Kenyamanan dan Keramahan Penthouse Onetel Panorama Sai Gon


Kenyamanan adalah rasa puas yang didapatkan seseorang dari sesuatu. Bisa sesama, tempat, atau benda. Meski berada di satu tempat yang sama, bergaul dengan orang yang sama, atau memegang benda yang sama; rasa nyaman yang diterima tak pernah sama pada setiap orang. Bisa saja yang seorang tak mendapatkan apa yang diharapkannya karena kenyamanan tak ditakar dengan materi. Ia bergantung pada seberapa besar skala nyaman yang kita harapkan pada sesuatu. Dinikmati dan dirasakan dengan hati. Hal ini juga berlaku ketika hendak memilih tempat untuk menginap selama melakukan perjalanan.

Kedatangan saya di Sai Gon – sekarang Ho Chi Minh City, hanya saja seperti kebanyaian warganya; saya lebih senang menyebutnya Sai Gon – sore itu disambut dengan sedikit drama. Dari Ga Sai Gon, saya memesan ojek daring untuk mengantarkan ke penginapan. Kalau dilihat dari peta, jalannya lurus – lurus saja. Tapi mas ojeknya mengambil jalan pintas yang muter – muter. Sudah dekat tujuan, dia salah belok pula! Harusnya ke kanan, dia ambil lurus menuju ke kiri. Alhasil, di simpang enam yang dijaga oleh Phu Dong Thien Vuong, dia putar balik di tengah – tengah saat arus kendaraan dari depan dan kanan berlomba bergerak. Saya tutup mata dan teriak kencang – kencang sambil memeluk gebukin badan si mas, “Wuoiiiiii! Gue gak mau mati di siniiiii!” Masnya diam saja dan terus melajukan motornya. Edun!

Benarkah kenyamanan (tinggal) itu susah didapatkan? Continue reading “Kenyamanan dan Keramahan Penthouse Onetel Panorama Sai Gon”

5 Ikon Bersejarah di Danau Hoan Kiem yang Menyimpan Cerita tentang Vietnam

ly thai to statue, the story of hoan kiem lake, history of hoan kiem lake, historical monument at hoan kiem lake

Ketika tahu saya hendak ke Hanoi, seorang kawan pejalan menyarankan,”Kamu penikmat sejarah, JANGAN lewatkan Hoan Kiem Lake! Dengan duduk – duduk saja di tepian danau, kamu akan mendapati banyak (tinggalan) kisah lalu yang akan membawa imajinasimu melanglang ke sana kemari.” Hoan Kiem menyimpan banyak cerita perjalanan sejarah dan peradaban Viet Nam, khususnya di bagian utara (dan sedikit ke tengah). Tempat yang baik untuk berkontemplasi.

Hoan Kiem Lake is the spiritual heart of Hanoi! Frasa yang sering dijumpai ketika membolak – balik ulasan tentang Danau Hoan Kiem. Sebagian besar orang akan bertutur kisah tentang pertempuran di abad ke-15 ketika Kaisar Le Loi (Le Thai To) memimpin pasukannya dengan pedang ajaib memukul mundur Tiongkok. Pedang ajaib itu diberikan oleh kura – kura raksasa yang dijumpainya ketika pergi memancing di Danau Luc Thuy (sekarang Hoan Kiem). Continue reading “5 Ikon Bersejarah di Danau Hoan Kiem yang Menyimpan Cerita tentang Vietnam”

Hoa Lo: Tak Ada Kamar Kosong untuk Staycation di The Hilton Hanoi

hoa lo prison, the hilton hanoi, night at the hoa lo prison, museum must visit in hanoi

Satu petang di awal musim semi 1941. Seorang perempuan muda digiring beberapa lelaki berseragam melewati gerbang Maison Centrale. Langkahnya pendek – pendek. Kedua tangannya menggantung di depan, disatukan dengan borgol. Dua orang tentara Prancis mendorong – dorong badannya dari belakang dengan popor senapan agar ia berjalan lebih cepat. Matanya awas pada setiap pasang mata yang menyambut kehadirannya dengan penuh selidik. Tatapannya dingin. Tak sedikitpun menunjukkan gentar.

