Ganefo: Rumah Mayor Cina Surabaya yang Nyaris Terlupakan

hotel ganefo surabaya, rumah mayor cina surabaya, jejak sejarah surabaya

Kami kembali ke jantung Surabaya setelah seharian membiarkan kulit terpapar panasnya kota ini. Panas yang mengingatkan pada kejadian setahun yang lalu; ketika makian dan hujatan, bahkan ancaman dipolisikan dari seseorang yang mengaku punya kuasa di sini. Siang itu masih pertengahan bulan puasa. Dirinya yang di keseharian berpakaian tertutup dari kepala hingga ujung kaki dan mengaku berpuasa, mulutnya tak henti melontarkan kata – kata yang tak pantas didengar. Dia pun meminta dengan paksa sejumlah uang yang angkanya besar, pengganti jasa beberapa nama yang batang hidungnya saja tak tampak di tempat berkegiatan. Jelas saya menolak. Tapi hari itu, saya memang harus melewati satu proses yang membuat saya sadar niat baik tak melulu akan diterima baik jika yang kita hadapi manusia yang gelap mata dan selalu mengedepankan ego, tak pernah bisa menghargai kebaikan!

hotel ganefo surabaya, rumah mayor cina surabaya, jejak sejarah surabaya

Usah takut ketika kita yakin berdiri pada sisi yang benar. Biarkan waktu yang akan membuktikannya. Jika teringat perkara satu itu, saya hanya senyum – senyum saja karena terbukti tiga bulan setelahnya yang bersangkutan berkabar, menumpahkan uneg – uneg dan penyesalannya. Kadang – kadang, orang melampiaskan amarah kepada orang lain ketika dirinya bermasalah dengan yang lain. Tak semua manusia pandai mengelola emosinya. Kitalah yang harus bijak menyikapinya.

Mbak, nggak salah mau nginap di sini? Continue reading “Ganefo: Rumah Mayor Cina Surabaya yang Nyaris Terlupakan”