Tags

, , , ,


Seorang kawan pernah mengeluhkan perjalanannya ke Toraja tak seperti cerita orang – orang yang kembali dari sana dengan banyak kisah menyenangkan. Kisahnya lebih banyak drama! Dalam perjalanan menuju Toraja, rombongannya diajak mampir dulu ke beberapa tempat di sekitar Makassar yang dilewati dalam perjalanan ke tempat tujuan utama. “Tak nyaman dan programnya dipaksa – paksakan agar semua tempat itu didatangi,” keluhnya. Dengan santai saya jawab, ”Kamu ikutan famtrip, kan? Dinas gak mau rugilah, bro! sudah mengeluarkan dana banyak untuk menerbangkan kamu ke Sulawesi, pasti dibuatkan paket komplit gempor ha .. ha...”

coto makassar bandara hasanuddin, makan coto makassar enak dimana, enaknya coto makassar, kuliner asik di makassar

Tapiiiii .. kamu paham kan maksudku, Lip? Sebagai sesama “tukang protes” di beberapa perjalanan, saya sangat paham. Sayangnya tidak semua pengelola perjalanan – apalagi yang dikemas dengan embel – embel promosi – bisa memahami keinginan sederhana pejalan untuk menikmati satu destinasi wisata tanpa tergesa – gesa berpindah ke destinasi berikutnya. Karena, target mereka sebisa mungkin semua tempat yang ingin dipromosikan disambangi walau dengan waktu terbatas TANPA peduli jarak dan kenyamanan peserta berikut kendaraan yang ditumpangi menuju tujuan. Paling aman, berjalanlah sendiri!

Jadi, kalau ingin mampir – mampir di sekitar Makassar di perjalanan menuju Toraja, baiknya ke mana, Lip?

1 – Makan Coto Makassar
Ada banyak destinasi wisata di Makassar. Jika waktumu terbatas, baiknya mampirlah ke tempat – tempat yang tak jauh dari Sultan Hasanuddin, Bandar Udara (bandara) Internasional Makassar. Yang bisa dijangkau dengan cepat, kuliner! Kata orang Makassar, belum pi lengkap kedatangan ta’ di Makassar bila belum ki’ makan Coto Makassar.

Di mana tempat mencicipi Coto Makassar yang aduhai nikmatnya di Makassar? Coto Nusantara, di seberang Pelabuhan Makassar. Dari Bandara Hasanuddin, kamu bisa menumpang bus DAMRI. Bila tak kuat menahan lapar mengikuti rute bus Damri yang jalannya berputar – putar keliling kota untuk sampai ke tujuan, kamu bisa memesan taksi bandara atau taksi daring. Dengan menumpang taksi, perjalanan dapat dipangkas lewat tol dari mulut bandara dan keluar di depan pelabuhan.

coto makassar bandara hasanuddin, makan coto makassar enak dimana, enaknya coto makassar, kuliner asik di makassar

Aduh, sudah lapar banget, Lip! Ada gak yang jualan coto di bandara?

Ada. Keluar dari terminal kedatangan, berbeloklah ke kanan hingga bertemu restoran A&W. Janganlah mampir di situ karena mereka tak menyediakan menu yang kamu cari. Numpang lewat saja. Beberapa langkah dari situ kamu akan ketemu kedai coto di pojokan. Bumbu cotonya terasa enak di lidah. Ketupat dan Burasa-nya juga enak. Tempatnya tak terlalu lega. Hanya ada 4 (empat) meja dengan sedikit bangku yang digunakan bersama yang menambah sesak ruang gerak di dalam kedai.

Jika tempat itu penuh, carilah petunjuk menuju ATM Centre. Di samping ATM Centre ada kedai makan yang tak pernah saya hapal namanya tapi menyediakan kuliner Makassar seperti Coto Makassar, Sop Konro, Pallubasa, dan kawan – kawannya. Di sini, mejanya lebih banyak dan pilihan makanannya juga beragam. Soal harga, di tempat ini lebih murah dari yang pertama. Namun keduanya membuat jatah makan 2 – 3 mangkuk coto di luar bandara habis dalam sekali duduk he .. he ..

tiket bus primadona ke toraja, bus malam ke toraja, bus makassar toraja, info jadwal bus ke toraja

Kiat mampir di Makassar: jika punya waktu jeda yang cukup panjang sebelum melanjutkan perjalanan ke Toraja, baiknya menjauhlah dari bandara. Misal, kamu sudah memesan tiket bus malam yang nyaman ke Toraja untuk berangkat pk 21.00; kulinernya bisa diselipkan di akhir hari, sebelum beranjak ke Toraja sehingga kamu bisa menikmati (kuliner) Makassar dengan leluasa.

