Menyusuri Jejak Ursulin dari Peneleh

ursulin peneleh

Maghrib sudah menjelang, sepi semakin menggelayuti salah satu sudut kota Surabaya. Peneleh, sebuah taman pemakaman yang dibuka pada 1814; kaki ini masih tegak berdiri dalam diam. Di kejauhan sekelompok anak kampung Peneleh terlihat masih asik berlari mengejar bola di lapangan yang tersisa di sela-sela makam tua. Lahan tempat bermain mereka telah habis digerus pembangunan kota.

Perlahan kaki beranjak meninggalkan sisa bangunan krematorium di sisi belakang taman pemakaman. Jelang gerbang mata terantuk penasaran pada sebuah salib yang tampak menjulang di kejauhan di antara ranting pohon yang berdiri di sisinya. Hmm … makam siapa gerangan yang memikat mata saat senja mulai memudar? Continue reading “Menyusuri Jejak Ursulin dari Peneleh”

Menyusuri Jejak Pertempuran Surabaya November 1945

ereveld kembang kuning, makam kembang kuning

Jakarta, 4 Pebruari 2012 Sebuah perjalanan menyusuri sejarah bangsa diawali dari Menteng Pulo, tepatnya dari makam Brigadir Jenderal AWS Mallaby, Brigadir Jenderal Robert Guy Loder-Symonds dan Letnan Philip Osborne. Mallaby tewas dalam pertempuran di depan Gedung Internatio, Surabaya pada 30 Oktober 1945; beberapa jam setelah tercapai kesepakatan antara Indonesia dan Inggris untuk mengakhiri kekacauan di Surabaya. Hingga kini tak diketahui dengan pasti Mallaby tewas karena terkena peluru pejuang Indonesia ataukah terjangan peluru dari pasukannya sendiri. Sedangkan Loder-Symonds dan Osborne meninggal dalam kecelakaan pesawat yang jatuh dan terbakar di bandara Morokrembangan, Surabaya pada 10 November 1945.

Kunjungan singkat yang berlangsung pada suatu pagi di awal Pebruari 2012 itu, menyisakan kerinduan untuk menyusuri jejak pertempuran Surabaya 1945. Continue reading “Menyusuri Jejak Pertempuran Surabaya November 1945”