Mengampuni Yang Tak Terampuni


Entah sejak kapan selalu suka dan tertarik untuk membaca tentang Africa terlebih dengan alam dan kehidupannya.  Tiga tahun lalu saat menemukan buku ini di salah satu toko buku langganan, semakin membuka mata hati untuk terus belajar menghargai sekitar.Belajar tentang kasih akan sesama dan kasih dari atas yang tak pernah habis serta mencoba memahami jalanNya. Membaca buku ini dari awal hingga akhir akan membawa jiwa kita menyelami makna hidup, keindahan kasih dan pengampunan.

Left to Tell, Mengampuni yang Tak Terampuni
Left to Tell, Mengampuni yang Tak Terampuni

Continue reading “Mengampuni Yang Tak Terampuni”

Lembar Hitam Bulan April


Setelah beberapa kali memutar Hotel Rwanda, semalam akhirnya kejadian nonton bareng (nobar) satu lagi film tentang genosida yang terjadi di Rwanda 17 tahun lalu Sometimes in April. Dari 20 orang yang confirm mau datang lewat undangan terbuka di FB, akhirnya yang bisa berkumpul ada 12 orang termasuk si kecil Imagi. Perjuangan mengejar waktu menuju tkp (kudu cepat kabur dari kantor, menanti kopaja dan tj) yang diwarnai “adu argumen” dan “bersilat lidah” dengan tukang ojek plus diganjal nasi goreng maknyus; berakhir sukes tepat pk 8 film diputar. Sebungkus tissue yang siap dicabut saat genting serta tortilla untuk mengalihkan perhatian pun sudah tersedia di meja.

In the end, we will remember not the words of our enemies but the silence of our friends – Marthin Luther King Jr Continue reading “Lembar Hitam Bulan April”

Left To Tell


Aku telah membunuh 399 kecoak, Immaculée akan menjadi yg ke 400. Jumlah yg bagus ! bunuh kecoak² .. bunuh ular² Tutsi ! teriak gerombolan milisi ekstrimis Hutu yg dikenal dengan nama Interahamwe (=mereka yg bersama-sama menyerang) dalam membantai orang² Tutsi dan Hutu moderat pada tahun 1994.

Left To Tell adalah kisah hidup Immaculée Ilibagiza yg selamat dari kejaran Interahamwe dengan bersembunyi selama 91 hari di dalam kamar mandi kecil berhimpit bersama 7 wanita sebangsanya di rumah Pendeta Murinzi seorang Hutu. Suatu perjuangan bathin untuk melawan amarah terhadap para pembunuh yg tak lain adalah sahabat, tetangga, orang² yg selama ini berhubungan baik dengan keluarganya tiba² berbalik 180 derajat menjadi bejat dan brutal menghabisi nyawa keluarganya. Continue reading “Left To Tell”