Tags

, , , , ,


Thomas Kurniawan tak terusik sedikit pun pagi itu ketika saya muncul di dapurnya. Dirinya terus saja mengaduk mie di dalam wajan besar di hadapannya agar tak gosong. Ada banyak pesanan mie untuk dibungkus dan dibawa pulang pagi itu. Empat lelaki yang membantunya di dapur pun terlihat sibuk. Ada yang mencuci mie, membantu menuangkan mie ke dalam wajan, meracik pesanan ke dalam piring, ada pula yang bertugas menerima, membungkus serta mengantarkan pesanan ke meja – meja di depan dapur. Mereka hanya melemparkan senyum dan membiarkan saya berkeliling di dapur sederhana itu. Tak jauh dari kompor, ada rak penyimpanan mie buatan sendiri. Di sampung dapur ada ruang makan yang difungsikan pula sebagai ruang kerja. Deretan foto – foto leluhur di salah satu bagian dindingnya menandakan ruang itu juga sebagai ruang sembahyang.

Koh Thomas adalah generasi ketiga yang sekarang bertanggung jawab mengelola usaha keluarga yang dirintis oleh kakeknya. Sambil terus mengaduk mie, sesekali dirinya menanggapi dan membalas tanya saya.

kedai mie sedap, kedai kopi di sabang, mie sedap sabang, kuliner spesial sabang

Karena sehari sebelumnya sudah menikmati Mie Jalak yang berkuah di Kedai Mie Sedap, kami memesan mie goreng. Tak seperti mie goreng pada umumnya yang kecoklatan oleh aneka bumbu dan ramai di piring, penampilan Mie Sedap sangatlah sederhana. Mie goreng polos disajikan di piring dengan tambahan olahan daging ikan yang dipotong dadu, dan taburan daun seledri. Janganlah berburuk rasa padanya. Dengan kepolosannya, Mie Sedap meninggalkan rasa yang abadi di lidah.

Kedai Mie Sedap
Jl Perdagangan No 48, Sabang
Buka kedai pk 08.00 – 11.30 WIB dan pk 17.00 – 21.00 WIB

Selain usaha mie, keluarga Thomas juga memiliki usaha penginapan di Sabang. Usai berbenah di dapur, Koh Thomas menghampiri meja kami dan menunjukkan beberapa gambar Mata Ie Resort, penginapan milik keluarganya.

kedai mie sedap, mie sedap sabang, kuliner spesial sabang

Kedai Mie Sedap tempat yang wajib dikunjungi bila kamu berada di Sabang. Datanglah di pagi atau petang hari dengan memerhatikan waktu buka kedainya.

Ngopi di Aci Rasa
Belum ke Aceh bila tak menyesap secangkir dua cangkir kopi. Karenanya, saat di Sabang kami pun menyempatkan beranjak ke Aci Rasa Coffee yang letaknya sepelemparan batu dari Perdagangan. Selain kopi, Aci Rasa juga menyiapkan menu sarapan pagi seperti Nasi Gurih serta kudapan.

Di Aci Rasa, saya mendadak berganti pilihan dengan memesan secangkir Teh Tarik Panas dan mencicipi risoles yang dihantarkan si abang ke meja sedang Pak Igor menikmati seporsi Nasi Gurih, serupa Nasi Uduk di Betawi.

teh tarik aci rasa, aci rasa coffee, kedai kopi di sabang, kuliner spesial sabang

nasi gurih, teh tarik aci rasa, aci rasa coffee, kedai kopi di sabang, kuliner spesial sabang

Aci Rasa Coffee
Jl. Malahayati
Sabang
Buka kedai 24 jam

Aci Rasa, salah satu kedai kopi favorit untuk bercengkerama di Sabang.

Mie Jalak
Sehari sebelumnya, saat hari merangkak petang dan kendaraan yang kami tumpangi melaju dari Pelabuhan Balohan ke pusat kota Sabang; Igor Hendrasmoro yang menemani perjalanan menawarkan apakah kami ingin menikmati kuliner di Sabang terlebih dahulu ataukah mau langsung ke Iboih beristirahat? Hmm … tawaran yang menarik mengingat waktu perjalanan ke The Pade Dive masih 45 menit lagi. Tak ada salahnya mengudap sebelum makan malam kan?

kedai kopi pulau baru, kedai kopi di sabang, mie jalak sabang, kuliner spesial sabang

Igor mengajak kami ke sebuah kedai kopi di Jl Perdagangan. Katanya, Mie Jalak adalah menu spesial yang harus diicip di Kedai Kopi Pulau Baru, nama kedai yang akan kami datangi. Lho .. ke kedai kopi koq menawarkan mie? Setelah menimbang berat bersih tiga porsi Kare Kameng yang ludes di Warung Hasan selepas dari Krueng Rayeuk dan memperhitungkan jam makan malam yang sebentar lagi datang, kami pun memesan masing – masing satu porsi Mie Jalak.

Selintas, Mie Jalak serupa dengan Mie Kocok yang banyak dijumpai di pulau Jawa. Bedanya pada bentuk mie yang digunakan, campuran pada kuah, dan tempat penyajiannya di piring.

Sepiring Mie Jalak diantarkan disertai campuran daging olahan yang terbuat dari ikan dan ayam yang dipotong dadu, sebutir telur rebus setengah matang, serta kepala tauge menyembul dari antara lembaran mie dalam kuah bening yang dangkal dengan taburan daun seledri dan daun bawang. Sambal khusus yang encer disertakan di atas piring kecil, diletakkan di pinggir piring.

Melihat penampilannya, kamu pasti akan meraba – raba rasa apa yang akan menguar saat isi piring itu bertemu dengan lidah. Yang perlu kamu lakukan bila bertemu Mie Jalak adalah … tuangkan saja sambal yang ada di piring kecil itu dan aduk dengan rata. Mulailah menyuap mie yang ada di piringmu pelan – pelan, biarkan rasanya meluap di dalam mulut.

kedai kopi pulau baru, kedai kopi di sabang, mie jalak sabang, kuliner spesial sabang

Kedai Kopi Pulau Baru
Jalan Perdagangan No 29 B, Sabang
Buka kedai pk 08.00 – 11.30 WIB dan pk 17.00 – 21.00 WIB

Mie Jalak adalah usaha keluarga yang dirintis oleh Sukianto Hen. Jalak, panggilan akrab kawan – kawan sepermainan Sukianto kemudian melekat pada nama usaha mie keluarganya.

Ada perjumpaan rasa yang menyertai setiap perjalanan ketika pengecap rasa hanyut pada sajian beragam rasa yang hadir di depan mata. Jangan ragu untuk mencoba setiap sajian yang mungkin saja terlihat asing dan polos. Bisa jadi yang menyiapkannya punya rahasia yang tak tampak oleh indera penglihatan, saleum [oli3ve].

Advertisements