Tags

, ,


Satu siang di satu pusat jajan di selatan Jakarta, dari tempat duduk saya tampak empat orang perempuan duduk mengelilingi meja di depan, masing-masing tenggelam dan asik memainkan gadget dalam genggamannya. Pemandangan seperti ini lazim kita jumpai ketika berada di satu tempat, pula tak asing ketika berpapasan dengan seseorang yang berjalan sambil senyam-senyum sendiri memandangi gadget di tangan.

dunia gadget

Tenggelam dengan gadget di tangan

Ketika dunia manusia dibatasi oleh sebuah benda mati yang bisa dimainkan di tangan dan membuat menjelajah ke benua lain hanya lewat ujung jari, selamat datang di dunia digital!

Jejaring sosial telah meningkatkan konsumsi internet di kalangan netizen (istilah untuk pengguna internet). Jika kita melihat data survey yang dilakukan oleh MarkPlus Insight terjadi pertumbuhan netizen yang sehari-hari mengakses internet lebih dari 3 (tiga) jam dari 24,2 juta di 2012 menjadi 31,7 juta di 2013.

Sementara dari survey yang dilakukan oleh Nielsen menunjukkan sebanyak 6% perempuan memiliki setidaknya 1 (satu) akun jejaring sosial, disamping 7% pria yang enggan untuk melakukannya. Dari riset tersebut, juga didapati bahwa perempuan memiliki kecenderungan untuk menampilkan diri mereka sebagai pribadi digital. Hal ini didukung hasil MarkPlus bahwa 95% netizen mengakses internet melalui perangkat mobile (smartphone) mereka.

grafik pertumbuhan netizen

Angka pertumbuhan netizen di Indonesia (sumber dari SINI)

Bila kita memperhatikan data di atas, maka bisa ditebak keempat perempuan yang asik dengan gadget di tangan pada gambar di atas pastinya sedang mengakses jejaring sosialnya. Minimal satu di antara mereka berempat ada yang menuliskan status sedang berada dimana dengan siapa dan sedang apa?

Apakah hanya sebatas itu yang dilakukan oleh para netizen perempuan ketika menjelajah di dunia maya? Bagi perempuan yang cukup kreatif, mereka memanfaatkan kemajuan teknologi untuk melakukan beragam kegiatan seperti menyalurkan hobi menulis serta meraup pemasukan tambahan untuk menunjang kehidupan keluarga lewat bisnis online.

Dua tahun ini kegiatan menulis lewat blog mulai marak (lagi) dilakukan oleh para netizen, mereka bergabung dalam kelompok-kelompok sesuai dengan minatnya. Ada kelompok pejalan, kelompok yang senang kuliner, kelompok tari dan lain sebagainya.

perempuan dan gadget

online online

Kumpulan Emak Blogger (KEB) adalah satu diantara sekian banyak kelompok blogger yang dibangun lewat jejaring sosial. Dari namanya sudah bisa ditebak anggotanya tentulah blogger-blogger perempuan yang menyalurkan kesukaan menulis lewat blog. Lewat kelompok ini mereka berbagi beragam informasi tak hanya seputar dunia tulis menulis namun juga berbagi inspirasi seputar lika-liku kehidupan rumah tangga, dunia perempuan, pendidikan dan lain sebagainya. [oli3ve]

*Tulisan ini dibuat dalam rangka seleksi tahap II #50FinalisSB2014 yang diselenggarakan oleh KEB.

FP_FBtwitter_emak blogger

Advertisements