Jejak Kejayaan Oei Tiong Ham yang Nyaris Pudar

Oei Tiong Ham

Layang-layang akan terbang selama mungkin di langit namun pada akhirnya ia akan jatuh ke bumi dan menjadi tak berdaya. Kita akan berpesta selama kita bisa tapi pada akhirnya pesta akan usai dan kita hanya akan ingat tentang kesenangan[pepatah Cina]

Sebenarnya tak ada rencana untuk menyusuri jejak Oei Tiong Ham saat transit di Semarang Sabtu (09/03/13) lalu. Usai menjumpai Oei Hui Lan di Hotel Tugu, Malang hampir setahun lalu, saya belum membuat rencana penyusuran jejak keluarga Oei lagi. Agenda selama di Semarang hanyalah menuntaskan kunjungan ke ereveld serta menikmati kuliner Semarang sebelum beranjak ke bandara menjemput kloter yang menyusul dari Jakarta jelang senja.

Ide itu mendadak muncul saat bersiap beranjak dari Ereveld Candi menuju Kalibanteng. Setelah menimbang waktu yang tersisa dan kerelaan mengundur jam makan siang, kami berempat sepakat mencari jejak kerajaan bisnis Oei Tiong Ham. Mengikuti petunjuk singkat dari Mas Agung dan dituntun Azizah blogger Semarang sebagai pembuka jalan, misi pencarian jejak Raja Gula Dunia pun dimulai. Continue reading “Jejak Kejayaan Oei Tiong Ham yang Nyaris Pudar”

Haru Biru Berjumpa Oei Hui Lan di The Sugar Baron Room

oei tiong ham, oei hui lan, raja gula dari semarang

Ini kali keempat saya berkunjung ke kota Apel, Malang, Jawa Timur dalam 4 (empat) tahun berturu-turut. Kota impian sedari kecil yang akhirnya berhasil dipijak saat tugas kantor akhir 2009 lalu, meski hanya 24 jam tanpa tidur dan tanpa sempat kemana-mana. Yang penting sudah sampai Malang, TITIK! Paling tidak memecahkan rekor gaya nekat saya di 1997 kala rasa bosan mulai menggerayangi padahal baru dua minggu magang di salah satu kontraktor industri kimia di Anyer.

Sabtu pagi saat libur tak tahu mau kemana, saya bela-belain antri tiket feri di Pelabuhan Merak untuk menyeberang ke Bakauheni karena sangat ingin menginjak Sumatera. Sampai di seberang, saya bingung mau kemana? Haus dan lapar mengantarkan langkah ke salah satu warung makan Padang. Saya duduk menikmati santap siang sembari liatin orang mondar-mandir di pelabuhan menunggu feri yang akan kembali ke Pelabuhan Merak. That was my 1st solo travelling hahahaha. Continue reading “Haru Biru Berjumpa Oei Hui Lan di The Sugar Baron Room”

Oei Tiong Ham, Raja Gula Dunia


Tahun 2005, saat pertama kali berjalan-jalan di seputar kota tua Semarang saya tertarik dengan sebuah bangunan tak terawat yang berdiri tak jauh dari tumpukan sampah. Ternyata bangunan tersebut adalah bekas perkantoran Oei Tiong Ham Concern (OTHC) sebuah kongsi dagang yang berdiri pada 1863.

Siapa orang terkaya di Indonesia?

Di negeri asalnya sendiri tak banyak yang mengenalnya, bahkan sekadar tahu pun mungkin tidak. Atau anda doyan jalan ke Singapura? Orchard road tahu donk, kalau Oei Tiong Ham road atau Oei Tiong Ham Memorial Hall? Continue reading “Oei Tiong Ham, Raja Gula Dunia”

Oei Hui Lan : Kisah Tragis Putri Seorang Terkaya di Indonesia


Oei Hui Lan terlahir dengan kemewahan dan kehidupan yang sempurna. Ayahnya Oei Tiong Ham adalah seorang pria terkaya di Asia Tenggara yang disebut sebagai raja gula asal Semarang. Suaminya Wellington Koo adalah seorang politikus handal, ia menjabat sebagai menteri luar negri China yang ikut serta dalam pembentukan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Sang ibu yang ambisius, berhasil membawanya bergabung dengan kalangan jet-set di Eropa yang sejajar dengan keluarga kerajaan Eropa.

Perjalanan hidup Hui Lan bagaikan sebuah kisah telenovela yang tidak pernah berhenti dengan konflik, perselingkuhan dan tragedi kehidupan. Sang ayah, tiba-tiba meninggal dan menyisakan warisan yang menjadikan petaka diantara 8 istri dan 42 anak-anak yang dilahirkan. Warisan yang sejatinya membawa berkah berubah menjadi pertikaian yang tidak pernah berhenti sampai detik ini. Salah satu sisa warisan Oei Tiong Ham si Raja Gula dari Asia Tenggara adalah Rajawali Groups (yg kasusnya marak menyeret ketua KPK). Continue reading “Oei Hui Lan : Kisah Tragis Putri Seorang Terkaya di Indonesia”