Surya, Mentari, dan Rembulan: Sebuah Resensi dari Sudut Pandang Anak Toraja

bas plaisier, buku tentang toraja, sejarah dan budaya toraja, sejarah sosial toraja, novel toraja

Meski tak pernah menargetkan hendak membaca berapa banyak buku dalam sebulan, tetap ada saja buku yang dibaca. Tuntas tidaknya, tergantung kebutuhan serta menarik tidaknya apa yang dibaca. Di 2019 lalu, saya lebih banyak menumpang baca buku di perpustakaan dan toko buku. Alasannya sederhana. Buku yang dicari adanya di perpustakaan, juga karena tak ingin menambah sesak rak buku.

bas plaisier, buku tentang toraja, sejarah dan budaya toraja, sejarah sosial toraja, novel toraja

Salah satu yang tidak selesai dibaca namun menarik untuk diulas adalah Surya, Mentari, dan Rembulan. Sili Suli, penulisnya, menghubungi saya lewat surat elektronik di minggu kedua November karena membaca Resensi Film dan Buku yang menurutnya baik dan menarik. Jadilah novel yang diluncurkan (ulang) di Ubud Writers & Readers Festival 2019 lalu ini, buku pertama yang diulas di awal 2020 setelah ulasan buku hiatus 3,5 tahun! 🙂 Continue reading “Surya, Mentari, dan Rembulan: Sebuah Resensi dari Sudut Pandang Anak Toraja”