Belajar Dharma dari Sang Buddha

buddha tidur, vihara ratanava arama, vihara di lasem

Ketika memutuskan kembali ke Lasem untuk sebuah petualangan kecil di Minggu pagi itu, sudah terbayang sebuah perjalanan yang akan memberi warna dan jejak penuh makna. Setelah menyusuri potongan jalan pantura, kendaraan yang kami tumpangi berbelok meninggalkan jalan beraspal. Sisa hujan semalam masih membekas di beberapa ruas jalan tanah yang dilalui. Di dalam elf, badan bergoyang mengikuti ayunan kendaraan yang menari di atas jalan berlumpur.

uruvela, destinasi wisata lasem, vihara ratanava arama, buddha gautama
Sang Buddha saat bersemedi selama 4 tahun di hutan Uruvela, India tubuhnya menjadi kurus

Eh, kita nggak salah jalan kan ya?” Rasa khawatir mulai menjalari pikiran saat kendaraan semakin menjauh dari peradaban. Tak tampak lagi rumah-rumah penduduk. Yang terhampar di kiri kanan hanyalah petak-petak sawah yang berganti dengan gerombolan pepohonan kala kendaraan mulai menanjak di jalan yang tak bersahabat. Continue reading “Belajar Dharma dari Sang Buddha”

Perahu Kita Oleng ke Kiri


Baru beberapa saat yang lalu dengan semangat saya merilis Sejumput Asa untuk Toraja, mendadak ada notifikasi keramaian di milis Toraja seputar terbakarnya  tongkonan (=rumah adat Toraja) di Sangatta, Kutai Timur, Kalimantan Timur.

Ketika hati kita masih diliputi iri hati, dengki, dendam, kecewa dan segala hal yang mengotorinya; kita tidak akan pernah bisa dekat dengan Tuhan dan pertikaian (dengan sesama) itu akan senantiasa terjadi.…,”kata-kata Bante Priyadhiro di pelataran Vihara Ratanava Arama, Lasem, Jawa¬† Tengah awal Maret lalu sore ini kembali terngiang. Continue reading “Perahu Kita Oleng ke Kiri”