Melongok Sejarah Bisnis Kerajinan Timah Royal Selangor

royal selangor, visitor centre royal selangor, visit malaysia 2020, sayangi kuala lumpur

Seorang pelancong dari Cina datang ke Malaysia dan mengunjungi Visitor Centre Royal Selangor. Usai berkeliling, ia bersua dengan seorang perempuan yang sedang berbagi kisah teko teh keberuntungan, salah satu koleksi museum Royal Selangor kepada pengunjung lain. Teko itu ditemukan seorang penduduk di Kajang, salah satu kota di Hulu Langat, Selangor semasa perang dunia kedua. Teko tersebut telah menyelamatkan penemunya dari timah panas yang mendesing di atas kepalanya saat ia merunduk untuk meraih teko dari tanah. Karena bentuknya menyerupai buah melon, teko itu kemudian dikenal dengan melon teapot. Satu hari, di tahun 1970, saat membawa teko yang telah menyelamatkan nyawanya ke perajin timah untuk dipoles, para perajin mengenali cap Ngeok Foh yang tertera di dasar teko. Beberapa tahun kemudian, di jelang kematiannya; melon teapot dikembalikan oleh penemunya kepada penerus Ngeok Foh.

royal selangor, visitor centre royal selangor, visit malaysia 2020, sayangi kuala lumpur

Si pelancong yang terpana dengan cerita perempuan itu, sontak berseru,”Aaaah, sekarang saya tahu, sekarang saya tahu!”
Apa yang kamu tahu?” tanya perempuan itu.
Ya .. sekarang saya tahu,” jawab si pelancong. Continue reading “Melongok Sejarah Bisnis Kerajinan Timah Royal Selangor”

Bike with Elena: Mengayuh Sepeda Menyusuri Jejak Masa yang Tersembunyi di Kuala Lumpur

bike with elena, bersepeda di kuala lumpur, gowes heritage

Kami datang satu jam lebih lambat dari janji pertemuan dengan Elena karena menunggu beberapa kawan yang perjalanannya tersendat oleh kemacetan di Senin pagi ke tempat berkumpul di Malaysia Tourism Centre (MaTiC). Matahari mulai meninggi. Agar tak berlama – lama terpapar matahari, Elena mengajak kami untuk berkumpul di seberang Kuala Lumpur City Gallery. Ia mengenalkan dirinya dan dua lelaki yang menemaninya pagi itu, Hau Young dan Kookkeong Fong a.k.a KK. Mereka bertiga akan mengawani kami berkeliling Kuala Lumpur dengan bersepeda.

bike with elena, bersepeda di kuala lumpur, obike kuala lumpur, gowes heritage
Bike with Elena ki-ka: Elena Mei Yun, Hau Young, dan Kookkeong Fong a.k.a KK

Elena Mei Yun yang senang bepergian dengan bersepeda, mengenalkan Bike with Elena dengan mengemas paket perjalanan wisata bersepeda di Kuala Lumpur dan sekitarnya sejak 2015 lalu. Untuk memudahkan pejalan, Elena juga menyediakan sepeda untuk dipinjamkan.

Continue reading “Bike with Elena: Mengayuh Sepeda Menyusuri Jejak Masa yang Tersembunyi di Kuala Lumpur”

Sky Mirror, Salar de Uyuni Kuala Selangor

sky mirror, sasaran beach, rentak selangor, Salar de Uyuni

Mata masih setengah tertidur ketika bus yang kami tumpangi berhenti di area parkir Dermaga Sungai Buluh, Jeram. Meski sempat pulas dalam perjalanan dari The Kabin ke Jeram, badan masih saja merindukan pembaringan. Turun dari bus, perut ikut – ikutan pula berkicau. Tak peduli sudah diberi sebungkus roti Bun Sambal Bilis dan sekotak susu coklat cair sebelum beranjak dari hotel, tetap saja ia merajuk dan berharap menemukan jajanan pasar di sekitar dermaga. Sayangnya, tak tampak sedikit pun tanda – tanda kehidupan di dermaga pagi itu. Setelah disuap sebungkus (lagi) Bun Sambal Bilis, ia mulai tenang dan mau bersabar menanti perahu motor yang akan ditumpangi ke Sasaran, satu tempat di tengah laut sana.

sky mirror, rentak selangor, sasaran beach,  Salar de Uyuni

Saya tak sempat mengecek kenapa hari ini mesti berangkat pagi – pagi ke Sasaran. Namun selentingan yang santer beredar sejak semalam membuat penasaran. Kata mereka bila belum kesampaian ke Salar de Uyuni, sasarlah Sasaran!

Continue reading “Sky Mirror, Salar de Uyuni Kuala Selangor”

Lorong Berhantu Kellie’s Castle

kellie's castle, william kellie smith, anna and the king, wowperak

Kellie’s Castle disebut – sebut oleh perkumpulan paranormal dunia sebagai tempat kedua paling menyeramkan di Malaysia. Benar nggak sih?

