5 Kuliner Legendaris Surabaya yang Kan Selalu Dikenang

kuliner legendaris surabaya, bakcang spesial surabaya, bakcang peneleh

Selain dikenal sebagai Kota Pahlawan dengan tinggalan masanya yang tak akan pernah usai disusuri dalam sehari, Surabaya juga dikenal karena Selaksa Kuliner-nya. Jangan pernah ‘ngaku mlaku – mlaku ke Surabaya bila tak pernah menikmati sajian kulinernya. Meski terkadang rencana tinggal wacana, tetap memegang teguh prinsip sempat tak sempat ya haruslah disempatkan, karena taklah lengkap datang ke Surabaya bila tak menyempatkan untuk menikmati kuliner legendarisnya.

kuliner legendaris surabaya, sop buntut cak durasim, es blewah cak durasim
Sop Buntut dan Es Blewah Cak Durasim

Gimana caranya? Efisiensi waktu, pastikan MAU MAKAN APA? DI MANA? di Surabaya.

Di perjalanan awal tahun ke Surabaya tempo hari, saya mengatur baik – baik jadwal perjalanan agar pilihan tempat makan tak menjauh dari tempat bermain supaya tak terjebak. Kecuali, ada yang mengajak makan jauh – jauh di saat waktu lowongnya panjang. Yang penting, lidah terpuaskan dan kenangan bisa ditorehkan #ehh Continue reading “5 Kuliner Legendaris Surabaya yang Kan Selalu Dikenang”

Sarapan dengan Selera Lokal

sarapan sehat, sarapan bubur kacang ijo. burjo, bubur kacang ijo

Kuliner dengan selera lokal salah satu target yang harus digenapi ketika melakukan perjalanan ke tempat – tempat yang jarang atau baru dikunjungi. Karenanya ketika menyusun rencana perjalanan, pencarian calon target operasi pun dilakukan baik – baik dengan mempertimbangkan lokasi, jarak tempuh dari tempat menginap, serta mempelajari ulasan yang pernah dibuat oleh pejalan lain.

lim sister curry mee, sister curry mee penang, sister curry mee ayer itam, famous curry mee in penang
Berjumpa the legend Lim bersaudara di Pasar Air Itam, Penang

Tahun lalu TUHAN memberi kesempatan berjalan (berkelompok) ke beberapa daerah, mengunjungi beberapa tempat mengisi perut yang menyenangkan dan ingin didatangi lagi bila kembali ke daerah tersebut. Sesuai dengan judul tulisan ini, maka saya hanya akan membahas tempat menikmati sarapan dengan selera lokal saja. Continue reading “Sarapan dengan Selera Lokal”

Di Gang Kecil itu, Kami Berkenalan dengan Wong Fu Kie

Wong San Fumak, Mun Kiaw Mien, Wong Fu Kie, restoran cina terenak di Jakarta

Kegiatan apa yang menyenangkan dilakukan jelang imlek? Kuliner ibab! *ngiiik*

Dulu setiap menjelang imlek saya rajin bermain ke kawasan pecinan Jakarta di Glodok. Kalau tak menemani kawan keluar masuk kelenteng melihat kegiatan menjelang tahun baru Cina, seringnya demi mengurai kangen pada makanan berlemak yang haram tapi enak itu. Kadang pula sebersit hasrat pada sebatang es potong rasa ketan item yang dijual abang – abang di mulut gang Petak Sembilan-lah yang mengantarkan langkah keluar masuk gang di Glodok.

wong fu kie, restoran haka tertua di Jakarta, Mun Kiaw Mien, Wong San Fumak
Semua berawal dari mulut gang ini

Inipun kembali terjadi seminggu yang lalu. Salahkan Ghana yang sengaja memasang gambar makanan di akun IGnya, sehingga timbul keinginan yang sangat kuat pada Mun Kiaw Mien. Penasaran, saya mengirimkan pesan kepada Ghana agar dia memberi sedikit keterangan tambahan posisi tempat kejadian perkara (TKP). Setelahnya, mencari tahu siapa kira – kira yang waktunya bisa dibajak untuk diajak berkenalan dengan Min Kiaw Mien.

