Big Lost, A Tribute to Mr Gaylord

pulau galang, pengungsi vietnam

Without the people like you and the ship that rescued us at sea. We the boat people surely would not make it.  Many of us live is the direct kindly from people like you.  You guys will also be a hero in our eyes.  therefore,  I want to say thank you and hope someday I can meet you.  [Jamie to Mr Gaylord, 27 Februari 2015]

Engkau tak akan pernah tahu apa artinya memiliki jika engkau tak pernah merasakan kehilangan, Lip. Pesan yang disampaikan oleh seorang pendeta dalam satu ibadah di Minggu pagi yang sebenarnya ingin kuhindari beberapa tahun lalu kembali terngiang. Tak ada sesuatu yang terjadi secara kebetulan, tidak pula kebetulan meski terjadi seperti kebetulan.

pulau galang, pengungsi vietnam
Lukisan di Museum Pulau Galang

Tanggul itu kembali jebol dua hari lalu, airnya deras menerjang ke segala arah. Secara fisik kita belum pernah bersua, secara waktu pertemuan kita hanya sesaat. Itu pun berbalas surat elektronik yang bila dihitung tak mencapai sepuluh jari tanganku. Namun, percakapan yang tertuang di sana telah menautkan potongan kisah perjalanan masa meski hanya berbagi lewat dunia maya. Continue reading “Big Lost, A Tribute to Mr Gaylord”