Gairah Nanggroe

travelnblog, worshop travel blogger

“Kok bisa isi blognya tentang Aceh sedang penulisnya orang Toraja?” tanya yang sering mengemuka acap kali ada yang mampir di sini atau di sana. Pula saat mudik ke Toraja akhir tahun kemarin, diberondong tanya serupa,“Kok bisa jatuh cinta pada Aceh?” Pertanyaan sederhana yang kadang membuat diri bingung dari mana memulai, membeberkan jawabannya. Secara raut wajah, sering disangka orang Jawa yang melahirkan canda dan mengakui diri sebagai orang Solo[wesi]. Tapi ketika disapa dengan bahasa Jawa, jawabannya pasang muka tak bersalah sembari senyam-senyum.

image
Cinta mengajak langkah menyusuri jejak manuskrip Aceh ke Univ. Kebangsaan Malaysia

Jadi kenapa Aceh? Mungkin jawaban Bang Tunis, rakan dari Nanggroe yang sedang menikmati perselingkuhannya dengan Heizung di tengah salju Berlin ini bisa sedikit mencerahkan,”karena, Nanggroe untuk dicintai.

Continue reading “Gairah Nanggroe”