+ Pham Thi Van!
–  Dung

Seorang petugas lain datang mendekat, memberinya dua setel pakaian untuk dikenakan selama dirinya berada di Maison Centrale. Ia juga mendapatkan selembar selimut wol yang tak terlalu tebal untuk menghangatkan tubuhnya dari dingin di malam hari. Ada cap khusus pada pakaian yang diterimanya. Huruf MC – singkatan dari Maison Centrale – tercetak besar pada baju dan celananya; penanda dirinya bukan tahanan biasa. Continue reading “Hoa Lo: Tak Ada Kamar Kosong untuk Staycation di The Hilton Hanoi”

Kehidupan Bergereja di Vietnam

church in hanoi, church history in vietnam, old church in vietnam

Satu Minggu sore di awal Juni 2019, saya meniatkan untuk ikut ibadah di Stone Church Sa Pa, gereja yang dibangun pada 1934 oleh Prancis. Satu dari sangat sedikit tinggalan sejarah yang masih berdiri kokoh di jantung Sa Pa (kadang ditulis Sapa), kota kecil yang sejuk di utara Vietnam.

Nama Sa Pa (Cha Pa) mulai dikenal pada awal 1900 ketika Prancis memasuki wilayah Lao Cai dan membangun markas militernya di sebuah bukit di kaki gunung Ham Rong. Alamnya yang hijau dengan hawa sejuknya membuat Sa Pa dibangun sebagai destinasi medis dan pelesir bagi orang – orang Prancis yang memerlukan tempat bersantai dan beristirahat dari kepenatan Hanoi. Berbagai fasilitas pun dibangun seperti rumah – rumah peristirahatan, gereja, sanatorium militer, hotel, vila, juga kantor – kantor cabang pemerintahan.

Continue reading “Kehidupan Bergereja di Vietnam”

My Son: Rindu yang Tak Tuntas

my son sanctuary, the history of cham kingdom, jejak campa di Vietnam,sejarah kerajaan Campa

My Son menguatkanku mengambil keputusan mampir ke Hoi An dan melewatkan Da Nang. Sejak mendengar dan membaca kisah – kisah romantis tentangnya, aku merindukan waktu untuk menjumpai dirinya berdiri gagah menyambut mentari yang perlahan – lahan turun menyingkap selimut kabut dan memeluknya dengan hangat di lembah Hon Quap.

Terberkatilah pepohonan rindang yang memagari dan meneduhkan pekarangannmu. Terberkatilah akar – akar pepohonan yang mencengkeram kuat – kuat ke dalam tanahmu. Yang bersetia menyimpan air untuk My Son, menjadikan daerah aliran sungai Thu Bon tak pernah kering mengaliri penjuru negeri hingga bermuara di Hoi An sebelum mengalir lepas ke Laut Cina Selatan sedari berabad – abad lalu.

Aaaah … membayangkannya saja hati berdesir, bangkitkan hasrat tuk bersegera menemuimu, My Son. Continue reading “My Son: Rindu yang Tak Tuntas”

Mengakrabi Transportasi Publik Vietnam dan Kamboja

shuttle bus lao cai to sapa, public transportation sapa, public tranportation vietnam

Urusan transportasi adalah perkara krusial yang harus dipertimbangkan seorang pejalan ketika hendak bepergian di samping penginapan dan makan. Ketiga komponen tersebut memegang peran cukup besar dalam urusan geser menggeser lubang ikat pinggang aka urusan berhemat dalam perjalanan.

Naik transportasi publik, pilihan bijak untuk menyiasati membengkaknya ongkos perjalanan. Sebuah pemikiran yang menjadi poin penting saat pengambilan keputusan moda angkutan apa yang baiknya dipilih untuk berpindah dari satu kota ke kota berikutnya ketika hendak mengeksekusi rencana perjalanan Vietnam – Kamboja tempo hari. Continue reading “Mengakrabi Transportasi Publik Vietnam dan Kamboja”

Muncak pada Musim Penghujan di Titik Tertinggi di Indocina, Fansipan Mountain

fansipan cable car, fansipan mountain, trekking to fansipan mountain, ticket fansipan cable car, summit di fansipan mountain

Saya mendapati kabar Fansipan sewaktu mulai memikirkan rencana perjalanan ke Vietnam tempo hari di laman pengelola perjalanan lokal. Dari menggali informasi di sana sini, muncak di Fansipan Mountain jadi salah satu alasan memasukkan Sapa ke itinerary agar tak pulang membawa sesal. Alasan lainnya tentu saja menjajal sleeper train Hanoi – Lao Cai dan trekking ke perkampungan etnis minoritas yang mendiami lembah Muong Hoa.

