SmartTraveller, Asuransi Perjalanan untuk Pejalan

kellie's castle, asuransi perjalanan, visit perak 2017

Bagi sebagian besar orang Indonesia, mendengar kata asuransi  serupa berhadapan dengan makhluk luar angkasa yang menyeramkan. Hal ini didukung pula dengan cara pendekatan para agen asuransi yang lebih banyak mendongkolkan ketika menawarkan produknya. Benar atau betul?

asuransi perjalanan, smarttraveller insurance, memilih asuransi perjalanan
Keliling dunia dengan nyaman tanpa rasa khawatir

Kawan saya paling jengkel berhadapan dengan agen asuransi. Satu hari, dirinya harus bepergian sendiri menggunakan pesawat. Dirinya takut ketinggian, ia pun selalu was – was bila harus pergi jauh meninggalkan rumah. Hal pertama yang dilakukannya saat masuk ke dalam terminal keberangkatan di bandar udara (bandara) adalah menanggalkan semua kejengkelannya di dekat pintu masuk. Ia mendekati meja agen asuransi, tanpa berbantahan dibelinya asuransi yang ditawarkan.

Gue takut kalo pesawatnya jatuh, anak istri gue siapa yang ngurus,Lip? Continue reading “SmartTraveller, Asuransi Perjalanan untuk Pejalan”

Mari Berlari di Toraja Marathon 2017

toraja marathon 2016, toraja marathon 2017, toraja marathon

Kamu suka lari?
Bukaan, bukan lari dari kenyataan. Bukan pula lari sekuat tenaga karena dikejar anjing. Tapi berlari dalam arti yang sebenar – benarnya BERLARI, berolah raga, dan berlomba untuk menggapai garis finish. Jika demikian adanya, info berikut penting buat kamu yang senang berlari dan menikmati pemandangan eksotis.

toraja marathon 2016, toraja marathon 2017, toraja marathon
Dok @desmanmendrofa

Tahun ini, PT Laga Toraja Mendunia kembali menggelar lomba lari marathon melintasi kawasan destinasi wisata eksotis di Toraja; Toraja Marathon 2017. Di tahun kedua ajang lomba full marathon pertama di Sulawesi ini digelar, panitia lomba menargetkan 1,500 pelari dari dalam dan luar negeri akan meramaikan Toraja Marathon 2017 yang akan dilaksanakan pada 29 Juli 2017 mendatang.

Continue reading “Mari Berlari di Toraja Marathon 2017”

Run the Toraja’s Trail

toraja marathon, toraja marathon 2016, trek lari toraja, sport tourism toraja, destinasi wisata toraja

Lari telah menjadi gaya hidup dan membudaya di kalangan generasi masa kini. Bahkan dalam dua tahun belakangan, ragam lomba lari selalu mendapat sambutan yang hangat dari para pelari baik yang profesional mau pun penggembira lari. Yang biasanya mengisi akhir pekan dengan jalan pagi, mulai ikut color run, lalu beranjak ke lomba yang lebih serius dengan mengambil jarak pendek. Ketika tantangannya mulai dirasa kurang, ada yang mulai menjajal trail run atau lari lintas alam. Sehingga bukan kejutan lagi kala mendapati seorang kawan yang sedang jatuh cinta pada trek lari dan bermukin di Australia rela pulang pergi Sydney – Jakarta HANYA untuk mengisi akhir pekan dengan mengikuti berbagai ajang lari di tanah air.

toraja marathon, toraja marathon 2016, trek lari toraja, sport tourism toraja, destinasi wisata toraja
Trek lari yang unik di perkampungan adat Toraja (dok. panitia Toraja Marathon 2016)

Berlari melintasi kawasan urban, perkebunan teh, bebukitan yang hijau pun sudah menjadi bagian dari gaya hidup. Namun pernahkah terbayang, berlari di antara menhir-menhir yang menjulang tinggi di kiri kanan jalan, menyusuri persawahan, melintasi perkampungan adat yang berusia ratusan tahun, menyapa jejeran makam kuno dengan selaksa kisah yang terekam di dinding-dinding gua yang membisu sembari menghirup hawa pegunungan dan menyapa gemericik air sungai di sela deru napas?
Continue reading “Run the Toraja’s Trail”

