Selangor, Discover Selangor, Homestay Banghuris

Pembukaan Rentak Selangor, Nafas Nadi Bumi Kami di Homestay Banghuris oleh YB Amirudin Shari, Exco Pembangunan Generasi Muda, Olah raga, Kebudayaan dan Pembangunan Usahawan Selangor disertai Nuar Md. Diah, Managing Director Gaya Travel

Selangor tercatat sebagai negeri terkaya dari 13 negera bagian yang ada di Malaysia. Ia sedari dulu terkenal dengan timah yang dihasilkan dari tempat – tempat penambangan di Lukut, Klang, Ampang, hingga Muar di Johor. Hasil kebunnya berupa teh hitam yang tersohor dari kebun – kebun tehnya yang tersebar hingga ke Pahang, juga kelapa sawit serta getah karetnya yang lebih unggul dari Indonesia dan Thailand. Kuala Lumpur yang dahulu ibu kota Selangor sebelum ditetapkan sebagai ibukota negara dan menjadi kota terbesar di Malaysia pun berada di wilayah Selangor.

Continue reading

[Rumil] Muntah Massal

Tags

, , , ,


Namaku Izzah dari Sekolah Alam Indonesia, mau berbagi cerita saat aku dan teman – teman sekelasku ke Ujung Kulon. Perjalanan yang berkesan. Tentu saja setiap perjalanan akan ada bagian paling berkesan. Ini sebagian cerita dari perjalanan sewaktu kami hendak ke Pulau Peucang, tempat kami menginap. Tak sabar untuk sampai ke tempat tujuan.

Kami treking sampai pelabuhan. Di pelabuhan ombak kecil mencoba menjilat kakiku. Sampan bergoyang. Semua penumpang, perempuan dan laki – laki mulai menaiki sampan. Setelah itu baru berangkat menuju kapal besar. Ada dua kapal di sana, satu kapal yang besar dan satu lagi ukurannya lebih kecil. Aku kebagian kapal yang kecil. Tadi sebelum berangkat aku lupa, tidak memandang langit yang telah menyiapkan sesuatu untuk kami.

Continue reading

Dokter Lintas Batas: Memenuhi Panggilan Jiwa dan Kemanusiaan di Wilayah Konflik

Tags

, , , , ,


Seorang gadis kecil berlari – lari kecil mengekor di belakang ibunya yang tergesa melintas di depan puing bangunan yang hancur dihantam bom lewat serangan udara di satu kota kecil yang mereka tinggali di Afrika. Sebentar ia berhenti, menengok ke kanan, matanya sembab dan berair, ada riak di pipinya yang berkilat disorot kamera, tangan kanannya teracung. Sebuah kalimat berjalan tak jauh dari kakinya, tepat saat jarinya menunjuk ke mata saya yang terpana di depan layar … WHAT’S WRONG WE HAVE DONE?

not a target campaign, msf campaign, doctors without borders, humanitarian

Not A Target (dok. http://www.msf.ca)

Mata itu menatap penuh tanya dan harap; menyedot energi yang melesak ke dalam sorotnya. Mengingatkan pada tatap tak berdosa anak -anak Nyanga dalam Black Butterflies, juga sorot mata anak Рanak dan perempuan dalam Sometimes in April. Visualisasi penggalan kisah perjalanan James Maskalyk saat bertugas sebagai dokter M̩decins Sans Fronti̬res (MSF) di Abyei, Sudan di buku A Doctor without Borders yang saya baca beberapa tahun lalu. Buku berisi catatan Рcatatan James yang sebelumnya dituangkan dalam blog pribadinya Six Months in Sudan.

Continue reading

Memuaskan Lidah dengan Kuliner Thailand

Tags

, , , ,


Lima menit beranjak dari Don Mueang siang itu ketika Imron, pemandu yang menemani berjalan, menawarkan untuk makan siang terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan ke Hua Hin. Tawaran yang menarik. Sejak pagi perut saya belum diisi makanan yang sesuai kapasitas lambung gegara bangun kesiangan dan tergesa – gesa ke bandara Soekarno Hatta. Mandi pun tak sempat. Setangkup roti dan sebiji pisang yang dihabiskan di ruang keberangkatan tak cukup kuat meredam teriakan dari kampung tengah. Tak lama, kami berhenti di Al Hilal Restaurant, sebuah rumah makan dengan pekarangan yang asik di pinggir jalan raya Bangkok yang sajian makanannya dijamin halal.

sarapan ala thailand, thai culinary journey, kuliner di hua hin

Aneka sarapan di Stasiun Hua Hin

Sajian yang jadi rebutan dan cepat tandas dari meja siang itu adalah Sup Tom Yam, Ikan Saus Mangga dan … telur dadar! Sedang kawan – kawannya seperti cap cay dan ayam goreng akhirnya digado belakangan sebelum nanas dan semangka sebagai pencuci mulut dihidangkan. Tom Yam Al Hilal tampilannya berbeda dengan sup Thailand lainnya. Kuah supnya bening, rasanya enjesss, melekat dan terbayang – bayang di ujung lidah saat menuliskannya di sini. Di dalam kuah asam pedas yang menguar itu, berenang – renang udang, potongan ikan, cumi, dan jamur merang. Hijaunya daun ketumbar dan daun jeruk yang mengambang di atasnya menambah segar aroma Tom Yam Seafood Bening istimewa dari rumah makan yang banyak dimampiri orang Indonesia itu. Continue reading

Meneladani Desmond Doss

Tags

, , , ,


Hari – hari ini sangat mudah sekali orang teledor menjaga lidahnya sehingga dari bibirnya mengalir kata – kata yang meresahkan dan membuat yang mendengarnya ingin jauh – jauh saja dari orang itu. Ada pula yang merasa lebih kuat karena sering berlatih angkat beban, kesenangannya merendahkan dan meremehkan orang lain yang dilihatnya lemah. Lalu yang sudah lebih dahulu punya pengalaman, merasa diri lebih unggul dari sesamanya. Keakuan membuat manusia selalu ingin diakui sebagai yang TER (terpandai, terkuat, terdepan, tertinggi dan ter, ter lainnya). Sifat ini sudah ada dari jaman bumi baru didiami pasangan Adam dan Hawa, kekal diwariskan kepada anak cucunya, KITA yang hidup di dunia saat ini.

Hacksaw Ridge, Inspirational Quote of Hacksaw Ridge, Dessmond Doss

Perkara di atas melenggang begitu saja di pikiran sewaktu duduk di dalam teater menikmati Hacksaw Ridge dua petang kemarin. Hacksaw Ridge, film drama perang yang digarap berdasarkan kisah veteran paramedik Amerika semasa perang dunia kedua (PD II), Desmond T. Doss pada pertempuran Okinawa, Jepang.

Continue reading