Leyden, Dusta Antara Raffles dan Olivia?

John Casper Leyden, MD, museum taman prasasti, sahabat raffles

Tiga minggu lalu saat menemani seorang sahabat baik berkeliling di Museum Taman Prasasti, saya baru ingat belum pernah menuliskan kisah Opa Leyden saat kami berada di depan pusaranya. Terbiasa berjalan sendiri, ketika mendadak diminta menemani berjalan, suka lupa-lupa ingat hendak berbagi cerita apa. Untung yang ditemani lupa membawa peralatan rekam sehingga ekspresi lupanya tak tertangkap kamera hehe. Mumpung ingat, lebih baik dicatat agar nanti bila ada yang bertanya, tinggal buka tautannya.

John Casper Leyden, MD, museum taman prasasti, sahabat raffles
Tempat peristirahatan John Casper Leyden, MD

Selang setahun setelah Perancis mengeratkan pelukannya pada Belanda dengan diangkatnya Louis Napoleon sebagai raja Belanda; British East India Company (Perusahaan Dagang Hindia Timur Inggris) mengeluarkan perintah untuk segera mengusir Belanda dari pulau Jawa. Sebuah pulau yang terlihat subur dengan penduduk mayoritas Muslim, memiliki potensi sebagai pos pengatur jalur lintas perdagangan ke Tiongkok; namun tampaknya tak dikelola dengan baik oleh Belanda. Continue reading “Leyden, Dusta Antara Raffles dan Olivia?”

Ngariung dengan Tante Olivia Mariamne


Untuk kesekian kalinya saya duduk menikmati pagi di salah satu tonggak semen yang mengelilingi makam yang berada tepat di seberang kantor Walikota Jakarta Pusat ini. Entah karena memiliki kemiripan nama depan, sejak kunjungan pertama 6 (enam) tahun lalu, setiap bertandang ke Taman Prasasti selalu disempatkan  untuk menyambangi Tante Olivia Mariamne Raffles.

Mendengar nama belakangnya mungkin anda akan teringat nama seseorang yang cukup familiar. Ya, Thomas Stamford Raffles, om ganteng dari Inggris yang menjadi Letnan Jenderal Hindia-Belanda pada 1811-1816, pendiri negara Singapura; namanya pun melekat pada spesies bunga bangkai Rafflesia arnoldii. Continue reading “Ngariung dengan Tante Olivia Mariamne”