#TBIGath1: Bertemu, Tertawa lalu Curhat


Pernahkah terbayang cangkang telur yang biasanya dibuang setelah isinya dikeluarkan untuk dibuat telur dadar, campuran kue dan sebagainya dapat disulap menjadi pernak-pernik yang cantik bahkan menjadi wadah untuk cincin berlian? Bagaimana mengosongkan telur agar cangkangnya tak rusak? Sepertinya pikiran itulah yang berkeliaran di kepala Adlienz siang itu. Ia terpaku di ujung meja. Badannya sebentar dilipat sebentar tegak. Daun matanya selang-seling membelalak lalu memicing, sesekali dikucek dari balik kaca mata yang kadang melorot.

atrasina adlina, travel bloggers indonesia
Adlienz yang katanya kalem (dok. Taufan Gio)

Berada di ruang semi terbuka dengan perut penuh selepas diisi makan siang, dibuai semilir angin membuat mata sedikit susah untuk diajak berkonsentrasi. Adlienz tak sendiri, beberapa pasang mata yang duduk bersama di ruang itu mulai menunjukkan gejala yang sama hingga keajaiban terjadi. Continue reading “#TBIGath1: Bertemu, Tertawa lalu Curhat”

Sindrom Daring, Kala Rasa Tersaingi Eksistensi

ketergantungan online, update status

Bulan lalu ketika melakukan perjalan ke satu kota, saya mendapat akomodasi di sebuah hotel yang besar dan mewah. Meski hotelnya sudah tua namun jejak kejayaannya masih terlihat dengan jelas, terlebih hotel tersebut menjulang di pusat kota. Bersama dua orang teman jalan, kami berbagi sebuah kamar apartment suites yang dilengkapi 3 (tiga) ruang tidur. Satu kamar utama dengan kamar mandi sendiri serta dua kamar yang dihubungkan dengan kamar mandi untuk berbagi. Ruangan lain yang ada di dalam kamar besar itu adalah ruang pantry lengkap dengan perkakas dan perlengkapan dapur, ruang tamu, ruang makan dan toilet khusus tamu.

Dengan segala fasilitas mewah tersebut, malam harinya, bergantian kami sibuk mengangkat telpon dan menghujani petugas front desk kenapa tak ada akses bebas ke jaringan nirkabel? Jawaban yang kami terima sungguh mengejutkan karena untuk mendapatkan fasilitas tersebut, penghuni kamar dikenakan biaya tambahan sebesar Rp 60,000 per hari/pengakses. Continue reading “Sindrom Daring, Kala Rasa Tersaingi Eksistensi”

71% Pejalan Gunakan Informasi Daring Sebagai Panduan Wisata

Bobby Ertanto, seo, agoda

Beberapa hari yang lalu saat membuka linimasa media sosial, saya dikejutkan oleh gambar nisan dengan tulisan RIP BLOG yang tersaji di depan mata. Tautan yang dibagikan di sana menuai komentar para penggiat daring dengan beragam minat. Penulis tautan tersebut mengklaim bahwa, dunia blog akan segera habis masanya. Itu sebabnya, dia melengkapi ulasannya dengan menambahkan gambar nisan.

Bobby Ertanto, seo, agoda
Kk Bobby Ertanto dok. Virus Traveling

Benarkah masa kejayaan blog akan usai? Saya menekuni dunia blog semenjak awal 2000, kala geocities masih ada, ketika tripod sempat berjaya hingga multiply yang booming dan menarik minat banyak pejalan memanfaatkan media gambar yang tersedia di sana untuk berbagi dokumentasi perjalanan. Pada 2012, secara mengejutkan multiply mengubah konsep dan tidak bersahabat lagi dengan para pejalan; banyak blog kemudian mati suri lalu hilang. Mereka yang tetap bertahan mengikuti passion berbagi di daring, pontang-panting mencari lahan baru untuk memindahkan hartanya dari rumah lama dan menatanya kembali. Mereka yang survive inilah yang tidak terima jika ada yang mengatakan blog akan berakhir.
Continue reading “71% Pejalan Gunakan Informasi Daring Sebagai Panduan Wisata”