Martha Christina Tijahahu, Mutiara dari Nusa Laut

martha christina tijahahu, pahlawan wanita maluku, nusa laut, benteng beverwijk

Buku stensilan berukuran folio yang tampak usang itu tergeletak di atas meja di salah satu sudut rumah peninggalan Thomas Matulessy atau yang dikenal dengan Kapitan Pattimura di Saparua. Sampul merahnya menarik perhatian terlebih saat mata terantuk pada tulisan samar-samar yang menyembul di antara tumpukan DVD dan beberapa kotak kaset yang berserakan di atasnya.

Sendiri di ruangan ini menggoda rasa penasaran menggerakkan tangan menyingkirkan satu per satu barang yang menindih si buku. Perlahan lembar demi lembar kertas yang menguning dimakan usia itu terbuka di atas meja membuat mata terbelalak. Hati berdebar menyusuri rangkaian kata yang tertuang di dalamnya. Takjub! Continue reading “Martha Christina Tijahahu, Mutiara dari Nusa Laut”

Hati Beta Tertambat di Nusa Laut


Langit biru menyambut ayunan langkah menuruni bis yang membawa kami dari Ambon ke Pelabuhan Tulehu, Maluku Tengah, Sabtu pagi (17/11). Deretan kendaraan pribadi menyesaki lahan parkir yang tak begitu lapang di mulut dermaga, menjadikan suasana tampak lebih ramai dari hari sebelumnya. Nusa Laut, negeri yang menjadi tujuan perjalanan pagi ini bersama Komunitas Sahabat Museum (Batmus) setelah  sehari sebelumnya puas mengunjungi Pelauw, Haruku dan Hila.

“Ayo nona, langsung naek spitbot!” sapa seorang bapak yang wara-wiri di atas dermaga. Bapak yang wajahnya saya kenali sebagai salah seorang yang kemarin menyorongkan kakinya sebagai pijakan untuk turun ke speedboat. Saya menyambut sapaannya dengan melempar senyum, lalu beranjak menikmati pagi di dermaga dengan ikut mengantri di toilet darurat. Dua jam perjalanan dari Tulehu ke Nusa Laut menjadi pertimbangan untuk mengosongkan isi tanki menghindari hasrat buang air kecil di tengah laut. Continue reading “Hati Beta Tertambat di Nusa Laut”