Khitanan Ceria Ala Rumil

khitanan, sunatan, sunat massal, khitanan ceria rumil, rumah ilmu, rumil

Tak semua orang bisa tenang – tenang saja ketika melihat jarum suntik, terlebih bila anggota tubuhnyalah yang akan menjadi sasaran si jarum suntik. Sugesti terhadap perkakas dokter itu pulalah yang menghadirkan ketegangan di wajah beberapa anak lelaki bersarung yang duduk – duduk di tikar, di pekarangan belakang pendopo Rumah Ilmu (Rumil). Ada yang menikmati hiburan yang disajikan dari panggung terbuka, ada yang berusaha terlihat tenang meski sarungnya terlihat berdebar – debar menahan getar tubuh pemakainya. Ada pula yang tak dapat menahan kucuran air mata yang terus saja menganak sungai di pipinya.

khitanan, sunatan, sunat massal, khitan ceria rumil, rumah ilmu, rumil
Foto dulu sebelum sunat

Jarum suntik itu belum sedikit pun menyentuh tubuhnya, tapi ketegangan demi ketegangan tampak jelas di wajah Putra (5) yang siap menyongsong usia akil balig. Ketika diajak bercanda, susah payah dihadirkannya senyum di bibirnya. Ia beberapa kali terlihat mengusap wajahnya dengan kedua tapak tangannya saat kupingnya menangkap teriakan – teriakan dari belakang punggungnya. Ia pun beberapa kali mengganti posisi duduknya, berusaha bercanda dengan kawan yang duduk di kiri kanannya yang juga sama – sama tegang menunggu nomor urut dan nama mereka dipanggil.

Continue reading “Khitanan Ceria Ala Rumil”

[Rumil] Muntah Massal

squid jigging festival, terengganu, perairan kapas, kuala terengganu, mencandak sotong, rumil, rumah ilmu

Namaku Izzah dari Sekolah Alam Indonesia, mau berbagi cerita saat aku dan teman – teman sekelasku ke Ujung Kulon. Perjalanan yang berkesan. Tentu saja setiap perjalanan akan ada bagian paling berkesan. Ini sebagian cerita dari perjalanan sewaktu kami hendak ke Pulau Peucang, tempat kami menginap. Tak sabar untuk sampai ke tempat tujuan.

Kami treking sampai pelabuhan. Di pelabuhan ombak kecil mencoba menjilat kakiku. Sampan bergoyang. Semua penumpang, perempuan dan laki – laki mulai menaiki sampan. Setelah itu baru berangkat menuju kapal besar. Ada dua kapal di sana, satu kapal yang besar dan satu lagi ukurannya lebih kecil. Aku kebagian kapal yang kecil. Tadi sebelum berangkat aku lupa, tidak memandang langit yang telah menyiapkan sesuatu untuk kami.

Continue reading “[Rumil] Muntah Massal”

Belajar dari Orat-oret Anak – anak

rumil, rumah ilmu, sharing tentang blog, belajar ngeblog, mengenalkan blog pada anak - anak

Sadar atau tidak, kita, orang dewasa; suka sekali meremehkan anak kecil. Padahal kalau mau jujur, kitalah yang sering berlaku kekanak – kanakan. Untuk itu, kita perlu belajar banyak dari cara berpikir kanak – kanak dengan ide – ide berani, kreatifitas liar dan sikap optimis yang mereka miliki. Hal ini disampaikan oleh seorang anak kecil bernama Adora Svitak yang kala itu berusia 12 tahun saat memberikan paparan What Adults Can Learn from Kids pada TED Conference, Februari 2010 lalu di depan orang – orang dewasa.

Adora tak main – main, dia bahkan memberi contoh dampak dari tindakan dan pengambilan sikap orang dewasa pada dunia dengan apa yang dilakukan oleh anak – anak seperti pengalaman inspiratif Anne Frank di kamp konsentrasi NAZI, juga keberanian Ruby Bridges melangkah ke sekolah kulit putih semasa kanak – kanak meski mendapat tekanan dari sana – sini demi mendapatkan persamaan hak dalam pendidikan tanpa membandingkan warna kulit dan kegiatan sederhana Charlie Simpson mengumpulkan dana untuk korban gempa Haiti dengan bersepeda  di taman – taman dekat rumah (tentang siapa anak – anak ini, kapan – kapan saya ceritakan atau silakan tanya mbah Google bila tak sabar menanti ceritanya).

