Tags

, ,


Tadi sebelum istirahat buka-buka Kompas.com dan membaca berita kunjungan Dubes Australia untuk Indonesia Greg Moriarty ke Morotai, Maluku Utara di sini. Ternyata ayahnya dulu adalah tentara sekutu yang bertugas di Morotai pada masa Perang Dunia II (PDII). Di Morotai, Moriarty menyempatkan berkunjung ke makam tentara sekutu dan mencoba mencari jejak ayahnya. Sayang tak ditemuinya nama sang ayah tercantum pada salah satu dari 12 makam yang ada.

Yang menjadi pertanyaan kenapa pak Dubes gak sekalian ke Tantui, Kapaha Ambon ya? Kalau di sana ada sekitar 2.000–an makam tentara sekutu dan sebagian besar justru berasal dari Australia. Lebih sayang lagi, di berita tersebut tak disebutkan nama ayah pak Dubes jadi gak bisa juga mencari namanya, padahal mau coba bantu cek di list taman pemakaman.

Jadi ingat waktu menyusuri jejak Mallaby dan menemukan plat di bawah ini di salah satu makam tentara Australia :
jakarta war cemetery

Mungkin pak Greg bisa ikut jejak pak David Taylor tetangganya dari New Zealand yang ikut mencari jejak Abel Tasman bersama kita setahun yang lalu. Ayo pak Greg ikutan PTD Morotai yuuk! *kompor mbleduk*

Yang lucu lagi setelah pak Dubes balik dari makam, Wakil Bupati Pulau Morotai Wenny R Paraisu baru menghimbau Dinas Pariwisata untuk membangun berbagai fasilitas seperti pagar di makam tersebut. Masa sih perlu dikunjungi oleh Dubes dulu baru dibenahi tempatnya pak? Itu kan asset yang bisa dijadikan tujuan wisata, haduh Indonesia dimana-mana sama ya.[oli3ve]