Penjelajah Kuburan


Pertengahan minggu lalu saya menerima sms dari mbak Rizki, reporter Wanita Indonesia menanyakan kesediaan wawancara seputar profil saya sebagai seorang traveler. Mbak Rizki ini juga yang ngejar² saat artikel perjalanan Maluku saya hendak tayang di WI Januari 2013 lalu. Karena lagi ribet (sok sibuk hahaha), ajakan bertemu di sekitar kantor  malam hari selepas jam kerja tak bisa dipenuhi oleh mbak Rizki yang sudah ada jadwal berburu berita di tempat lain.

Dikejar deadline artikel harus masuk Jumat, akhirnya kita sepakat untuk melakukan wawancara via email dan hasilnya adalah tadaaaaaa: Penjelajah Kuburaaaaaaaan? oh nooooo hahahaha.

Teringat komentar suhu dan kawan saya mas Teguh Sudarisman owner & editor in-chief TGIF! Magazine yang undangan Seminar Travel Writing-nya bentrok dengan jadwal jalan bulan depan,”susah emang kalo urusannya sama artis travel blogger!” Ahaaaaa, artis?? Hahaha, jauuuuuuh mas!

penjelajah kuburan, olive bendon
Nampang di Wanita Indonesia edisi Mei 2013

Btw, saya sendiri belum melihat tabloidnya, gambar di atas dikirimkan oleh penulis idola saya, Ibu Endang Moerdopo yang siang tadi bela-belain hunting Wanita Indonesia edisi terbaru. Hebaaat, idola mengejar berita penggemarnya hahaha. Jadi malam ini pulang kantor harus mampir ke kios koran untuk berburu WI atau ke lampu merah ya?

Ijinkan saya mengucapkan terima kasih buat pembaca setia Olive’s Journey, baik yang terang-terangan mengakui mengikuti setiap tayangan tulisan maupun para silent reader serta yang suka membantu menyebarkan tulisan dari blog ini via FB maupun twitter. Tak lupa terima kasih untuk para sahabat, teman sejalan yang setia mendukung perjalanan aneh saya. Buat Travel Bloggers Indonesia #TBI yang gencar menyebar tulisan dan profil saya, matur suwun suhu. Dan tentunya makasih buat mbak Rizki yang melihat tempat wisata favorit saya cukup unik dan menarik untuk diangkat. God bless you all, teruslah berkarya! Salam pejalan. [oli3ve]

update Jumat, 24 Mei 2013
Tadi seblom berangkat kantor mampir ke kios majalah. Eh pas buka lembaran WI ternyata di edisi liburan ini juga nampang para suhu pejalan: mas Teguh dan Penulis Pengelana (aaah kangen Travel Writing Camp), om Tekno juga duo DinaRyan *sesuatu yaaaa*

26 thoughts on “Penjelajah Kuburan

  1. selamat ya Olive…
    pejalan sejaran aja banyak yg heranin apalagi pejalan sejarah spesialisai kuburan kuno…, memang unik…

    1. perjalanan paling seru waktu di Nanggroe ya itu naik montor keliling kuburan sama kamu Ri, pengen mengulang perjalanan itu. gilaaaa pemandangannya kereeeeen bangeeeeet.

  2. hmmm, memang sejatinya sepak terjang mbak Olive ini seperti Lara Croft, jadi ya cocok dinobatkan jadi Tomb Raider nya Indonesia.

    (untung translasinya jadi “penjelajah kuburan” bukan “rampok kuburan” :D)

  3. Ijinkan saya mengucapkan terima kasih buat pembaca setia My Passion, baik yang terang-terangan mengakui mengikuti setiap tayangan tulisan maupun para silent reader serta yang suka membantu menyebarkan tulisan dari blog ini via FB maupun twitter.

    saya pembaca setia yang ngga mau mengakuinya -_-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s