Penasaran, dalam perjalanan menuju Ipoh pertengahan Juni lalu, saya mampir untuk membuktikan informasi yang bertebaran di dunia maya mengenai tempat – tempat kesenangan makhluk dari alam lain menampakkan diri di Kellie’s Castle.

kellie's castle. wow perak, wow ramadan, visit perak 2017, william kellie smith
Yuk, yang mau cari hantu sini 😉

William Kellie Smith died of pneumonia in Lisbon, Portugal and was buried in the British Cemetery. Nevertheless, it is said that his spirit roams at night, especially along the coridors, guarding his great mansion.

Jeng .. jeeeeeng! Serius ini dikasih pengumuman tempat berhantunya?

Continue reading “Lorong Berhantu Kellie’s Castle”

‘Ngabuburit di Perak, dari Mencari Takjil hingga Bertandang ke Situs Bersejarah

Masjid Ubudiah, Masjid Ihsaniah Iskandariah, Masjid Tua di Perak, Pesta Panjut, WOWPerak, WOWRamadan, Visit Perak 2017

Tiada terasa Ramadan yang datang sekali setahun, segera pamit. Sebelum Ramadan berlalu, nak berbagi sedikitlah cerita perjalanan ‘ngabuburit di Negeri Jiran, Malaysia; minggu lalu. Ini kali kedua saya menjejak di Perak, negara bagian Malaysia yang letaknya di bagian barat. Di sebuah hotel di Ipoh, ibukota negeri Perak, kota keempat terbesar di Malaysia; – kata local guide yang menemani berkeliling – saya tinggal selama 4 (empat) hari. Sejarah mencatat, Ipoh adalah kota yang tata kota dan keberadaannya sedari awal dirancang dengan baik pada awal abad ke-20 saat Inggris mulai menjamah wilayah ini. Bila nak ingin melihat bagaimana apiknya pemerintah Inggris menata Ipoh, berjalan – jalan dan lihatlah jejaknya di kawasan kota tua Ipoh.

visit perak 2017, wowperak, wowramadan

Tradisi bulan puasa di Perak (dan Malaysia pada umumnya), tak jauh berbeda dengan yang berlaku di Indonesia. Namanya juga negeri serumpun, pastinya ada tradisi hari raya serta hari – hari besar agama lainnya yang mirip – mirip. Selama di Perak, Tourism Perak dan Gaya Travel mengajak saya ngabuburit berkeliling Ipoh dan Kuala Kangsar untuk menikmati suasana ramadan. Continue reading “‘Ngabuburit di Perak, dari Mencari Takjil hingga Bertandang ke Situs Bersejarah”

Keliling Kuala Lumpur dengan Helikopter

keliling kuala lumpur dengan helikopter, wisata udara kuala lumpur, naik helikopter di kuala lumpur

Semasa kecil dulu saya tak bosan – bosannya kagum acap kali ada helikopter mendarat di lapangan bola di depan rumah. Bahkan kalau mendaratnya di lapangan lain, yang tak terlalu jauh dari rumah; saya dengan senang hati akan berlari menuju lapangan itu demi melihatnya mendarat dan rela menunggu di balik pagar hingga ia beranjak pergi. Kehadiran helikopter di kota kecil tempat saya lahir menjadi salah satu hiburan dan tontonan yang menarik. Tak jarang, bila lapangan tempatnya mendarat dilapisi dengan pasir, maka saat pulang ke rumah, kepala pun penuh dengan pasir, potongan rumput, dan tanah yang terkena hempasan angin baling – baling helikopter.

ascend skytour, wisata udara malaysia, naik helikopter di kuala lumpur

Saya tak terlalu suka ketinggian. Ketinggian kadang membuat kaki gemetar. Tapi saya juga menyimpan rasa penasaran, bagaimana rasanya berada di ketinggian, duduk di dalam kokpit helikopter?

Continue reading “Keliling Kuala Lumpur dengan Helikopter”

Wisata Kereta Lembu Kampung Balik Bukit, Melaka

kereta lembu melaka, fabulous melaka, kampung balik bukit melaka

Dulu ketika kendaraan bermotor belum berkeliaran di jalan, masyarakat Melaka menggunakan moda transportasi dengan tenaga hewan – biasanya lembu atau kuda – untuk bepergian jarak jauh. Kendaraan beroda dua dengan pedati/gerobak kayu yang ditarik oleh satu atau dua ekor lembu. Oleh masyarakat setempat, kendaraan ini dikenal dengan nama kereta lembu.

kereta lembu melaka, fabulous melaka, kampung balik bukit melaka
Gini nih kalo orang Filipina dan Tiongkok keliling kampung dengan kereta lembu (dok. Hasif Hamsyari)

Masa itu, ketika kereta lembu adalah satu – satunya alat transportasi, jika hendak ke Melaka, masyarakat dari Kampung Balik Bukit harus berangkat pagi – pagi sekali dan baru sampai di tujuan ketika petang datang. Jika dibandingkan saat ini, dengan naik mobil atau bus waktu tempuhnya hanya 30 menit saja. Meski sudah bukan masanya lagi bepergian dengan kereta lembu, Shamsudin Abdul masih setia membuat kereta lembu. Di belakang rumahnya, di Kampung Balik Bukit, Shamsudin memiliki bengkel kerja namun tak setiap hari ada kegiatan di bengkel itu karena dirinya hanya akan menyibukkan diri di bengkel itu menyiapkan kereta lembu berdasarkan pesanan. Continue reading “Wisata Kereta Lembu Kampung Balik Bukit, Melaka”

