Tags

, , ,


Lama gak pernah melihat dia dan gerombolannya “bermain” di sekitar jpo bendhil – atma, sekedar nyenggol kiri kanan, nabrak muka belakang bahkan mengganggu orang yg lalu lalang atau yg lagi naik-turun bis itu sudah menjadi gaya andalannya. Tiba-tiba tadi gak sengaja melihat bayangannya “menabrakkan” badan ke ibu² di antara kerumunan orang yg sedang menanti bis di bawah tangga jpo pintu satu Senayan tepat di depan sepeda Nathan Bakery yg menanti pembeli. Terakhir liat mereka mencegat korban dibawah tangga jpo atma September 2008 lalu.

Buseeeetttttt … pengen teriak sambil terus memperhatikan setiap gerakan yg dibuatnya dari dalam kopaja yg bergerak dengan santai walau satu dua penumpang turun naik. Si ibu berlalu sambil balik badan sebentar melirik ke belakang mungkin karena merasa badannya disenggol dan sigap menarik tas tangannya ke depan tanpa menyadari siapa yg barusan sengaja menyenggolnya.

Menghindari kecurigaan target, dia lalu beralih ke seorang bapak yg hendak membeli roti menarik ujung celananya dikucek² sambil pura² memungut sesuatu yg jatuh yg sebenarnya sih gak ada dan dari belakang seorang temannya kembali “menabrakkan” diri ke tubuh si bapak sambil satu tangannya merogoh kantong celana bagian belakang.

Ternyata mbak yg duduk di bangku depan perhatiannya juga tertuju ke tempat yg sama, tapi orang² di sekitar tempat itu malah gak nyadar **danbiasanyasihbegitu**

Semoga dia gak memangsa banyak orang malam ini, seperti yg sudah² sih setelah menyelesaikan satu target biasanya mereka pindah lokasi agar tidak dicurigai sedang beroperasi di situ. Seringnya bertemu mereka di pagi hari saat orang² bersiap untuk berangkat beraktifitas dan baru kali ini melihat aksinya kala orang² bubaran kantor.

Buat yg sering bepergian dengan kendaraan umum dan berada di tempat umum beberapa tips untuk mengenali gerombolan si berat :

  • Biasanya terdiri dari 3 – 5 orang berpakaian rapi seperti layaknya orang kerja (hanya sesekali melihat mereka acak kadut), matanya liar ke sana ke mari mencari mangsa
  • Mereka mengincar penumpang yg turun naik bis atau berada di sekitar halte. Mereka sudah mulai menentukan sasaran dengan saling memberi kode melalui kerlingan mata dan tangan … saat orang² bergerombol di depan pintu bis menunggu giliran untuk turun/naik bis, salah satu dari mereka akan pura² menyentuh ujung celana calon korbannya (entah ditarik² atau dikucek²). Gerakan yg disengaja seakan² ada sesuatu yg terjatuh, saat si korban lengah dan menengok ke arah ujung celananya teman si copet yg lain akan beraksi dari sisi yg satunya. Biar korbannya gak curiga, teman yg lainnya lagi akan pura² mendorong korban dari belakang dan membuat suasana berdesakan.
  • Taktik yg lain, saat target sudah ditentukan ada yg pasang badan menghalang²i orang untuk melangkah lalu dari belakang ada yg menabrakkan badannya seakan didorong selanjutnya akan beraksi untuk merogoh saku celana atau tas korban
  • Dari sekian banyak kasus yg pernah dilihat, si korban tidak akan menyadari kejadian itu sampai dia memeriksa propertinya

Berhati-hatilah senantiasa, jangan lengah mereka ada di sekitar kita
Beberapa postingan tentang kelakuan mereka pernah saya share di link berikut :

Advertisements