Lalu, sepanjang waktu jeda itu ngapain, Lip? Bermain – mainlah ke Rammang – rammang, Leang – leang, dan Bantimurung.

2 – Naik Joloro di Rammang – rammang
Rammang – rammang mulai dikembangkan sebagai destinasi wisata pada 2014. Tempat menikmati perpaduan wisata bahari, budaya, dan sejarah yang dikelilingi pegunungan karst terbesar di dunia setelah Guilin, Cina. Jaraknya kira – kira 30 menit berkendara dari Bandara Hasanuddin. Mereka yang sudah pernah ke sana mengatakan, Rammang – rammang adalah Ha Long Bay-nya Indonesia.

makassar dari atas, garuda ke makassar, jadwal pesawat ke makassar, cara ke rammang rammang, sewa perahu di rammang rammang

Sewalah joloro, perahu motor tradisional yang tersedia di Dermaga Salenrang, untuk berkeliling menyusuri Sungai Pute. Satu perahu berkapasitas 4 (empat) orang penumpang, tarifnya Rp 200.000/perahu yang bisa dipakai sepuasnya. Jika kamu berjalan sendiri dan ingin berhemat, jangan sungkan mengajak pejalan lain untuk berbagi sewa perahu.

Tempo hari saat berkunjung ke Rammang – rammang, cuaca sedang tak bersahabat. Pun waktu saya sangat terbatas. Karenanya, saya meminta Anwar, pemilik joloro yang mengantarkan berkeliling untuk singgah sebentar – pada kenyataannya lebih sejam saya berkeliling – di Kampung Berua, sedang tempat – tempat lain seperti Taman Batu, Eco Lodge & Coffee dinikmati sembari melaju dalam joloro saja.

makassar dari atas, garuda ke makassar, jadwal pesawat ke makassar, cara ke rammang rammang, sewa perahu di rammang rammang

Kampung Berua disebut – sebut sebagai ikonnya Rammang – rammang. Ada tarif masuk kampung yang harus dibayarkan di loket retribusi sebelum melangkah ke dalam kampung. Selain menikmati suasana kampung, di Berua ada beberapa gua kuno yang menyimpan jejak kehidupan lalu yang menarik untuk dikunjungi. Sayangnya, karena habis hujan, jalanan becek, tidak ada ojek, eeh  .. sawah meluap sehingga pematangnya tergenang air dan mesti buka sepatu, gulung celana jika ingin menuju ke sana. Dari pada basah – basahan, saya memilih menyimpan rasa penasaran untuk kunjungan berikutnya.

3 – Melihat Jejak Purba di Leang – leang
Dari Rammang – rammang, mampirlah ke Taman Prasejarah Leang – leang. Menurut Rusli, pemandu di Leang – leang, di sekitar kawasan cagar budaya ini terdapat 300 lebih gua (= leang) yang menyimpan jejak tinggalan masa yang diperkirakan berumur 5.000 tahun yang ditemukan oleh arkeolog Belanda, Van Heekeren dan Heeren Palm pada 1950.

cara ke leang leang, ada apa di leang leang, penerbangan ke makassar

Untuk dapat melihat tinggalan masa berupa lukisan pada dinding gua itu, kamu harus berani memanjat gua yang ada di Leang – leang dan ditemani pemandu karena guanya dikunci! Jangan khawatir, perjalanan dimudahkan dengan anak tangga hingga ke mulut gua. Hanya perlu memanjat sedikit saja untuk bisa melihat lukisan dari dekat. Waktu belum dipagar, banyak pengunjung tak bertanggung jawab yang mencoret – coret dinding gua. Beberapa coretan mereka, masih terlihat di sekitar kaki tangga.

cara ke leang leang, ada apa di leang leang, penerbangan ke makassar

Tiket masuk Rp 10.000/pengunjung (Rp 20.000 untuk wisman) masih sangat wajar untuk pengalaman menengok jejak peradaban manusia.

Kiat mampir ke Rammang – rammang dan Leang – leang: kenakanlah alas kaki yang nyaman. Jika musim hujan, bawa jas hujan/payung dan jangan menggunakan sepatu/sandal yang alasnya licin.

