Hati Beta Tertambat di Nusa Laut


Langit biru menyambut ayunan langkah menuruni bis yang membawa kami dari Ambon ke Pelabuhan Tulehu, Maluku Tengah, Sabtu pagi (17/11). Deretan kendaraan pribadi menyesaki lahan parkir yang tak begitu lapang di mulut dermaga, menjadikan suasana tampak lebih ramai dari hari sebelumnya. Nusa Laut, negeri yang menjadi tujuan perjalanan pagi ini bersama Komunitas Sahabat Museum (Batmus) setelah  sehari sebelumnya puas mengunjungi Pelauw, Haruku dan Hila.

“Ayo nona, langsung naek spitbot!” sapa seorang bapak yang wara-wiri di atas dermaga. Bapak yang wajahnya saya kenali sebagai salah seorang yang kemarin menyorongkan kakinya sebagai pijakan untuk turun ke speedboat. Saya menyambut sapaannya dengan melempar senyum, lalu beranjak menikmati pagi di dermaga dengan ikut mengantri di toilet darurat. Dua jam perjalanan dari Tulehu ke Nusa Laut menjadi pertimbangan untuk mengosongkan isi tanki menghindari hasrat buang air kecil di tengah laut. Continue reading “Hati Beta Tertambat di Nusa Laut”