Menguji Kesabaran di Ajang Candat Sotong

candat sotong, squidjiggingtgg, terengganu

Matahari perlahan condong ke barat saat Laguna Redang yang kami tumpangi meninggalkan dermaga Pulau Redang. Raut penuh semangat terpancar dari muka peserta Terengganu International Squid Jigging Festival (TISJF) 2015. Mereka tak menghiraukan gejolak air laut yang mulai menunjukkan kegelisahannya. Yang mencoba menarik perhatian lewat goncangan yang disisakannya ketika riaknya menghempas badan kapal, namun tak cukup untuk mengalihkan semangat para pecandat sotong. Hari ini, sebagian dari mereka untuk pertama kalinya; ingin merasakan sorak para nelayan kala sotong-sotong tersangkut di ujung kail.

squidjiggingtgg, terengganu
Menuju ke Laut Cina Selatan

Sepuluh menit melaju dari dermaga, semua peserta harus berpindah ke perahu motor nelayan sesuai dengan kelompok. Masing-masing kelompok terdiri atas 10 (sepuluh) peserta ditambah dengan seorang guard yang bertugas sebagai kepala regu dan 2 (dua) awak perahu. Continue reading “Menguji Kesabaran di Ajang Candat Sotong”

Wisata Tasik Kenyir, Eco Tourism atau Ego Tourism Park?


Air adalah sumber kehidupan. Satu petuah bijak yang sudah tak asing, dipercakapkan sehari-hari hingga didengungkan dalam kampanye lingkungan hidup. Sayangnya, kesadaran dan kepedulian sebagian besar dari kita akan keberadaan air sebagai sumber kehidupan untuk masa depan hanya sebatas kata yang tercetus di mulut lalu hilang dihembus angin.

kelah sanctuary, tasik kenyir
Pembangunan sarana untuk memudahkan pengunjung menggapai Kelah Sanctuary

Di sela kegiatan Terengganu International Squid Jigging Festival (TISJF) April 2014 lalu, saya berkesempatan menikmati berwisata ke Hulu Terengganu. Destinasi yang dituju adalah Tasik Kenyir, destinasi wisata bahari andalan Malaysia yang diklaim sebagai tasik (=danau) buatan terbesar di Asia Tenggara. Continue reading “Wisata Tasik Kenyir, Eco Tourism atau Ego Tourism Park?”

Pesta Durian di Kuala Terengganu

pesta durian terengganu

Pk 10.30, keringat mengucur deras. Buah kenekatan manjat Bukit Puteri berdua Novi saat yang lain memilih mencuci mata di Pecinan. Haus mendera danĀ  botol minum tertinggal di bis, glek. Kami menyeret langkah menuju Pasar Kedai Payang mencoba mengingat petunjuk yang diberikan oleh Francis sebelum memisahkan diri di depan Bazaar Warisan.

Di depan gerbang pasar langkah terhenti sejenak. Napas memburu. Perut mulai merintih. Entah kemana larinya sarapan di Primula pagi tadi, mungkin sudah terbuang saat mendaki Bukit Puteri.

Durian Terengganu
Kuning menggoda si durian di Pasar Kedai Payang, Kuala Terengganu

“Makan duren kan mbak? Beli yuuk!” Novi yang penasaran dengan rasa durian nan seksi di depan mata, bertanya penuh harap untuk sharing.

Duluuuuu, saya termasuk penggemar berat durian. Tapi setelah merasakan mabok durian, kegemaran itu berhenti total selama lebih dari satu dasawarsa! Continue reading “Pesta Durian di Kuala Terengganu”