Salam dari Rambai

sri rambai

Pk 15.59 … masih ada sisa waktu 1 menit sebelum seisi bis mendemo karena raga telat menghampiri kotak berpendingin itu. Namun, tanpa memperhitungkan berapa menit yang diperlukan untuk melangkah menuju gerbang Cornwallis hingga menggapai tempat parkir, kuikuti satu hentakan yang bawa langkah mendekat ke ujung barat benteng untuk menemuimu.

Dirimu berdiri beku dalam diam, dingin dan terkesan angkuh dengan pandangan tak lepas ke Selat Malaka. Itu yang kau lakukan saban hari; dari matahari terbit hingga malam menenggelamkannya. Entah harap apa yang kau titip di ujung sana, mungkin satu saat engkau kan berbagi. Tiga langkah dari tempatmu berdiri kuhentikan langkah sejenak, kupandangi lekuk tubuh dan kulitmu .. hijau kebiruan, mengkilap diterpa pendar matahari senja.

sri rambai
Sri Rambai, idola segala usia

Desah angin Selat Malaka mengalun lembut … sebentuk tanya menyapa di sudut hati, siapa gerangan dirimu yang berani menahan langkah di ujung benteng ini? Sepotong nama aku temukan terselip di antara deretan kata yang sudah usang tergerus panas dan hujan, terpampang di sebuah papan penanda tak jauh dari tempatmu berdiri, Sri Rambai. Continue reading “Salam dari Rambai”

Gunongan, Simbol Cinta Sultan Iskandar Muda


Bila India punya Taj Mahal, Thailand ada Prasat Hin Phimai dan Durban dengan Kastil Stratford-nya yang dibangun sebagai simbol cinta kasih; di Aceh ada Gunongan. Gunongan dari kata dasar gunong (bahasa Melayu) artinya gunung, adalah sebuah bangunan berupa gunungan yang dipersembahkan oleh Sultan Iskandar Muda kepada permaisurinya Putri Kamaliah dari Negeri Pahang, Malaysia.

Putri Kamaliah atau lebih dikenal dengan Putroe Phang diboyong Sultan Iskandar Muda ke Aceh setelah menaklukkan Pahang, Malaysia. Saking cintanya pada permaisuri dari Pahang, Sultan Iskandar Muda memenuhi permintaan Putroe Phang dan membuatkan baginya taman sari di belakang istana tempat permaisuri menyepi dan menghibur diri kala kerinduan akan negerinya menghampiri. Di Taman Ghairah, taman yang berada di belakang kompleks Kesultanan Darud Donya inilah sebuah gunongan menjadi perwujudan bebukitan negeri Pahang dibangun. Continue reading “Gunongan, Simbol Cinta Sultan Iskandar Muda”