Nasi Goreng Bakti

nasi goreng bakti

Du di du di dam dam
Du di du di dam
Du di du di dam dam
Du di du di dam

Kamu makannya apa?
Saya juru masaknya
Ada tempe goreng, ada ayam goreng
Semua yang digoreng

Mari kita membahas yang digoreng-goreng, nasi goreng [lagi] 😉

Masih ingat lagu anak yang dibawakan oleh Enno Lerian Du Di Dam? (ketahuan angkatannya hahaha). Keluar kantor di jam yang tak wajar membuat perut meronta minta jatah sementara yang kelaparan hanya bisa gigit lidah karena semua penjual makanan sudah beberes.

nasi goreng bakti
Menu Nasi Goreng Bakti Blok S

Otak sudah gak bisa berpikir, badan ikut aja diajak makan ke Blok S kawasan yang masih memberikan harapan untuk bisa menghentikan jeritan kampung tengah. Hal ini juga dikarenakan belajar dari pengalaman sebelumnya makan nasi goreng penuh minyak di kawasan Radio Dalam bukannya jadi kenyang esoknya tenggorokan radang. Lagi pula pengen tahu selera nasi goreng enak sang kawan ini seenak apa sih?

Setelah terkantuk-kantuk di jalan, sampai Tendean jelang pk 22 berbelok ke salah satu gang lalu berhenti di deretan tenda makanan yang gak terlalu ramai. Ooooh, jadi ini tukang nasi gorengnya? Hanya ada 4 manusia yang menikmati nasi goreng di dalam tenda, masing-masing duduk di 2 meja terpisah.

Kami memesan 2 (dua) Nasi Goreng Spesial Ayam dengan tambahan pete untuk sang kawan plus 2 teh manis hangat. Sempat ngintip ke dapurnya, ternyata nasi goreng sudah dibuat dalam porsi yang banyak. Jadi saat ada yang datang pesan pakai ikan asin misalnya, maka si abangnya tinggal memanaskan nasinya sebentar lalu menyajikan nasi goreng dengan taburan ikan asin di atasnya.

nasi goreng bakti
Nasi Goreng Ayam pakai Pete

Menunggu kira-kira 10 menit sambil terkantuk-kantuk karena si abang melayani banyak pesanan bungkus, begitu pesanan muncul di meja berharap bisa tandas dalam sekejap. Hmm, dari segi penampilan nasinya gak berminyak alias kering, teman-temannya juga bolehlah. Tapi saat menyentuh lidah entah karena sudah menahan lapar ditambah kantuk rasanya koq ya biasa aja ya? Suwiran ayamnya pun asem gak segar.

Nasi Goreng Bakti
Jl Bakti Blok S, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan

Kalo ada yang malam-malam kelaparan dan pengen menjajal Nasi Goreng Bakti, info-info ya rasa di lidahnya bagaimana. Karena menurut lidah saya nasi goreng abang² yang lewat tengah malam di depan rumah masih lebih nikmat [oli3ve].

20 thoughts on “Nasi Goreng Bakti

  1. Aku tau lagunya enno lerian itu mbak *ketahuan generasi lawas…haha. kalo diliat nasgornya tinggal dipanasin kayaknya kurang maknyus ini, enakan masakanku pasti wakakak

  2. aaaaaak aku suka banget nasgor bakti, menurutku ini nasgor terenak di Jakarta. Sayangnya gak bisa sering-sering kesini karena jauh dari tempatku huhuhu ngiler beraaaat

      1. di Magelang tidak ada sebutan nasi goreng Magelang. pakem nasi goreng dari Magelang adalah nasi goreng dengan daging, bakmi kuning, telur dengan rasa manis dan pedas rempah serta agak nyemek.
        nah, model nasi goreng yang seperti itu di luar Magelang kemudian disebut Magelangan.

  3. Cobain nasi grg kambingnya deh…minta pedes trs telor stgh mateng…udh brpuluh kali blm prnh psn selain nasi grg kambingnya…Bekti trmsk yang enak, dan hrga paling terjangkau dbndg yg di antv apalg kebon sirih…

  4. Mbak, Nasi Goreng Bakti yang paling enak itu yang paling ujung (Betawi 99 kalo ga salah jadi sebelahnya si Warung Bhakti ini) pokoknya di hoek gitu deh. Terus special customized menunya adalah yang manis pedes. Ciamik banget ituh! Yang enak adalah dia langsung masak dan ga dipanasin dulu jadi manteb, cuman ya berminyaknya lumayan heheh.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s