Advertisements

7 Tempat Bermain yang Bikin Betah di 1 Utama Shopping Centre

Tags

, , , , , , ,


Tiga bulan lalu ketika dua orang kawan berjalan pamit bermain ke 1 Utama Shopping Centre sebelum beranjak ke bandar udara internasional Kuala Lumpur (KLIA), dalam hati saya bertanya, koq 1 Utama? Kenapa tidak ke Kuala Lumpur City Center (KLCC), destinasi impian yang pasti dilirik pejalan – meski sekadar bergambar di depan menara kembar atau cuci mata di mal – saat datang ke Malaysia? Kebetulan, siang itu saya hendak ke KLCC bersua kawan. Lumayan kan bisa berbagi ongkos Grabcar? πŸ˜‰

1 utama shopping centre, camp5, indoor rock climbing

Salah satu dinding tempat latihan memanjat di Camp5

β€œKami mau rock climbing. Sampai jumpa di KLIA, mbak.” Mendengar jawaban mereka sebelum kabur masuk taksi daring yang menjemput di lobi hotel, saya senyum – senyum melihat keriaan mereka. Juga sedikit penasaran. Waktu menuju bandara sisa tiga jam, tapi mereka memilih untuk pergi memanjat batu ke mal!! Continue reading

Advertisements

Lebih Dekat dengan The Royal Town, Klang

Tags

, , , , , , ,


Secangkir kopi hitam baru saja diantarkan ke meja. Kopi itu dipilihkan Lesley Lee, kawan berjalan yang tinggal di Klang. ”Olive, you should try their coffee. First you are taste it, it will stay for last”, katanya saat kami baru saja memilih meja kosong di antara meja – meja yangΒ  telah penuh terisi untuk duduk di Chong Kok Kopitiam. Ini kali kedua kami bersua setelah sebelumnya di akhir April lalu, kami menikmati perjalanan bersama di Negeri Sembilan. Di meja pualam bundar yang berada di tengah kedai itu kemudian bergabung Robert Lee, suami Lesley dan Phil disusul Dhani dari MQTV juga Lily Riani, blogger Malaysia.

chong kok kopitiam, kopi klang, royal town klang, eat travel write, legend coffee in klang

Sebagai penikmat kopi yang paginya tak selalu bergantung pada secangkir kopi, ketika bertandang ke kedai kopi legendaris di satu kota; wajib hukumnya untuk mencoba secangkir kopi pilihan di kedai itu. Karena tak suka yang manis – manis saya pun memesan kopi hitam, panas. Cangkir – cangkir berisi kopi lainnya tersaji di meja. Datang bersama roti bakar dengan selai kaya dan butter yang sengaja dipesan Lesley dan Phil untuk dinikmati bersama – sama, juga beberapa potong penganan tradisional yang disediakanΒ  untuk dikudap. Continue reading

Dilema Turisme Massal vs Mentalitas Tenti Anak – anak di Sapa

Tags

, , , , , , ,


Tenti! kata yang akrab di kuping saat berada di Sapa. Kata yang akan terlontar dari mulut bayi yang baru mulai belajar bicara hingga perempuan setengah baya yang dijumpai di perjalanan ketika mereka tersadar dijadikan obyek gambar. Tenti! kata yang meluncur dari mulut seorang anak perempuan yang sebelumnya saya ajak bermain (dan bergambar tentunya haha) di Cat Cat Village. Dibisikkan oleh seorang perempuan dewasa – ibu dari anak perempuan itu – yang duduk bersembunyi di balik pohon tak jauh dari tempat anaknya bermain lewat bahasa isyarat serupa suara burung hantu. Ketika siulan burung hantu terdengar, kata tenti pun akan meluncur dari mulut si anak.

hmong kids, ethnic hmong, suku minoritas sapa, cat cat village, perjalanan ke sapa

Saya mengunjungi Cat Cat (baca: kat kat) Village – kampung etnis Black Hmong, salah satu etnis minoritas yang tinggal di lembah Muong Hoa, Sapa, Lao Cai, Vietnam bagian utara yang berada dekat dengan daratan Tiongkok – di jelang sore pada hari pertama di Sapa. Cat Cat telah dikelola menjadi kampung wisata ekoturisme dan jadi destinasi favorit bagi pejalan karena letaknya tak jauh dari pusat kota Sapa. Continue reading

5 Penginapan Pilihan yang Nyaman di Negeri Sembilan

Tags

, , , , , , ,


Mendengar (dan membaca) cerita perjalanan ke Negeri Sembilan, Malaysia beberapa waktu lalu, beberapa kawan – baik yang di Indonesia maupun yang di Malaysia tapi belum sempat ke Negeri Sembilan – penasaran. Apakah Negeri Sembilan destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi? Jauh gak dari Kuala Lumpur? Bagaimana dengan transportasi ke sana? Nginapnya dimana?