Continue reading “Di Gang Kecil itu, Kami Berkenalan dengan Wong Fu Kie”

Sarapan Mie Sedap di Sabang

kedai mie sedap, mie sedap sabang, kuliner spesial sabang

Thomas Kurniawan tak terusik sedikit pun pagi itu ketika saya muncul di dapurnya. Dirinya terus saja mengaduk mie di dalam wajan besar di hadapannya agar tak gosong. Ada banyak pesanan mie untuk dibungkus dan dibawa pulang pagi itu. Empat lelaki yang membantunya di dapur pun terlihat sibuk. Ada yang mencuci mie, membantu menuangkan mie ke dalam wajan, meracik pesanan ke dalam piring, ada pula yang bertugas menerima, membungkus serta mengantarkan pesanan ke meja – meja di depan dapur. Mereka hanya melemparkan senyum dan membiarkan saya berkeliling di dapur sederhana itu. Tak jauh dari kompor, ada rak penyimpanan mie buatan sendiri. Di sampung dapur ada ruang makan yang difungsikan pula sebagai ruang kerja. Deretan foto – foto leluhur di salah satu bagian dindingnya menandakan ruang itu juga sebagai ruang sembahyang.

Continue reading “Sarapan Mie Sedap di Sabang”

5 Tempat Ngopi Menyenangkan di Toraja

kelana street coffee, jak koffie, kopi toraja, ngopi asik di toraja

Selain keunikan tradisi budayanya, orang Toraja selalu bangga dengan “Kaa” – nya. Kaa hadir dalam setiap pertemuan. Sejak matahari menggeliat dari peraduannya hingga bulan bersiap meronda semesta; kaa menemani setiap cerita yang bergulir. Dari dapur – dapur rumah, ga’deng – ga’deng ( = kedai) di tepi pasar hingga perhelatan besar di kampung – kampung adat; kaa menghangatkan pertemuan, tersaji dalam ragam bentuk cangkir, mengepulkan uap, dan menebar aroma yang merangsang indera penyesap rasa.

kelana street coffee, jak koffie, kopi toraja, ngopi asik di toraja, toraja arabica
Pa’pia Toraya bersua, ngopi di pinggir lapangan bola

Dulu, istilah kaa hanya dipakai masyarakat Toraja yang tinggal di dataran tinggi. Sekarang, kaa bergulir dalam obrolan keseharian orang – orang Toraja. “Kaa!”, sapa akrab masyarakat Toraja untuk secangkir kopi hitam yang siap disesap.

Bertandang ke Toraja belumlah lengkap tanpa menikmati secangkir kopinya. Meski sejatinya bubuk kopi yang baru diseduh dengan air panas paling mantap dinikmati kala pagi datang sembari duduk – duduk di alang (= lumbung padi), ngopi di kedai kopipun bisa jadi pilihan menikmati kopi pilihan Toraja di tempat asal kaa.

Continue reading “5 Tempat Ngopi Menyenangkan di Toraja”

Saturday Brunch ala Caribou Coffee

Caribou Coffee, Caribou Indonesia, Caribou Cofffee Rubina, Menu Caribou

Di Jakarta ini ada banyak sekali kedai kopi yang bertebaran. Dari kedai sederhana yang menempel di dalam gang dengan aroma kretek yang melekat dan menghitam pada dinding biliknya hingga kedai berpendingin di pusat bisnis berkelas dengan bangkunya yang empuk membuat pengunjungnya betah duduk berlama – lama meski yang dipesan hanya secangkir kopi.

Caribou Coffee, Caribou Indonesia, Caribou Cofffee Rubina, Menu Caribou

Untuk menggaet pelanggan berbondong memenuhi kedainya, para pengelola kedai pun berlomba menawarkan racikan kopi terbaiknya disertai kudapan ringan hingga sedikit berat kepada para penikmat kopi yang selalu haus mencicipi dan mencoba setiap sajian baru di kotanya. Tentu, tak sekadar rasa yang ditawarkan. Karena setiap pelanggan pasti akan mempertimbangkan suasana serta pelayanan yang diberikan selama kunjungan mereka ke satu kedai kopi. Kepuasan lidah, kenyamanan dan kepuasan pelayanan inilah yang membuat pelanggan akan kembali bertandang serta mengabarkan berita menyenangkan itu kepada kawan mereka.

