Tags

, ,


Jumat pagi (28/06) lalu saya terima pesan dari Ari,”Selamat pagi mbak Olive, tulisan mbak dimuat di media online lokal Aceh nih, dapat honor gak mbak?” Hahahaha, buru-buru mencet tautan yang diberikan sama Ari.

Pastor Verbraak

Lhooo, tulisan Opa Verbraak ada di Aceh News juga😉

Begitu baca isinya, memang serupa dengan tulisan saya di SINI. Hanya saja pada paragraf berikut kata pejalan diganti menjadi perjalanan sehingga saat dibaca jadi aneh di kuping. Karena kata yang seharusnya digunakan adalah pejalan.

Setuju atau tidak, kota Banda Aceh hanyalah tempat persinggahan bagi sebagian besar perjalanan yang lebih memilih menyeberang ke pulau Weh! Maka ketika rencana kepulangan ke Nanggroe diketahui oleh khayalak, banyak yang bertanya apakah saya akan ke Sabang? Malah ada yang rela dan menawarkan diri untuk diculik demi memiliki teman seperjalanan ke Nanggroe. O maaaaak, saya bukan penculik.

Ini salah satu bukti kalo saya cinta Nanggroe, sampai tulisannya pun dibagikan di portal Aceh! Setelah mengintip tautan yang diberikan, ketahuan koq ini portal siapa😉 *hayooo ngaku bang! traktir ngopi di 3in1 lho*

Resiko jadi orang terkenal #eaaaaa maksudnya kerajinan berbagi tulisan di media online ya harus siap tulisan dicopas sana sini. Syukur-syukur yang memasang tulisan menautkannya kembali ke sumbernya, kalau gak yaaaa … semoga mereka diampuni dosanya. I Love Aceh, Pray for Gayo, saleum [oli3ve].