The roof of Indochina, nama lain yang disematkan pada puncak Fansipan (3.143 mdpl), titik tertinggi di Indocina – sebutan untuk 3 (tiga) negara federasi yang dibentuk Perancis pada 1887: Kamboja, Laos, dan Vietnam – adalah rangkaian kaki pegunungan Himalaya di kawasan Taman Nasional Hoang Lien Son. Dulu, orang – orang harus berjalan kaki naik ke puncak Fansipan selama 2 – 3 hari. Meski sampai sekarang para pendaki gunung masih senang berjalan kaki, bagi pejalan yang kakinya enggan diajak trekking jauh – jauh apalagi naik – naik ke puncak gunung; dapat memilih cara yang praktis dengan Fansipan Legend Cable Car!

fansipan legend cable car, fansipan mountain, harga tiket fansipan cable car
Dok. befreetour

Continue reading “Muncak pada Musim Penghujan di Titik Tertinggi di Indocina, Fansipan Mountain”

Lustig Hostel: Kemewahan Penginapan Murah nan Nyaman di Sa Pa

lustig hostel sapa, best hostel in sapa, lustig hostel

Ada kawan pernah bertanya begini,”Lip, kalau bepergian enaknya menginap dimana ya? Hotel atau hostel?” Sebelum menjawab, saya balik bertanya beberapa hal padanya. “Emang loe mau jalan – jalan kemana? Bikin anggaran untuk perjalanan, gak? Dari anggaran tersebut, loe bikin alokasi untuk penginapan, transportasi, konsumsi, dan biaya senang – senang, gak?” Maaf, saya memang orangnya sangat perhitungan meski untuk perjalanan senang – senang ke tempat yang tak jauh dari rumah. Dari seorang kawan yang lain, saya pun mendengar cerita seorang kawan berjalan padanya kalau si Olip itu, duit parkir seribu perak aja dicatat di laporannya! 🙂

lustig hostel sapa, best hostel in sapa. hostel murah di sapa
Kamar saya, di pojok, tepat di atas bendera itu

Begini, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan ketika mencari – cari tempat menginap saat hendak bepergian. Baiknya pilihlah penginapan yang tarifnya terjangkau isi dompet, artinya sesuai anggaran perjalanan, lokasinya strategis – ini tergantung dari kegiatan yang dilakukan selama bepergian – agar biaya yang dikeluarkan tak memengaruhi pos – pos lain yang sudah dianggarkan. Continue reading “Lustig Hostel: Kemewahan Penginapan Murah nan Nyaman di Sa Pa”

Oh Maaak! Over Tourism, Spot Instagenik Hanoi Train Street DITUTUP

hanoi people, vietnam military museum, over tourism in vietnam, hanoi train street, where is hanoi train street

Duluuu, saya berpikir Vietnam itu benar – benar seperti Indonesia jaman 70-80an karena mendengar cerita orang – orang yang pernah ke sana, katanya begitu. Karenanya waktu berencana untuk melakukan perjalanan ke Vietnam, sempat menghitung kancing baju: jalan – tidak – jalan – tidak – JALAN! Yup, jalan meski sendiri agar bisa melihat dengan mata sendiri keseharian di negeri Paman Ho itu.

hanoi people, vietnam military museum, over tourism in vietnam, hanoi train street, where is hanoi train street

Setelah memantapkan hati, barulah memikirkan itinerary terutama memilah tempat – tempat menyenangkan yang ingin dikunjungi selama di sana. Masalahnya, saya golongan pejalan yang malas mendatangi tempat – tempat yang dibanjiri pengunjung yang tak ingin ketinggalan kereta karena telat mengunjungi tempat yang sedang menjadi perbincangan orang ramai. Sementara jika bertanya ke Om Gugel, baiknya kemana ya? pasti jawabannya Top 10 bla .. blaa .. blaaa .. , Top 20 dubi dubi dam .. dll; yang isinya informasi seputar tempat – tempat itu juga. Kalau sudah begitu, biasanya saya mengikuti kata hati saja memilih “menyesatkan” diri. Continue reading “Oh Maaak! Over Tourism, Spot Instagenik Hanoi Train Street DITUTUP”