Terkenang Pixy dan Max

kuburan anjing, kuburan di bintan resort

+ Bapak ingin ditemani keliling pulau besok pagi, Nduk
Lhaaa ‘nggak bisa mbak, kami mau main sendiri saja.
+ Tapi ini permintaan khusus dari Bapak, Nduk. Kalian harus ikut
Ya embaaaaak, itu bukan permintaan tapi titah. Lagi pula, kami sudah tak ada baju ganti buat besok
+ Yo wis, besok dicarikan baju ganti tapi temani Bapak ya, Nduk
– Uwaaaat?

Bapak lagi, bapak lagi … kenapa selalu bawa-bawa nama bapak sih? Memangnya bapak nggak bisa pergi sendiri dengan teman-temannya?

tanjung berakit, bintan resort, wisata bintan
Numpang pipis di Tanjung Berakit 😉

Aku jadi ingat almarhum kakek. Kakek dan nenek tinggal di lain kota, 3 jam perjalanan dengan kendaraan umum jika tak ada jalan yang longsor. Kalau musim penghujan dan bukit-bukit yang akar pohonnya dibabat ngambek, tanah bercampur lumpur akan tumpah di jalan poros yang menghubungkan kota tempat tinggal kami ke kota kakek. Continue reading “Terkenang Pixy dan Max”