Lebih Dekat dengan The Royal Town, Klang

galeri diraja sultan abdul aziz, sultan abdul aziz royal gallery, museum di klang, sejarah kesultanan selangor

Secangkir kopi hitam baru saja diantarkan ke meja. Kopi itu dipilihkan Lesley Lee, kawan berjalan yang tinggal di Klang. ”Olive, you should try their coffee. First you are taste it, it will stay for last”, katanya saat kami baru saja memilih meja kosong di antara meja – meja yang  telah penuh terisi untuk duduk di Chong Kok Kopitiam. Ini kali kedua kami bersua setelah sebelumnya di akhir April lalu, kami menikmati perjalanan bersama di Negeri Sembilan. Di meja pualam bundar yang berada di tengah kedai itu kemudian bergabung Robert Lee, suami Lesley dan Phil disusul Dhani dari MQTV juga Lily Riani, blogger Malaysia.

chong kok kopitiam, kopi klang, royal town klang, eat travel write, legend coffee in klang

Sebagai penikmat kopi yang paginya tak selalu bergantung pada secangkir kopi, ketika bertandang ke kedai kopi legendaris di satu kota; wajib hukumnya untuk mencoba secangkir kopi pilihan di kedai itu. Karena tak suka yang manis – manis saya pun memesan kopi hitam, panas. Cangkir – cangkir berisi kopi lainnya tersaji di meja. Datang bersama roti bakar dengan selai kaya dan butter yang sengaja dipesan Lesley dan Phil untuk dinikmati bersama – sama, juga beberapa potong penganan tradisional yang disediakan  untuk dikudap. Continue reading “Lebih Dekat dengan The Royal Town, Klang”