klana resort, hotel di negeri sembilan, penginapan di negeri sembilan, hotel di port dickson

Bagi warga Kuala Lumpur, mengunjungi Negeri Sembilan jadi tujuan berlibur ketika hendak menikmati pantai tanpa harus pergi jauh dari rumah. Karena salah satu pantai tercantik di Malaysia ada di Negeri Sembilan, tepatnya di Port Dickson (di keseharian, orang Malaysia biasa menyingkatnya PD). Tak perlu jauh – jauh ke Terengganu. Langkawi, atau Sabah. Cukup satu jam melajukan kendaraan dari Kuala Lumpur di jalan bebas hambatan. Bila tak ada kendaraan pribadi, naik bus dari Terminal Bersepadu Selatan (TBS) atau Kereta Tanah Melayu (KTM) dari KL Sentral dan turun di Stasiun Seremban jadi alternatif pilihan. Sesampai di Seremban, pesanlah taksi daring melalui aplikasi GrabId untuk berkeliling. Continue reading

Beralasan ke Sai Gon

Tags

, , , , , ,


Pagi datang sedikit murung. Serupa wajah masam perempuan yang terbangun karena angin dari pendingin ruangan tiba – tiba menampar mukanya. Dilihatnya lelaki berkulit putih, satu – satunya makhluk yang tidur tak jauh darinya masih meringkuk dalam selimut biru di seberang bangkunya. Diliriknya tanda waktu di pergelangan tangan kanan, pk 05.30. Penerbangannya masih 2 (dua) jam lagi. Dan dia baru lelap 2 (dua) jam setelah berpindah tidur ke ruangan ini pk 03.00 usai menikmati setangkup roti di restoran cepat saji yang buka 24 jam karena kelaparan. Sewaktu ia datang ruangan hanya diisi sepasang pejalan berkulit putih yang masih asik berbincang di lantai dekat toilet, dua lelaki berkulit putih lainnya menguasai bangku tak jauh dari pintu keluar keberangkatan, lalu seorang perempuan yang juga berkulit putih yang menyusul turun di belakangnya, serta dua lelaki bermuka Jawa berbahasa asing yang hilir mudik seperti setrika di depan kedai kopi. Oh, dan lelaki itu. Ia iri padanya yang lelap sedari dirinya memilih tidur di bangku ini.

vietnam airlines, vietnam now, flying to vietnam, boat people

Vietnam Airlines, bukan pesawat yang ditumpanginya πŸ˜‰

Siapa yang mengutak – atik pendingin ruangan sehingga arah anginnya berputar 180 derajat jika semua yang ada di ruangan ini masih bersidekap di bangku yang dijadikan tempat tidur? Continue reading

Jelajah Negeri Sembilan Susuri Jejak Pagaruyung

Tags

, , , , , ,


Bus yang saya tumpangi dari Kuala Lumpur pagi itu baru saja memasuki kota Seremban, ibu kota Negeri Sembilan ketika sebuah pesan membuat layar gawai di tangan berkedip – kedip.

Negeri Sembilan? Kampung mana lagi itu?

Tanya penasaran seorang kawan membalas pesan di WhatsApp ketika diberitahu keberadaan saya hari itu. Mungkin (memang) tak banyak yang tahu tentang negeri satu ini meski jaraknya hanya satu jam berkendara dari KLIA, bandar udara internasional Kuala Lumpur. Namanya pun mungkin terdengar asing, tak seperti tetangganya Johor, Malaka, atau Pulau Pinang yang lebih akrab di kuping para pejalan karena lebih sering disebut – sebut. Meski begitu, negeri ini telah memikat hati sejak menjejak di Bukit Gajah Mati, Port Dickson enam tahun lalu.

sejarah minangkabau di malaysia, galeri diraja tuanku ja'afar, museum di negeri sembilan, yang dipertuan agung malaysia, yang dipertuan besar negeri sembilan

Apa yang ada pada Negeri Sembilan yang membuat hatimu terpikat? Continue reading

Kawan Berjalan

Tags

, , ,


Dulu sekali seorang kawan pernah menyarankan begini, ”Lip, kalau kamu ingin tahu karakter asli kawanmu, lakukanlah perjalanan bersama.” Perjalanan dapat menguak rahasia – rahasia kecil yang biasanya ditutupi di keseharian. Dan semua itu bisa muncul ke permukaan karena dipicu oleh perkara sepele dan kejadian – kejadian tak terduga yang dijumpai di perjalanan.

