Tags

, , ,


Kemarin dulu, saya mendadak ingin sekali berjalan ke luar kota dengan menumpang kereta api. Kebetulan banget, di saat yang bersamaan, ada urusan administrasi kependudukan yang mesti diselesaikan di Bandung. Hanya karena ada satu angka yang tidak klop dan baru ketahuan setelah 5 (lima) tahun aman jaya, mau tak mau harus berurusan dengan si penginput data. Hikmahnya, bisa pulang ke Bandung naik kereta, horeee #norak ya  😉

ka argo parahyangan, stasiun kereta bandung, kereta bandung jakarta, kaigreetings

Meski pernah tinggal selama 4 (empat) tahun di Bandung, bahkan duluuu sering mudik Cilegon – Bandung lalu Jakarta – Bandung; tak sekalipun perjalanan dilakukan dengan kereta api. Selalu saja naik bus. Lalu, beralih ke travel yang poolnya ada di seberang kantor. Jadi, kalau pun hendak bepergian dengan kereta api, saya selalu bagian tahu beres. Beli tiket diwakilkan pada yang mau menjadi volunteer. Dan saat hendak berjalan; tinggal datang ke stasiun sesuai jadwal. Tapi, kali ini semua dilakukan sendiri. Karenanya, kemarin itu selagi makan siang, langsung buka tiket.com lewat gawai di tangan dan memesan tiket Kereta Api (KA) Argo Parahyangan jurusan Jakarta – Bandung.

Ternyata pesan tiketnya tak pakai ribet. Hampir serupa dengan pesan tiket pesawat lewat daring. Buka laman pemesanan, pilih tanggal, tujuan, jam keberangkatan, tipe kelas, masukkan data penumpang, pilih jenis pembayaran lalu santai-santai saja. Dalam sekejap e-tiket akan dikirimkan ke alamat email. Tentu saja setelah pembayaran dilakukan dan diterima oleh sistem. Pastikan selama proses tersebut, jaringanmu tak bermasalah. Salut buat Kereta Api Indonesia (KAI) untuk perkembangan layanan transportasinya.

ka argo parahyangan, kereta jakarta bandung, beli tiket kereta online

Di hari keberangkatan, saya hanya menenteng gawai yang menyimpan e-tiket sesuai dengan pesanan tiket yang dilakukan sehari sebelumnya. Sedang tiket asli atau boarding pass baru dicetak di mesin self check in atau mesin cetak tiket mandiri yang tersedia di Gambir, statsiun keberangkatan. Setelah masuk gerbong, duduk manis menyetel kursi, saya pun bersiap meneruskan jam tidur yang terputus karena harus beranjak dini hari ke stasiun. Tepat pk 05.00 saat kereta bergerak meninggalkan Gambir, hati bergirang, mari menikmati perjalanan dengan KA Argo Parahyangan.

Naik kereta api tut tut tuuttttt
Siapa hendak turut?
Ke Bandung, Surabaya, bolehlah naik dengan percuma
Ayo kawanku, lekas naik! Keretaku tak berhenti lama.

kaigreetings, kereta api indonesia, ka argo parahyangan, kereta jakarta bandung, check in kereta

Lalu, sampai di Bandung ‘nginap di mana? Karena punya keluarga di kota Kembang, saya mah tinggal pesan Gojek, pulang ke rumah. Bagaimana kalau hendak liburan?

Bagi kamu yang senang berjalan ala backpacker, Zzz Express Backpackers Hostel hanya selangkah dua langkah dari Stasiun Bandung. Atau berjalanlah sedikit saja ke Braga, di sana ada Chez Bon. Sedang buat yang merindukan kamar yang lebih private, Hotel Ivory akan menyenangkan buatmu bermalam.

kaigreetings, kereta api indonesia, ka argo parahyangan, kereta jakarta bandung

Hari ini, pulang ke Jakarta, lagi-lagi saya memilih menumpang kereta api karena harga tiketnya lebih murah. Terus, selama 3 (tiga) jam perjalanan bila duduknya pegal, setiap saat bisa berdiri dan berkeliaran di dalam gerbong. Pulang ke rumah pun gampang, dari/ke stasiun Bandung cukup pesan Gojek sedang dari/ke Gambir naik TransJakarta yang sekali tap bisa keliling kota dengan Rp 3,500 saja. Lucunya, perjalanan Bandung – Jakarta dengan kereta api, sama lamanya dengan Gambir ke Mampang karena kejebak macet dan pakai ketiduran di bus lalu turun di halte yang salah  ;). Bahagia itu hadir ketika kita bisa mensyukuri dan menikmati  setiap proses yang harus dijalani, saleum [oli3ve].

Advertisements