Continue reading “Belajar dari Orat-oret Anak – anak”

Personal Touch, Jembatan Berinteraksi dengan Anak

rumil, rumah ilmu, sharing tentang blog, belajar ngeblog, mengenalkan blog pada anak - anak

Anak perempuan berambut sebahu dengan mata berbinar – binar dan bibir penuh senyum, mindik – mindik mendekat, menowel – nowel bahu selagi saya membolak – balik beberapa lembar tugas menulis di tangan.

Hayooo, mau ngapain?

Senyum di bibirnya semakin melebar. Saya tarik tangan kanannya untuk mendekat. Ketika pegangannya dilepas, kedua tangannya otomatis memegang sisi roknya, kiri dan kanan, memainkannya dengan riang dengan kepala menunduk malu – malu.

rumil, rumah ilmu, sharing tentang blog, belajar ngeblog, mengenalkan blog pada anak - anak
Mengenal Blog bersama Kk Olive   😉

Salma namanya, umurnya 8 (delapan) tahun. Dia dengan cepat berbaur dan turut bermain dengan anak – anak lain yang baru dijumpainya di hari pertama dirinya melangkah ke Rumah Ilmu (Rumil), Jagakarsa. Senyum tak lepas dari wajahnya sejak langkah kecilnya hinggap di pendopo Rumil. Bahkan saat dirinya terkena hukuman karena tak bisa memberi jawaban pada permainan pagi itu, dia terus saja tersenyum.

Continue reading “Personal Touch, Jembatan Berinteraksi dengan Anak”

Tata Nurra, Creative Learner Rumah Ilmu

tata nurra, nurra datau, sha ine febriyanti, musashi

Kalau kamu disodori data berikut, kira-kira hal apa yang akan muncul pertama kali di dalam pikiran kamu? Bagian mana yang akan menarik perhatian untuk ditanggapi? Lalu, kalau data yang sama ditunjukkan ke anak usia 11 tahun; kira-kira bagaimana reaksinya? Disimak, dilihat-lihat saja, bingung ataukah dikritisasi?

kampanye anti korupsi, bahaya timbal, polusi udara
Sumber: Transparency International UK

Data di atas mengemuka dari penayangan film kampanye antikorupsi di aula Yayasan Taman Imani Iqra, Cipayung sembari menanti saat berbuka puasa pada pekan terakhir ramadan lalu. Data yang menunjukkan tahun dikeluarkannya larangan pemakaian TEL oleh sejumlah negara di ASIA.

TEL? Apa dan siapakah si TEL ini?

Continue reading “Tata Nurra, Creative Learner Rumah Ilmu”

Rumil, Tempat Bermain dan Belajar

rumil, rumah ilmu, rumil rumah ilmu, belajar fotografi

Aline, Alicia dan Rizky terlihat asik memainkan slime di tapak tangan mereka. Ditarik-tarik hingga melebar, bolong lalu dilebur kembali dan dibentuk-bentuk sesuka hati. Slime, pembersih debu yang menempel pada cela barang yang susah dijangkau dengan alat pembersih biasa misal cela antar tuts keyboard laptop/komputer. Bentuknya yang kenyal-kenyal saat ditarik dan dibentuk sedemikan rupa, lembut dan dingin di tangan menjadikannya sebagai mainan yang menyenangkan buat anak-anak. Fun with Slime, kegiatan terakhir di Minggu siang itu di Rumah Ilmu (Rumil) yang diisi dengan cara membuat dan bermain dengan slime.

rumil, rumah ilmu, rumil rumah ilmu, belajar fotografi
Belajar fotografi bersama Kak Erik

Sebelumnya, pagi itu juga ada kegiatan belajar fotografi bersama Kak Erik, seorang fotografer profesional yang karyanya dapat dinikmati lewat poster-poster film Indonesia. Anak-anak Rumil dibekali pengetahuan dasar tentang fotografi, cara kerja kamera, dan pada semangat saat diajak mempraktekkan langsung ilmu yang diterima dengan memotret apa saja yang ingin direkam menggunakan kamera saku atau pun handphone. Yang nggak membawa kamera, boleh lho pinjam sama teman atau kakak-kakak yang lain.

Continue reading “Rumil, Tempat Bermain dan Belajar”