Continue reading “Saturday Brunch ala Caribou Coffee”

Sate Babi Ubud Bikin Nagih

sate babi enak di ubud, sate babi bali, sate babi ubud

Makanan apa yang membuatmu merindukan Bali? Yang menyenangkan dan bangkitkan anganmu ingin kembali ke sana? Babiiiiii!! Idiiiihhh, haram Lip! Iya kalo kamu hanya mengidam – idamkannya saja dan setiap waktu membayangkan bagaimana rasanya begitu menggoda hingga ujung lidahmu tak berhenti meraba – raba tuk mengecapnya.

Eh, iya nggak bagus keseringan makan daging babi, apalagi kalau berjumpa wuenaknya bisa kecanduan. Kawan saya yang gemar memasak daging sapi kaki pendek itu sering mengingatkan,”Hati – hati kebabian lho, Lip!” Upssss   😉

sate babi enak di ubud, sate babi bali, sate babi ubud
Dari jemari si ibu yang belepotan bumbu aja sudah tercium kan wanginya? 🙂

Memang susah melepaskan diri dari nikmatnya lauk satu itu meski jujur ayam, saya bukanlah penggemar (daging) babi sejati. Saya hanya lahap menikmati sajian daging babi saat pulang ke Toraja dengan mengolahnya sendiri atau mendatangi kedai sederhana yang menjual aneka lauk dari babi. Di tempat lain, otak saya akan berputar ribuan kali hingga lauk di meja habis jadi rebutan tangan – tangan maniak babi, baru otaknya mengambil keputusan akan menuangkannya ke piring atau tidak?

Continue reading “Sate Babi Ubud Bikin Nagih”

Kangen Ko Acia

Es Campur Ko Acia, Es Campur Mangga Besar, Es Campur Enak, Es Campur di Jakarta

Kangen?
Ko Acia?
Mantan, pacar atau calon, Lip?

Keseringan main – main di tempat sepi, membuat banyak orang selalu penasaran siapa saja yang bersua, bergaul terlebih yang dekat – dekat dengan Tukang Kuburan. Termasuk kamu kan? Setiap kali ada nama lawan jenis yang sengaja atau tak sengaja tercetus; pasti deh pada kasak – kusuk. Saya berkenalan dengan Ko Acia ditemani dua kawan sepulang ibadah di Minggu lalu. Perkenalan yang disebabkan termakan rayuan promosi dari media sosial. Buang jauh – jauh imajinasimu akan biro jodoh meski Ko Acia punya usaha biro jasa; yang diurusnya STNK dan SIM.

Es Campur Ko Acia, Es Campur Mangga Besar, Es Campur Enak, Es Campur di Jakarta
Es Campur Ko Acia, sejak 1980

Continue reading “Kangen Ko Acia”

Kala Rasa Diguling Babi Guling Bali

babi guling bali, babi guling gianyar, kuliner gianyar, kuliner bali

Jam makan siang belumlah terlewat namun lambung sedari tadi menjerit-jerit minta perhatian. Rasanya lapar sekali. Mungkin karena Nasi Pedas yang disentuh pada pagi hari tak memuaskannya sehingga ia sedikit riuh. Malas memikirkan pilihan makanan yang memenuhi hasrat lidah, kuiyakan saja saat Putu menawarkan mengisi lambung dengan Babi Guling di Gianyar yang menurutnya terkenal dan sedap rasanya (menurut kabar dari lidah-lidah yang pernah mampir di sana dan dihembuskan ke sana sini). Meski rekomendasi sarapan yang tak sesuai harapan; saya masih saja memberi kesempatan padanya untuk menunjukkan tempat bersantap yang enak di kampung halamannya. Terlebih merasakan reaksi lambung yang menggeliat kesenangan setelah sekian lama lama tak menikmati makanan satu itu, tunggu apalagi?

babi guling bali, babi guling gianyar, kuliner gianyar, kuliner bali

Bagiku, makan tak melulu harus ke tempat yang banyak didatangi orang sehingga harus menyiapkan waktu mengantre hanya demi satu bangku kosong yang tersedia untukmu bisa duduk dengan nyaman menikmati sajiannya. Rasa itu relatif, terkadang saat lidah si A mengecap enak, lidahku berkata biasa saja. Atau ketika si B memuji tempat kesenangannya yang ramai, aku memilih duduk di kedai sederhana yang tak riuh demi sebuah ketenangan dalam mengolah rasa.

Continue reading “Kala Rasa Diguling Babi Guling Bali”