Remembrance Day, Mengenang Mereka yang Mendahului

Jakarta War Cemetery, Commonwealth War Graves, Remembrance Day, Lois Blog Contest, Lois Indonesia

they shall not grow old, as we that are left grow old
age shall not weary them, nor the years condemn
at the going down of the sun and in the morning
we will remember them

Pernah membaca atau minimal mendengar sebait puisi di atas?

Jakarta War Cemetery, Commonwealth War Graves, Remembrance Day, Lois Blog Contest, Lois Indonesia

For The Fallen, ode yang ditulis oleh Robert Laurence Binyon dua minggu setelah benturan pertama pasukan Inggris dan Jerman terjadi di Mons usai pernyataan perang Inggris terhadap Jerman yang dikeluarkan pada 4 Agustus 1914; tanggal keramat yang menandai pecahnya perang dunia pertama (PD 1).

Beberapa jurnalis kadang keliru ketika mengutip potongan puisi di atas dalam tulisan mereka sebagai bagian dari In Flanders Field, puisi yang ditulis oleh John McCrae.

Baik For The Fallen maupun In Flanders Field, adalah puisi yang ditulis semasa PD 1, melekat dalam benak setiap orang yang terseret ke dalam emosi lewat rangkaian kata dalam puisi yang menyentuh ketika  mengenang mereka yang pergi semasa perang.

Lalu, dimana letak perbedaanya? Continue reading “Remembrance Day, Mengenang Mereka yang Mendahului”

Hari Ini 68 Tahun yang Lalu

pertempuran Surabaya

Bagi yang suka mampir kemari, pasti tak asing dengan gambar berikut meski penampakannya tak selalu sama karena gambar yang atas sengaja dipasang bergantian sedang yang di pojok kanan akan selalu ada di situ. Gambar yang sama dipajang lebih gede lagi di laman Travel Blogger Indonesia! Maaf, tulisan ini memang sengaja diawali dengan sedikit pamer gambar diri bukannya langsung ke topik yang membahas judul di atas. Eitzzz, bentar dulu; meski rada narsis gambar tak biasa ini diambil di depan tempat peristirahatan tiga orang yang namanya sering disebut kala membahas peristiwa yang terjadi 68 tahun yang lalu di bulan Oktober – Nopember di Kota Pahlawan, Surabaya. Continue reading “Hari Ini 68 Tahun yang Lalu”

Menyusuri Jejak Pertempuran Surabaya November 1945

ereveld kembang kuning, makam kembang kuning

Jakarta, 4 Pebruari 2012 Sebuah perjalanan menyusuri sejarah bangsa diawali dari Menteng Pulo, tepatnya dari makam Brigadir Jenderal AWS Mallaby, Brigadir Jenderal Robert Guy Loder-Symonds dan Letnan Philip Osborne. Mallaby tewas dalam pertempuran di depan Gedung Internatio, Surabaya pada 30 Oktober 1945; beberapa jam setelah tercapai kesepakatan antara Indonesia dan Inggris untuk mengakhiri kekacauan di Surabaya. Hingga kini tak diketahui dengan pasti Mallaby tewas karena terkena peluru pejuang Indonesia ataukah terjangan peluru dari pasukannya sendiri. Sedangkan Loder-Symonds dan Osborne meninggal dalam kecelakaan pesawat yang jatuh dan terbakar di bandara Morokrembangan, Surabaya pada 10 November 1945.

Kunjungan singkat yang berlangsung pada suatu pagi di awal Pebruari 2012 itu, menyisakan kerinduan untuk menyusuri jejak pertempuran Surabaya 1945. Continue reading “Menyusuri Jejak Pertempuran Surabaya November 1945”

Java War [Diponegoro 1825-0000], Belajar dari Perjuangan Pangeran Diponegoro


Mungkin tak banyak yang tahu hari ini 226 tahun yang lalu, di Yogyakarta lahir seorang putera raja yang dikemudian hari dikenal sebagai seorang yang pemberani, saleh & pembela kaum papa. Beliau adalah Pangeran Diponegoro putera Hamengkubuwana III yang sedari kecil diasuh oleh neneknya, dididik untuk hidup bersahaja, jujur, berjiwa pemimpin, rendah hati dan dekat dengan rakyat. Lahir dengan nama Raden Mas Ontowiryo, beliau menolak diangkat menjadi raja mengingat dirinya adalah anak dari seorang selir bukan permaisuri raja. Continue reading “Java War [Diponegoro 1825-0000], Belajar dari Perjuangan Pangeran Diponegoro”