Mengampuni Yang Tak Terampuni


Entah sejak kapan selalu suka dan tertarik untuk membaca tentang Africa terlebih dengan alam dan kehidupannya.  Tiga tahun lalu saat menemukan buku ini di salah satu toko buku langganan, semakin membuka mata hati untuk terus belajar menghargai sekitar.Belajar tentang kasih akan sesama dan kasih dari atas yang tak pernah habis serta mencoba memahami jalanNya. Membaca buku ini dari awal hingga akhir akan membawa jiwa kita menyelami makna hidup, keindahan kasih dan pengampunan.

Left to Tell, Mengampuni yang Tak Terampuni
Left to Tell, Mengampuni yang Tak Terampuni

Continue reading “Mengampuni Yang Tak Terampuni”

Left To Tell


Aku telah membunuh 399 kecoak, Immaculée akan menjadi yg ke 400. Jumlah yg bagus ! bunuh kecoak² .. bunuh ular² Tutsi ! teriak gerombolan milisi ekstrimis Hutu yg dikenal dengan nama Interahamwe (=mereka yg bersama-sama menyerang) dalam membantai orang² Tutsi dan Hutu moderat pada tahun 1994.

Left To Tell adalah kisah hidup Immaculée Ilibagiza yg selamat dari kejaran Interahamwe dengan bersembunyi selama 91 hari di dalam kamar mandi kecil berhimpit bersama 7 wanita sebangsanya di rumah Pendeta Murinzi seorang Hutu. Suatu perjuangan bathin untuk melawan amarah terhadap para pembunuh yg tak lain adalah sahabat, tetangga, orang² yg selama ini berhubungan baik dengan keluarganya tiba² berbalik 180 derajat menjadi bejat dan brutal menghabisi nyawa keluarganya. Continue reading “Left To Tell”