Leyden, Dusta Antara Raffles dan Olivia?

John Casper Leyden, MD, museum taman prasasti, sahabat raffles

Tiga minggu lalu saat menemani seorang sahabat baik berkeliling di Museum Taman Prasasti, saya baru ingat belum pernah menuliskan kisah Opa Leyden saat kami berada di depan pusaranya. Terbiasa berjalan sendiri, ketika mendadak diminta menemani berjalan, suka lupa-lupa ingat hendak berbagi cerita apa. Untung yang ditemani lupa membawa peralatan rekam sehingga ekspresi lupanya tak tertangkap … Continue reading Leyden, Dusta Antara Raffles dan Olivia?

The Legend of Vader Jas

kapitein jas

Maghrib menjelang saat kaki melangkah keluar dari underpass Stasiun Beos, Jakarta. Bergegas melepaskan diri dari himpitan pedagang kaki lima yang memenuhi bibir stasiun, ikuti arus menerabas lewat pintu kecil di celah pagar yang satu jeruji besinya sengaja dipatahkan. Dari depan stasiun menyeberang ke arah Pangeran Jayakarta hingga tiba di depan gerbang Gereja Sion. Tak ada … Continue reading The Legend of Vader Jas

Gowes Heritage: Jelajah Jejak Makam Kuno

Ereveld Menteng Pulo

Hari pertama di bulan Pebruari langit Jakarta masih saja bermuram durja. Entah sampai kapan dirinya akan memelihara sendu. Berbeda dengan Prince Red, sejak kemarin sore dirinya bersemangat menanti pergantian hari. Tak peduli mau langit Jakarta muram, 'nangis, dirinya yakin Minggu pagi pasti diajak jalan-jalan. Saking semangatnya, Prince Red semalaman tak bisa tidur. Bukan karena siaga … Continue reading Gowes Heritage: Jelajah Jejak Makam Kuno

Sebuah Senja di Satu Taman Kala Pastor Saling Iri

museum taman prasasti

Matahari mulai condong ke barat namun pendar sinarnya masih terasa perih menyentuh kulit. Tanda waktu di pergelangan tangan telah menunjukkan pk 16.00 kurang beberapa menit lagi. Sekelebat bayangan hitam terlihat berlari kecil di antara pohon dan gundukan-gundukan beton yang ditinggikan para pekerja di Museum Taman Prasasti. Dalam sepersekian detik bayangan itu sudah tampak jelas di … Continue reading Sebuah Senja di Satu Taman Kala Pastor Saling Iri

Peti Mati Sang Proklamator


Salah satu tips agar bisa melihat koleksi yang jarang diunjukin ke publik saat berkunjung ke musium adalah membina hubungan SOK AKRAB dengan petugas musium. Sepanjang sejarah kunjungan ke beberapa musium atau tempat-tempat yang rada ribet peraturannya, cara tersebut masih cukup ampuh untuk melunakkan hati yang jaga pintu masuk apalagi jika ditambah dengan: senyum manis, prolog … Continue reading Peti Mati Sang Proklamator

Freemasonry, Mata Rantai Zionis Yahudi?


Kemarin dulu saya diinterogasi online oleh seorang saudara sepupu dari Makassar seputar kegemaran saya yang aneh di matanya (dan tentunya mata yang lain-lain). Semua bermula dari sebuah buku berbau kuburan yang dijadikan picture profile lalu melahirkan status,"ya ampuuun, bacaaanya" diakhiri dengan ikon muka ditutup tangan. Iseng, jari bergerak melantunkan tanya,"bacaannya sopo tanta[e])?" Kaget, heran dan … Continue reading Freemasonry, Mata Rantai Zionis Yahudi?