#TBIGath1: Bertemu, Tertawa lalu Curhat


Pernahkah terbayang cangkang telur yang biasanya dibuang setelah isinya dikeluarkan untuk dibuat telur dadar, campuran kue dan sebagainya dapat disulap menjadi pernak-pernik yang cantik bahkan menjadi wadah untuk cincin berlian? Bagaimana mengosongkan telur agar cangkangnya tak rusak? Sepertinya pikiran itulah yang berkeliaran di kepala Adlienz siang itu. Ia terpaku di ujung meja. Badannya sebentar dilipat sebentar tegak. Daun matanya selang-seling membelalak lalu memicing, sesekali dikucek dari balik kaca mata yang kadang melorot.

atrasina adlina, travel bloggers indonesia
Adlienz yang katanya kalem (dok. Taufan Gio)

Berada di ruang semi terbuka dengan perut penuh selepas┬ádiisi makan siang, dibuai semilir angin membuat mata sedikit susah untuk diajak berkonsentrasi. Adlienz tak sendiri, beberapa pasang mata yang duduk bersama di ruang itu mulai menunjukkan gejala yang sama hingga keajaiban terjadi. Continue reading “#TBIGath1: Bertemu, Tertawa lalu Curhat”