Dreamville Hostel, Tempat Beristirahat Murah dan Nyaman di KL

dreamville hostel, dreamville hostel kuala lumpur, hostel murah di kuala lumpur, hostel dekat klcc

Jelang pk 01.00 saat taksi yang kami tumpangi dari KLIA berhenti di pelataran parkir Jelatek Business Park. Kuala Lumpur bersiap menyambut pagi saat kami menyapanya hari itu. Namun, mata yang sudah lelah dan setengah tertidur, kembali menyala memandang tempat yang disediakan untuk beristirahat selama kurang lebih 6 (enam) jam transit. Niat awal untuk segera beristirahat sirna. Biru pupus pada dinding di ruang-ruang hostel telah menggodanya untuk berkeliaran di jelang pergantian hari. Biru yang selalu menenangkan hati.

dreamville hostel, dreamville hostel kuala lumpur, hostel murah di kuala lumpur

Dreamville Hostel, berada di lantai satu salah satu ruko. Menggapainya lewat anak tangga yang menyempil di antara deretan ruko. Pintu kaca yang bisa diakses dengan kunci pengaman khusus membatasinya dengan dunia luar. Keseluruhan ruangnya tak terlalu besar, tak juga sesak. Penataan ruang, pemilihan dan penempatan perabot serta perlengkapan rumah yang serasi, membuat diri nyaman dan lega untuk bergerak di dalamnya.

Continue reading “Dreamville Hostel, Tempat Beristirahat Murah dan Nyaman di KL”

4+6 Jam Meringkel di Kontener

container hotel

Kuala Lumpur International Airport (KLIA), kali kedua kaki menjejak di sini. Padatnya lalu lintas udara di Cengkareng menyebabkan antrian di landasan pacu untuk terbang. Untuk menghalau bosan waktu menunggu digunakan mengutak-atik sajian monitor kecil di sandaran bangku depan. Alhasil, tanda waktu di pergelangan tangan kanan tepat menunjukkan pk 23.45 saat kaki melangkah keluar dari badan KLM yang ditumpangi dari Jakarta.

Keluar ke ruang kedatangan sambil berlari mengejar aerotrain, tangan segera mengaktifkan HP dan mencari koneksi ke WiFi bandara. Rentetan pesan berlomba memenuhi kotak pesan, namun yang pertama dicari adalah pesan terakhir dari grup VMY2014. Lolos dari antrian panjang di bagian imigrasi, kaki bergegas menemui Edgar dan Gael; duo blogger Pilipina yang telah menanti di dekat konter pemesanan taksi. Akhirnya bertemu lagi setelah berpisah di KLIA akhir September 2013 lalu usai MTH2013. Continue reading “4+6 Jam Meringkel di Kontener”