Hoa Lo: Tak Ada Kamar Kosong untuk Staycation di The Hilton Hanoi

hoa lo prison, the hilton hanoi, night at the hoa lo prison, museum must visit in hanoi

Satu petang di awal musim semi 1941. Seorang perempuan muda digiring beberapa lelaki berseragam melewati gerbang Maison Centrale. Langkahnya pendek – pendek. Kedua tangannya menggantung di depan, disatukan dengan borgol. Dua orang tentara Prancis mendorong – dorong badannya dari belakang dengan popor senapan agar ia berjalan lebih cepat. Matanya awas pada setiap pasang mata yang menyambut kehadirannya dengan penuh selidik. Tatapannya dingin. Tak sedikitpun menunjukkan gentar.

+ Pham Thi Van!
–  Dung

Seorang petugas lain datang mendekat, memberinya dua setel pakaian untuk dikenakan selama dirinya berada di Maison Centrale. Ia juga mendapatkan selembar selimut wol yang tak terlalu tebal untuk menghangatkan tubuhnya dari dingin di malam hari. Ada cap khusus pada pakaian yang diterimanya. Huruf MC – singkatan dari Maison Centrale – tercetak besar pada baju dan celananya; penanda dirinya bukan tahanan biasa. Continue reading “Hoa Lo: Tak Ada Kamar Kosong untuk Staycation di The Hilton Hanoi”