Ubaidilah Muchtar, Multatuli Abad 21 dari Ciseel

Reading Max Havelaar, Anak-anak Ciseel, Anak-anak Multatuli, Taman Baca Multatuli

Pagi sekali. Di luar rumah masih sepi. Saya bergegas beranjak dari tidur dan pergi ke masjid untuk shalat subuh bersama teman-teman. Usai shalat, kami lanjut jogging dan yoga di pinggir kali Cipari bersama mas Sigit Susanto. Setelah berolah raga, saya pulang mandi, berganti pakaian dan bersiap-siap. Hari ini, kami akan menyusuri jejak Multatuli. Sebelum berangkat, tak lupa saya sarapan seadanya agar tidak mabuk; nasi putih dan garam serta teh pahit. Saya pamit pada Ibu, dan bergabung dengan teman-teman di Taman Baca Multatuli. – [Catatan Nurdiyanta, 15 tahun, Kelas IX SMPN Satap 3 Sobang]

Catatan di atas disadur dari Rumah Multatuli: Kumpulan Catatan 2011 Menyusuri Jejak Multatuli, sebuah buku berisi kumpulan catatan perjalanan anak-anak Taman Baca Multatuli (TBM), Ciseel serta peserta tamu yang mengikuti kegiatan Sastra Multatuli 2011 di Ciseel (13 – 15 Mei 2011) lalu.

Ubaidilah Muchtar, Multatuli Abad 21 dari Ciseel
Ubaidilah Muchtar, Multatuli Abad 21 dari Ciseel (dok. fb Ubaidilah Muchtar, diedit dikit ;))

Continue reading “Ubaidilah Muchtar, Multatuli Abad 21 dari Ciseel”

Hijrah Saputra, Pembelajar dan Pengusaha Muda dari Aceh

Hijrah Saputra, Pengusaha Muda Aceh, Sosok Inspiratif dari Aceh

Di Aceh, kedai kopi adalah satu dari tiga ruang publik yang banyak dijumpai dan ramai bertebaran di pinggir jalan selain masjid dan kedai makan/restoran. Kedai kopi tak sekadar tempat untuk menikmati secangkir dua cangkir kopi lalu usai. Ia pula tempat tempat ide-ide yang berseliweran dipertemukan, tempat mengolah rasa dan tempat bersua. Tempat sebuah interaksi menemukan jodoh, melahirkan inspirasi dan aspirasi.

Karenanya, satu malam tatkala lidah hanya ingin menyesap rasa khas Nanggroe; bersama kawan, kami berhenti di kedai kopi legendaris Aceh, Kedai Kopi Solong, Ulee Kareng. Duduk pada sebuah meja dengan kesibukan masing-masing. Di depan saya, dua orang kawan tenggelam dalam kekusyukan menikmati makan malam yang telat. Masing-masing menghadapi sepiring nasi ditemani semangkok soto daging yang tuntas dalam sekejap. Rasa lapar saya sudah meluap, saya hanya memesan secangkir sanger (sange) dingin; semacam kopi susu yang hanya dijumpai di kedai kopi Aceh. Ine yang duduk di samping saya, tak biasa makan malam, untuknya segelas sanger dingin pun cukup untuk menemani berbincang. Continue reading “Hijrah Saputra, Pembelajar dan Pengusaha Muda dari Aceh”

Penjelajah Kuburan, Mencintai Indonesia dengan Cara yang Berbeda


Gelap mulai menyelimuti sudut-sudut Jakarta ketika pemberitahuan untuk bersiap memasuki pesawat diteriakkan melalui corong pengeras suara oleh petugas di ruang tunggu Terminal 2 Keberangkatan Internasional, Bandar Udara Soekarno Hatta. Saya membenahi backpack yang sedari tadi dibiarkan tergeletak di lantai, merapikan jaket dan mengeluarkan boarding pass untuk ditunjukkan ke petugas di depan pintu.

KLM, KLIA, penjelajah kuburan
Terbang bersama KLM

Sembari menunggu giliran menuju pesawat, tangan membolak-balik boarding pass. Memperhatikan cetakan huruf-huruf besar di pojok kanan atas yang tertera di sana, KLM Royal Dutch Airline. Seulas senyum penuh arti tergambar di bibir menyertai langkah menuju tangga pesawat meninggalkan ruang tunggu bandara. Syukur terangkai padaNya, diberi kesempatan untuk kembali bertandang ke negeri tetangga. Continue reading “Penjelajah Kuburan, Mencintai Indonesia dengan Cara yang Berbeda”

New Nissan March, Si Mungil yang Sporty


Nissan, salah satu produsen mobil terbesar di dunia yang memulai bisnisnya di Jepang. Mengembangkan sayap dan masuk ke Indonesia dengan mengusung nama PT Nissan Motor Indonesia pada 2001. Di Indonesia, Nissan bergerak dalam bidang penjualan, distribusi, penyediaan suku cadang resmi, serta layanan purna jual produk.

