Pak Moer – Poppy the Untold Story


Baru kali ini review sebuah buku tanpa ada niat untuk beli, tapi kalau ada yang mau ngasih ya akan diterima dengan senang hati 😉

Buku ini baru diluncurkan pada Minggu, 11 Maret 2012 di Gedung Dewan Pers Jakarta ,ditulis oleh seorang wartawan senior di lingkungan istana Derek Manangka. Setelah seminggu dipajang, pas balik lagi ke toko buku eh sudah ada yang dibuka sampulnya. Jadilah menerapkan sistem baca kebut dengan teknik skimming dan scanning sambil menunggu waktu ibadah. Continue reading “Pak Moer – Poppy the Untold Story”

The Last Empress


Di tengah ramai-ramainya demo menentang kenaikan BBM, teringat buku yang dibaca tahun lalu namun belum sempat direview hehehe.

Sekuel Empress Orchid yang dibaca tiga bulan lebih awal dari buku pertamanya 😉 Terbalik tapi begitulah adanya, karena stok buku pertama baru ketemu saat Pekan Buku di Istora dapat diskon pula.

Hal menyedihkan dari sekarat adalah kemuramannya – [Tzu Hsi] Continue reading “The Last Empress”

Empress Orchid


Novel epik menawan yang mengundang decak kagum pada Kaisar Perempuan yang berkuasa paling lama di Cina. Kisah perjuangan, cinta, ambisi & perjalanan hidup seorang gadis desa yang cantik dan menawan hingga menduduki tahta menjadi Maharani yang berhasil menyatukan Cina : Orchid aka Putri Yehonala.

Kisahnya yang memilukan diawali dari perjalanannya bersama sang Ibu membawa peti mati ayahnya mantan Gubernur Wuhu .. Hidup kebangsawananku dimulai dengan bau busuk. Bau busuk yang datang dari peti mati ayahku – dia telah dua bulan wafat dan kami masih juga membawa-bawanya, mencoba untuk mencapai Peking, kota kelahirannya, untuk dimakamkan. Continue reading “Empress Orchid”

Oei Tiong Ham, Raja Gula Dunia


Tahun 2005, saat pertama kali berjalan-jalan di seputar kota tua Semarang saya tertarik dengan sebuah bangunan tak terawat yang berdiri tak jauh dari tumpukan sampah. Ternyata bangunan tersebut adalah bekas perkantoran Oei Tiong Ham Concern (OTHC) sebuah kongsi dagang yang berdiri pada 1863.

Siapa orang terkaya di Indonesia?

Di negeri asalnya sendiri tak banyak yang mengenalnya, bahkan sekadar tahu pun mungkin tidak. Atau anda doyan jalan ke Singapura? Orchard road tahu donk, kalau Oei Tiong Ham road atau Oei Tiong Ham Memorial Hall? Continue reading “Oei Tiong Ham, Raja Gula Dunia”

Love Life: Hidup, Cinta dan Kesetiaan


Pemahaman yang salah dalam memaknai valentine, membuat banyak orang salah kaprah dalam mengartikan hari yang di kalender penanggalannya tidak diberi tanda khusus tapi selalu ditunggu saat memasuki bulan Pebruari. Seorang kawan dengan naifnya berusaha mempertahankan hubungan dengan pacarnya yang banyak ditentang dari sana sini hanya karena ingin merasakan ber-valentine bersama pacar. Katanya harapan di hari spesial itu mereka bisa membaharui hubungan dan lingkungannya akan menerima sang pacar. Kenapa harus menunggu jika setiap hari kita bisa membaharui dan membina hubungan yang lebih baik dengan orang-orang di sekitar kita? Continue reading “Love Life: Hidup, Cinta dan Kesetiaan”

Sang Penari: di Antara Cinta, Kultur dan Pergerakan Politik


Tekad sudah bulat persiapan sudah mantap; langit gelap tak mengurungkan niat dan langkah untuk menonton Sang Penari di salah satu mall di daerah Senayan Minggu sore (13/11) lalu. Ya, demi menajamkan memori sehari sebelumnya saya sempatkan melahap (lagi) isi Ronggeng Dukuh Paruk yang saya comot di toko buku langganan tempat biasanya saya menumpang untuk membaca. Ketika membeli tiket, saya perhatikan tak banyak yang berminat dengan Sang Penari.

Hal ini terlihat dari perbandingan jumlah bangku yang terjual dan yang masih kosong, tak jauh berbeda menjelang pemutaran film. Continue reading “Sang Penari: di Antara Cinta, Kultur dan Pergerakan Politik”

Life Without Limits : Tanpa Lengan & Tungkai, Aku bisa Menaklukkan Dunia


Nick Vujicic lahir tanpa lengan dan tangan, namun dapat menjadi motivator yang menginspirasi banyak jiwa untuk belajar mensyukuri berkat Tuhan di dalam hidupnya. Seperti manusia pada umumnya, sewaktu menyadari fisiknya berbeda dengan teman sebayanya, Nick selalu bertanya kenapa Tuhan mengijinkan dia terlahir tanpa lengan tanpa kaki? Hal itu berubah ketika usia 19 tahun Nick mulai belajar untuk bersyukur menerima dirinya dan mulai melayani Tuhan dengan menjadi motivator bagi mereka yang kehilangan pengharapan di dalam Tuhan.

Beruntung banget bisa hadir di KKR Nick Vujicic Harapan Dalam Kemustahilan di Istora Senayan, 15 Agustus 2006 lalu. Continue reading “Life Without Limits : Tanpa Lengan & Tungkai, Aku bisa Menaklukkan Dunia”

Mengampuni Yang Tak Terampuni


Entah sejak kapan selalu suka dan tertarik untuk membaca tentang Africa terlebih dengan alam dan kehidupannya.  Tiga tahun lalu saat menemukan buku ini di salah satu toko buku langganan, semakin membuka mata hati untuk terus belajar menghargai sekitar.Belajar tentang kasih akan sesama dan kasih dari atas yang tak pernah habis serta mencoba memahami jalanNya. Membaca buku ini dari awal hingga akhir akan membawa jiwa kita menyelami makna hidup, keindahan kasih dan pengampunan.

Left to Tell, Mengampuni yang Tak Terampuni
Left to Tell, Mengampuni yang Tak Terampuni

Continue reading “Mengampuni Yang Tak Terampuni”

Perempuan Keumala


Mungkin kita pernah mendengar namanya tapi tak tahu siapa sebenarnya sosok yang namanya melekat di salah satu badan kapal perang RI : KRI Malahayati. Tepat di hari Kartini (21/04) ketika pembicaraan orang banyak terfokus ke sosok Kartini secara gak sengaja mendengar namanya disebut oleh Farhan lewat “Farhan in the Morning” di Delta FM.

Malahayati atau Keumalahayati nama yang sering didengar tapi gak tahu secara pasti siapa gerangan si empunya nama, kalau namanya sampai digunakan oleh AL di kapal perang gak mungkinlah tanpa alasan yang jelas.

Continue reading “Perempuan Keumala”