Aung San Suu Kyi, The Steel Orchid of Burma


Yangon (Inggris, Rangoon) 1988 … Seorang wanita yang baru beberapa saat kembali ke tanah kelahirannya berdiri di depan rumah sakit pusat kota, emosinya diaduk-aduk menyaksikan para mahasiswa yang sedang berdemo dikejar dan diberangus dengan peluru oleh militer tak berperikemanusiaan. Dari kejauhan disaksikannya beberapa pendemo menentang pemerintahan Ne Win meneriakkan “DEMOKRASI!” sambil mengangkat tinggi-tinggi gambar sesosok lelaki yang begitu dekat dengannya. Lelaki dalam gambar itu adalah lelaki yang mengucapkan perpisahan dengan menyematkan sekuntum bunga dikupingnya; Jenderal Aung San ayahnya yang mati ditembak oleh junta militer saat dirinya masih balita.

Dan wanita yang rahangnya mengeras menahan emosi tanpa bisa mengeluarkan sepatah kata itu adalah Aung San Suu Kyi putri pendiri partai Liga Nasional Demokrasi (National League for Democracy/NLD) yang kemudian dikenal sebagai tokoh demokrasi NLD Birma (sekarang Myanmar). Continue reading “Aung San Suu Kyi, The Steel Orchid of Burma”