millennium monument, harga villa, tempat wisata putrajaya

Saya memiliki teman – teman berjalan yang dipertemukan dari beberapa perjalanan, lalu kemudian menjadi dekat, dan membentuk kelompok berjalan sendiri. Di antara teman – teman ini ada yang di keseharian terlihat sangat dewasa tapi ketika berjalan bersama – sama berubah kolokan dan selalu minta diperhatikan. Ada pula yang serupa ibu yang penuh perhatian menyiapkan perbekalan, senang memasak untuk dinikmati bersama – sama, dan lain – lain. Continue reading

Capsule Transit Hotel: Pilihan Menyenangkan untuk Meluruskan Badan Saat Transit di KLIA2

Tags

, , , , , ,


Pengalaman adalah guru yang terbaik. Setiap perjalanan memberikan banyak pelajaran yang memperkaya pengalaman untuk belajar menjadi lebih baik. Orang yang banyak melakukan perjalan, pasti pandangannya lebih luas (kecuali dirinya berjalan tanpa berinteraksi dengan sekelilingnya dan hanya fokus pada dirinya sendiri). Setelah kejadian ketinggalan pesawat di Kuala Lumpur (KL) beberapa tahun lalu, saya jadi belajar mendisiplinkan diri, mematuhi jadwal perjalanan dengan berangkat lebih awal ke bandara saat hendak bepergian.

Capsule Transit Hotel KLIA2, hotel transit di klia2, hotel kapsul di kuala lumpur, capsule hotel klia2

Tapi tak semua orang berpandangan serupa. Karena bagi sebagian besar makhluk di dunia, menunggu adalah pekerjaan paling membosankan. Sehingga sering mengukur waktu terlalu mepet, lalu lupa memperhitungkan kemungkinan – kemungkinan yang bisa saja dijumpai di perjalananan. Continue reading

Mampir Sebentar di Tugu Khatulistiwa Pontianak

Tags

, , , ,


β€œBesok, kita jalan siang ke Pontianak,” titah kepala suku pemburu tatung sebelum pertemuan malam itu bubar dan semua beranjak ke kamar untuk packing. Kabar baik yang berkumandang pada malam terakhir di Singkawang itu membuat hati senang. Dia bersiap melompat kegirangan ketika didengarnya lanjutan pesan itu. Pk 03.30 kita bergerak ke kota. Jangan lupa semua barang langsung dimasukkan ke kendaraan. Heee? Apa tak sebaiknya malam ini kita dirikan saja tenda di kota om? #cegluk

tugu khatulistiwa pontianak, titik kulminasi tugu khatulistiwa, waktu berkunjung ke tugu khatulistiwa

Meski tidur hemat karena baru lelap di jelang pagi, kami meninggalkan penginapan saat tamu – tamu lain yang semalaman begadang (sebagian) baru saja lelap di balik selimut. Demi menghalau kantuk, sesampai di kota, secangkir kopi hitam panas dipesan di gerobak kopi yang buka 24 jam di samping vihara Tri Dharma Bumi Raya. Siang masih panjang. Pagi pun bergerak sangat lambat. Untunglah sesuai rencana awal, usai Mengejar Tatung; pk 14 lewat kami meninggalkan Singkawang menuju Pontianak. Continue reading

Padzilah Enda Sulaiman, Ibu Rumah Tangga yang Sukses Menjadi Pengusaha Berkat Kesabaran Berinovasi dengan Mukena

Tags

, , ,


Bunyi sirene yang kencang menghentikan langkah saya di depan pintu kaca berbingkai merah yang sudah terdorong sedikit. Munzir, lelaki yang berjalan di depan saya pun turut diam. Jangan – jangan pintu ini dipasangi alarm yang otomatis berteriak ketika disentuh, kode bagi mereka yang berada dalam ruang di belakangnya untuk bersiap kedatangan tamu.

telekung siti khadijah, memilih mukena yang nyaman

Pk 04 petang ni, orang tu rehat satu jam-lah.

Tiga perempuan berhijab dan berbaju kurung Melayu yang berpapasan dengan kami di depan pintu memberi jawab pada Munzir. Rupanya kami datang bertepatan dengan waktu istirahat. Tapi tak apa, kami boleh masuk karena lelaki yang mengajak kami mengunjungi ruang berpintu kaca dengan bingkai merah itu salah seorang penting di sini. Maka di Jumat pertama di jelang petang pada bulan April 2019 kunjungan ke pabrik telekung (= selanjutnya akan disebut mukena, bhs. Indonesia) nomor satu di Malaysia pun dimulai dengan dipandu Mohammad Munzir Aminuddin, Chief Executive Officer, Siti Khadijah Holding Sdn Bhd. Continue reading