Analisa Kedai Kopi ala Secangkir Jus Tamarillo

jus tamarillo, jus terong belanda, terong belanda

Kedai untuk duduk – duduk ngopi, berbincang atau sekadar bersapa kawan yang lama tak bersua – dan bersua kawan baru – sedang menjamur di Toraja. Di Rantepao, Toraja Utara saja ada banyak kedai dari warung kopi sederhana hingga┬ákafe kekinian, buka di sana – sini. Sebagian besar kedai menawarkan sajian yang serupa. Hanya satu dua saja yang menawarkan sajian unggulan, kebanggaan mereka, dan (diharapkan) menjadi kesukaan pelanggan yang datang.

Dari analisa sederhana saya, ada dua hal yang mempengaruhi menjamurnya usaha tempat makan minum di Toraja. Pertama, kehadiran kedai – kedai di hampir setiap persimpangan jalan sebagai bukti masih tingginya peluang pasar di Toraja (meski orang Toraja bukanlah tipe konsumen yang senang jajan di luar rumah). Kedua, kesetrum bisnis kagetan. Dalam perjalanannya, beberapa kedai bisa bertahan. Tak sedikit pula yang tersendat – sendat di tengah jalan. Hal ini terjadi ketika kelahiran kedai didorong oleh poin kedua. Sehingga tak jarang saat hendak bertandang ke satu kedai, pengunjung hanya akan menemui pintu yang tertutup rapat dengan nama kedai menggantung atau menempel pada salah satu dinding kedainya. Mungkin kedainya dibuka sebagai selingan saja ketika pengelolanya sedang tak sibuk dengan kegiatan lain. Mungkin. Saya tak menanyakannya, kan kedainya tutup hehe.

Continue reading “Analisa Kedai Kopi ala Secangkir Jus Tamarillo”

Agustus, Datanglah ke Toraja

toraja international festival, toraja heritage, etnik toraja, toraja marathon, toraja melada, toraja membaca

Agustus sedang berbenah menyambut hari yang baru. Bulan puasa tak membuatnya lena dan bersantai-santai saja menanti bedug maghrib. Ada banyak rencana yang ingin diwujudkan, ada banyak harapan yang terus dipupuk, ada banyak mimpi yang ingin diraih, serta banyak cinta yang siap ditabur.

belhotel makassar, hotel di makassar, visit toraja, toraja heritage, toraja marathon

Agustus menjadi riuh sendiri melirik antrian jadwal ajakan pertemuan dari sana sini. Di dalam hati, Agustus ingin berlibur sebentar saja. Ia ingin memberikan waktu pada diri untuk bersantai sejenak dan menikmati kesenangannya. Ada rupa-rupa ajakan berjalan yang menyapa, tapi belum ada satu pun yang membuatnya tertarik untuk mengambil keputusan, hendak berlibur ke mana?

Continue reading “Agustus, Datanglah ke Toraja”

Lupa[kan] Kolesterol dkk di Rumah Makan Solata

rumah makan solata

Kuliner dan bacaan adalah dua dari tiga misi dibangunnya rumah ini yang sering terlupakan sehingga tidak dibaharui. Mumpung lagi ingat dan terbayang-bayang rasanya, maka mari kita menikmatinya dalam hayal.

“Bagaimana kalau kita bertemu di Rumah Makan Solata? Mbak suka masakan Toraja kan?”
“Boleh Bu, so pasti suka dengan masakan Toraja dan sudah lama juga nggak makan.”

Itulah potongan obrolan kala mengatur jadwal pertemuan dengan Ibu Laksamana Christina Rantetana beberapa waktu yang lalu. Meski sudah sering mendengar namanya, baru kali ini kesampaian menyambangi tempat makan yang menyajikan kuliner khas Toraja itu. Maka sesuai janji, di hari yang telah disepakati saya melangkah ke Rumah Makan Solata di utara Jakarta untuk menjumpai beliau.

Continue reading “Lupa[kan] Kolesterol dkk di Rumah Makan Solata”