Masih Pentingkah Kita Berbeda ? (Sebuah Perenungan)


Berangkat dari keinginan untuk melepas penat dan penasaran karena ramai diberitakan filmnya disebut-sebut haram, mau ditariklah tapi oleh beberapa teman malah direkomendasikan untuk ditonton. Akhirnya Kamis malam (21/4) selepas jam kantor menghindari macet saya pun mampir ke PIM membeli tiket pk 20.45.

Pas beli tiketnya sepi begitu pula ketika pintu teater telah dibuka belum ada satupun manusia yang masuk, sempat terlintas jangan-jangan nonton sorangan di studio yang besar ini.Eh 5 menit sebelum film diputar dapat tetangga sebelah bangku sepasang anak muda (maaf setelah tengok kanan ceweknya bergaya ABG sementara cowoknya berbadan tinggi besar tampangnya sih dah dewasa banget LOL), yang cewek begitu duduk lepas sepatu angkat kaki terus menggoyang-goyangkan badan. Mungkin dipikirnya lagi di kursi goyang, tanpa menyadari satu deret bangku di situ ikut merasakan getarannya. Continue reading “Masih Pentingkah Kita Berbeda ? (Sebuah Perenungan)”