Satu Malam di 1915

hotel 1915, hotel kuala lumpur, hotel di ampang

Karena terlihat suka mondar-mandir ke Malaysia, beberapa kawan sering menanyakan rekomendasi tempat untuk menginap, kuliner, cuci mata dan belanja murah. Murah, enak dan asik dinikmati oleh seseorang belum tentu seselera dengan yang lain. Sebagai pejalan yang senang ke tempat-tempat yang menyimpan jejak sejarah, saya lebih sering merekomendasikan museum dan kawasan heritage sebagai destinasi wisata yang wajib dikunjungi ketika bertandang ke sebuah kota untuk mencari tahu sejarah kota tersebut. Kalau untuk icip-icip, saya pemakan segala dengan catatan tidak pedes jadi makan dimana saja hayuuk. Sedang untuk tempat beristirahat mengikuti petunjuk dari yang mengajak jalan 😉

hotel 1915, hotel kuala lumpur, hotel di ampang
Hotel 1915

Awal bulan lalu ketika kembali diajak main ke Penang, saya memilih untuk terbang langsung ke Penang via Kuala Lumpur (KL) demi menghemat waktu. Pulangnya, naik bus ramai-ramai dan minta dicarikan tempat yang murah nan nyaman untuk meluruskan badan selama beberapa jam di KL. Saya pun minta dibuatkan reservasi di Back Home Hostel karena tertarik membaca ulasannya Meidi, tapi ketika hendak berangkat ke KL dapat konfirmasi nginapnya di Hotel 1915. Ternyata saat jalan pagi, saya menemukan Back Home di belakang 1915.
Continue reading “Satu Malam di 1915”

Mencari Jejak Pencetus Indonesia

Protestant Cemetery Penang, James Richadson Logan

Dalam keseharian dirimu akrab dengan nama INDONESIA, berbahasa INDONESIA bahkan tinggal di INDONESIA. Tapi, pernahkah terpikir dari mana asal kata INDONESIA dan menebak-nebak siapa pencetus nama tersebut?

Protestant Cemetery Penang, James Richadson Logan
Jejak sunyi itu

Langit Penang masih gelap saat tirai kamar di lantai 20 Georgetown City Hotel sedikit tersibak meski tanda waktu telah menunjukkan pk 06.30. “Olive, why are you wake up so early? Where are you going?” Wani yang masih bergulung di tilam sebelah menggumam dari balik selimut tebalnya. “Morning Wani, I have to go to the grave. Sorry bikin kamu terbangun.” Sesorean kemarin saat rehat di kamar, Wani bertanya dengan mimik penasaran kenapa sebuah kuburan begitu menggoda? Continue reading “Mencari Jejak Pencetus Indonesia”

KCC1M Promo Wisata Malaysia Year of Festival 2015

museum penang, destinasi wisata penang

Matahari bersinar sangat terik saat taksi yang kami tumpangi meninggalkan Bandar Udara (Bandara) Internasional Penang dari kawasan Bayan Lepas menuju Georgetown. Setelah memberi tahu tujuan pengantaran, berdua mas Eka dari MQTV Bandung kami mulai sibuk mengutak-atik gawai untuk mendapatkan informasi terkini kegiatan selama 4 (empat) hari di Penang.

Haryanti Abu Bakar, Wisata Penang
Haryanti Abu Bakar, Deputy Director Malaysia Tourism Board Pulau Pinang

Beberapa menit selepas bandara, sopir taksi memecah kebisuan,”Nak ke hospitalkah?” Ternyata, Georgetown City Hotel tempat kami akan menginap berada tepat di depan Adventist Hospital yang mayoritas pasiennya berasal dari Indonesia, demikian juga Konsulat Jenderal RI Penang letaknya tak jauh dari hotel wajar jika sopir taksinya menebak kita datang untuk berobat.
Continue reading “KCC1M Promo Wisata Malaysia Year of Festival 2015”

14 Langkah Menikmati Perjalanan Tak Biasa

ereveld candi semarang, god is good

Minggu pertama Februari 2015, untuk kali kedua kaki ini menjejak di Pulau Mutiara, Pulau Pinang dalam rangkaian promosi wisata Malaysia Year of Festival 2015 dan Visit Penang Year of 2015. Bersama mas Eka dari MQTV, kami diterbangkan dengan Malaysia Airlines dari Jakarta oleh Tourism Malaysia dan bergabung dengan partisipan Kembara Cuti-Cuti 1 Malaysia (KCC1M) Pulau Pinang di Penang, Rabu (04/02/2015). Bersyukur di sela agenda KCC1M, kaki mendapatkan semangatnya melangkah di suatu pagi buta menyusuri jejak-jejak sunyi di Protestant Cemetery.

Berjalan dengan tuntunan hati tanpa pernah berharap yang muluk-muluk selain hasrat untuk berbagi adalah langkah awal yang mengantarkan tapak kaki menjejak di beberapa tempat tak biasa. Tempat yang bagi sebagian besar (pejalan) orang adalah destinasi yang sangat jarang bahkan tak akan pernah dicantumkan dalam agenda perjalanan. Tempat yang banyak dihindari namun justru menjadi destinasi terpenting dari perjalanan ini, tempat peristirahatan terakhir: kuburan! Continue reading “14 Langkah Menikmati Perjalanan Tak Biasa”