Generasi Muda Menuju Transformasi Nasional 2050

auya 2017, fabulous melaka, famosa melaka, bastion

Menyiapkan generasi muda menjadi pemimpin masa depan harus dimulai dari sekarang dengan melibatkan mereka dalam diskusi rancangan masa depan serta mengajak mereka ikut memikirkan solusi bagi permasalahan yang mungkin saja muncul dari penerapan rancangan yang dibuat saat ini. Karenanya generasi muda harus diberi ruang dan kesempatan untuk berkreasi, membekali diri dengan keterampilan dan keahlian serta memiliki pola pikir yang mumpuni.

auya 2017, fabulous melaka, famosa melaka, bastion

Pada pembukaan konferensi Asia Urban Youth Assembly (AUYA) 2017 yang berlangsung di Hotel Hatten, Melaka 25 Maret 2017 lalu; Wakil Perdana Menteri Malaysia YAB Datuk Sri Utama Dr. Ahmad Zahid bin Hamidi dengan gamblang mengungkapkan langkah konkrit pemerintah Malaysia menyiapkan generasi mudanya menuju era transformasi nasional 2050 (NT2050). Beliau menguraikan 3 (tiga) tren permasalahan yang akan menjadi tantangan di masa datang yang perlu disadari dan diantisipasi generasi muda dari sekarang:

Continue reading “Generasi Muda Menuju Transformasi Nasional 2050”

Berkenalan dengan Master Siow

master of lion dance, master siow, rentak selangor, tari barongsai

Lelaki tengah baya itu terlihat asik bermain dengan tang, paku, dan seutas kawat di tangannya. Tak sedikit pun terganggu dengan langkah banyak orang yang datang berdiri melingkar di belakangnya, menantinya berpaling dari keasikannya itu.

master of lion dance, master siow, rentak selangor, tari barongsai

Siow Ho Phiew, usianya sudah melewati angka 60. Ia akrab disapa Master Siow – nama itu tertulis di belakang kaos kuning yang dikenakannya siang itu – akhirnya tersadar akan keberadaan orang lain di dalam ruang kerjanya. Diletakkannya perkakas yang sedari tadi digenggamnya, memutar badan lalu menempelkan pantat di ujung meja sebelum mulai bercerita. Ia berhemat bercakap Melayu, lebih banyak bertutur dengan bahasa Mandarin. Ia banyak berbagi kisah menarik hingga yang menggelikan yang berhasil mengalihkan konsentrasi dari hawa panas karena kipas angin besar yang bergelantungan di dinding tak sanggup lagi menyejukkan ruang yang kami sesaki.

Continue reading “Berkenalan dengan Master Siow”

[Rentak Selangor] Warisan Budaya Jawa, Andalan Wisata Selangor 2017

rentak selangor, kuda kepang, kerasukan, discover selangor, gamelan

Dua jam berlalu sejak Wak Rusli menengadahkan wajah dan mengangkat tangannya meminta persetujuan para dewa alam semesta untuk hadir di tengah warga yang sudah berkumpul. Sejak kemenyan dibakar di dalam sebuah nampan yang juga berisi sesembahan dan diletakkan di tengah – tengah tanah lapang, di depan topeng sisingaan. Asapnya membubung ke langit, wanginya terbang dibawa angin yang bergerak pelan – pelan. Satu per satu pemain Kuda Kepang, tarian yang akan dipertunjukkan malam itu, bersimpuh di depan nampan, membasuh mukanya dengan asap yang terus saja meliuk – liuk. Itulah ritual magis yang dilakukan sebelum hajatan Kuda Kepang digelar di Homestay Haji Dorani, Kampung Sungai Besar, Selangor.

rentak selangor, kuda kepang, kerasukan, discover selangor

Gendang ditabuh, gending dibunyikan, suara gong melolong memecah senyap. Para penari mulai mengayun langkah satu – satu. Maju, mundur, berputar, dan berkeliling membentuk lingkaran. Pergantian gerak mengikuti hentakan cemeti. Dua jam pentas disertai suasana magis, makin malam semakin mencekam. Pada tiga puluh menit terakhir, saya menahan napas. Mungkin sebagian yang berkumpul juga menahan napas, menanti dengan was – was apa yang akan terjadi selanjutnya saat Wak Rusli kembali turun ke tengah lapangan untuk “membebaskan” tubuh – tubuh yang sudah diisi dan ditumpangi kekuatan magis sehingga melakukan gerakan tak biasa tanpa merasa lelah. Bulan malu – malu menyingkap tirai awan yang menyelubungi tubuhnya, kembali bersinar di atas kepala.

Continue reading “[Rentak Selangor] Warisan Budaya Jawa, Andalan Wisata Selangor 2017”