4 – Uji Nyali di Helena Sky Bridge
15 menit berkendara dari Leang – leang, saya sampai di gerbang Kawasan Wisata Bantimurung. Meski di sini ada banyak destinasi wisata yang menarik, saya mampir ke sini hanya ingin memanjat dan menyeberang di Helena Sky Bridge; jembatan gantung yang baru dibuka pada akhir 2017 lalu.

cara ke leang leang, ada apa di leang leang, penerbangan ke makassar, helena sky bridge

Letaknya satu lokasi atau tepatnya terentang sepanjang 50 meter di atas jaring yang menutupi penangkaran kupu – kupu. Pengelolaannya berada di bawah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Karenanya masuk ke sini cukup membayar Rp 20.000/pengunjung, tak HARUS melewati loket tiket masuk Kawasan Wisata Bantimurung.

Demi keamanan dan kenyamanan, pengelola menerapkan pembatasan jumlah pengunjung yang boleh melintas di atas jembatan gantung. Jika berkunjung di hari libur, datanglah lebih pagi dan sabarlah mengantre untuk mendapatkan peralatan keamanan sebelum mulai memanjat.

cara ke leang leang, ada apa di leang leang, penerbangan ke makassar, helena sky bridge, troides helena

Nama Helena diambil dari Troides helena, salah satu jenis kupu – kupu yang dilindungi dan dikembangbiakkan di penangkaran kupu – kupu Bantimurung. Siapkan tungkai kaki untuk trekking 200 meter sebelum memanjat ke ujung jembatan.

Kiat main di Helena Sky Bridge: kalau kamu akrofobia, jangan iseng ikut trekking apalagi memanjat jembatan. Nanti serupa Pak Edi yang semangatnya tinggi, ingin mengawal saya naik. Ditunggu – tunggu di atas gak muncul – muncul. Saya menemukannya pucat pasi terduduk di tengah jalur trekking seturun dari jembatan gantung. Katanya, jantun(g) ku berdebar – debar, keringat dingin ka’ ini jalan mendaki  🙂

Ini kejadian kedua. Di Kampung Berua Pak Edi terjerembab di pematang sawah usai merecoki saya,”hati – hati ki’ buk, becek na ini jalan. Jalan mi ki’ di pinggir.” Tak lama ada suara bukkk dari belakang. Saya toleh ke belakang, lha .. Pak Edi sudah duduk manis di pematang, untung gak tergelincir ke sawah. Celana jin dan sepatunya penuh lumpur haha.

5 – Kuliner di Makassar
Usai bermain, lapar pasti menyerang. Kembalilah ke Makassar dan cari penangkal rasa lapar. Jika dirasa perlu makan Coto Makassar (lagi) di tempat yang berbeda. Kuah coto yang panas akan membuat perutmu hangat atau jika ingin menu yang berbeda menikmati Ikan Bakar Mas Daeng di Arif Rate No. 31, pilihan yang menyenangkan. Setelahnya bisa ditambah sepiring Pisang Epe dan secangkir kopi 🙂

cara ke leang leang, ada apa di leang leang, penerbangan ke makassar, kuliner makassar

Penjual Pisang Epe dan kedai kopi mudah dijumpai di sepanjang Pantai Losari. Terbentang dari Jl. Penghibur hingga Jl. Ujung Pandang. Dari kedai kopi sederhana hingga kedai kopi kekinian. Dua tempat yang biasa saya mampiri adalah Warkop Elim di Jl. Penghibur dan Rotterdam Coffee di WR Supratman No. 26. Setelah kenyang, pastikan untuk menuju pool bus atau terminal paling lambat pk 19.00 agar tak terjebak macet.

Kiat sebelum masuk bus: senyaman – nyamannya bus, tak akan membuat tidurmu nyaman jika aroma keringat yang menempel di tubuhmu mengganggu penumpang lain pun dirimu sendiri. Manfaatkanlah kamar kecil di pool bus untuk membasuh badan yang lengket seharian dan berganti baju yang bersih. Mandi malam itu akan membuatmu segar sampai di Toraja yang dingin. Janganlah lupa untuk mampir ke kedai kopi menghangatkan badan. Tak perlu tergesa mandi pagi, cukup cuci muka, sikat gigi, dan nikmati Toraja sepuasmu.

Agar waktu mampirmu maksimal, baiknya cek dahulu jadwal penerbangan yang kamu pilih ke Makassar dan sesuaikan dengan itinerary-mu, saleum [oli3ve].