Khitanan Ceria Ala Rumil

khitanan, sunatan, sunat massal, khitanan ceria rumil, rumah ilmu, rumil

Tak semua orang bisa tenang – tenang saja ketika melihat jarum suntik, terlebih bila anggota tubuhnyalah yang akan menjadi sasaran si jarum suntik. Sugesti terhadap perkakas dokter itu pulalah yang menghadirkan ketegangan di wajah beberapa anak lelaki bersarung yang duduk – duduk di tikar, di pekarangan belakang pendopo Rumah Ilmu (Rumil). Ada yang menikmati hiburan yang disajikan dari panggung terbuka, ada yang berusaha terlihat tenang meski sarungnya terlihat berdebar – debar menahan getar tubuh pemakainya. Ada pula yang tak dapat menahan kucuran air mata yang terus saja menganak sungai di pipinya.

khitanan, sunatan, sunat massal, khitan ceria rumil, rumah ilmu, rumil
Foto dulu sebelum sunat

Jarum suntik itu belum sedikit pun menyentuh tubuhnya, tapi ketegangan demi ketegangan tampak jelas di wajah Putra (5) yang siap menyongsong usia akil balig. Ketika diajak bercanda, susah payah dihadirkannya senyum di bibirnya. Ia beberapa kali terlihat mengusap wajahnya dengan kedua tapak tangannya saat kupingnya menangkap teriakan – teriakan dari belakang punggungnya. Ia pun beberapa kali mengganti posisi duduknya, berusaha bercanda dengan kawan yang duduk di kiri kanannya yang juga sama – sama tegang menunggu nomor urut dan nama mereka dipanggil.

Continue reading “Khitanan Ceria Ala Rumil”