Pada 2013 Nissan meluncurkan satu produk barunya, New Nissan March yang masuk ke pasar Indonesia pada Nopember 2013. Dalam rangka pengenalan produk tersebut kepada calon konsumen, Nissan bekerjasama dengan Kompasiana mengadakan Rally Wisata bersama New Nissan March. Kegiatan yang diikuti oleh 28 kompasianer terpilih ini, berlangsung Sabtu (07/06/2013) diawali dengan briefing di kantor cabang Nissan MT Haryono, Jakarta Selatan yang menjadi meeting point sekaligus starting point kegiatan.

New Nissan March
David Hicks, Supervisor for Sales and After-Sales Training and Development Specialist, Nissan Motor Indonesia memaparkan keunggulan New Nissan March

Briefing diawali dengan sambutan selamat datang dari Kompasiana diwakili oleh Nurulloh, salah seorang Admin Kompasiana serta dari Nissan, Budi Nur Mukmin, GM Marketing Strategy and Communication Division. Continue reading “New Nissan March, Si Mungil yang Sporty”

Antologi Jelajah Negeri Sendiri

jelajah negeri sendiri

Memiliki buku yang diterbitkan oleh penerbit besar dan beredar di gerai-gerai buku sebagai bukti eksistensi diri adalah impian terpendam setiap penulis. Tak mengherankan jika anda menyempatkan diri datang ke satu gerai buku akan mendapati banyak buku baru bertebaran dari yang laris manis sampai yang tak tersentuh. Dari karya tunggal hingga yang dibuat keroyokan, dari roman picisan sampai catatan perjalanan, dari yang ditulis serius pun yang ngasal jadi ada. Tinggal pilih mau yang mana dan yang sesuai dengan selera.

Setelah punya buku terus ngapain? Melancarkan promosi agar buku tersebut dilirik dan diambil dari lemari pajangan untuk jadi koleksi bacaan penggemar buku. Gerakan jual diri ini dilakukan lewat blast sms, bbm, whatsapp, berbagi tautan di media sosial, promo dari mulut ke mulut dan usaha lainnya termasuk bagi-bagi buku gratis. Hasilnya? Serahkan pada pembaca untuk menilai hehe

jelajah negeri sendiri
Jelajah Negeri Sendiri (dok. Bentang Pustaka)

Usai mencandat sotong di Terengganu, kembali ke dunia nyata mendapati satu paket buku dari Bentang Pustaka teronggok di sudut meja kerja. Setelah bungkusnya disobek ternyata isinya sebuah buku bersampul biru dengan tulisan merah menyala Jelajah Negeri Sendiri, Catatan Perjalanan Merawat Nasionalisme (JNS, CPMN) Continue reading “Antologi Jelajah Negeri Sendiri”

Surat Cinta


Jumat kemarin (27/01/12) terima surat cinta dari Palmerah “selamat tulisan anda dimuat di lembar Kompasiana Freez harian Kompas…berkenan dengan itu kami membutuhkan no rekening anda bla ..bla ..bla..”

Alhamdulillah ya, sesuatu hehehe. Ini tulisan kedua yang lolos saringan admin Kompasiana untuk ikut diterbitkan dalam lembaran koran Kompas (26/01/12), surprisenya gak sama seperti waktu tulisan pertama muncul. Tulisan sebelumnya muncul di freez edisi awal, waktu itu belum ada ketentuan tema tulisan apa yang akan ditampilkan jadi gak nyangka sama sekali kalau tulisannya dipilih. Ketahuannya pun karena ada teman yang mengirimkan foto tulisannya via wazzap, baru deh buru-buru mencari Kompas dan cek akun Kompasiana ternyata ada pemberitahuan dari admin. Continue reading “Surat Cinta”

Ibu Ani,Wartawan Foto Kepresidenan RI ?


Ketika pertama kali mengenal dan merasakan nikmatnya mengabadikan suatu kejadian di depan mata dengan benda bernama kamera, hasrat untuk mereguk kenikmatan itu selalu menggebu setiap saat. Seringkali bathin ikut bergolak ketika benda pemuas hasrat itu tidak terbawa di tas sedang jari jemari mulai gatal untuk beraksi. Akhirnya agar tidak “kecolongan” kesempatan, kemana-mana selalu disimpan di dalam tas; mau digunakan atau tidak yang penting saat diperlukan ada.

Hal seperti ini wajar dialami oleh seseorang yang sedang getol-getolnya dan bergairah dengan hobi baru, demikian juga dengan Ibu Ani Yudhoyono. Sebagai manusia tentulah beliau juga sedang bergairah dengan kegemaran beliau bermain dengan kameranya. Saya perhatikan peralatan fotonya semakin meningkat dari yang hanya menenteng kamera saku, pindah ke prosumer, belakangan terlihat menggunakan DSLR. Malahan Ibu Ani sudah berhasil mengadakan pameran tunggal untuk koleksi fotonya dan meluncurkan buku fotografi The Colours of Harmony, a Photography Journey beberapa waktu lalu di Galeri Nasional Jakarta. Continue reading “Ibu Ani,Wartawan Foto Kepresidenan RI ?”