… kau selingkuhi dirinya …


“pssttt … dah dengar kabar terbaru ? suaminya si A dah jalan dengan wanita lain, dah menurut pengakuan A; dia sudah tahu suaminya melirik wanita lain sejak usia kandungannya berjalan 2 bulan hingga sekarang bayinya sudah berusia 3 bulan dan lelaki itu perlahan tapi pasti mulai melangkahkan kaki keluar dari lingkaran bathin dengan anak istrinya sendiri….”

ini sih bukan berita baru, dan gak bikin kaget seperti rencana perceraian sahabat baik saya minggu kemarin. kasihan sungguh kasihan dirimu sobat, cobaan apalagi yg kan kau hadapi setelah pertarungan yg harus kau lewati untuk mendapatkan dirinya tapi kenyataan pahit dia malah mencampakkan dirimu.

jahanam kau lelaki hidung belang (tapi beberapa kali bertemu tak kelihatan belang di hidung suamimu ? apa berselubung topeng ?)

entah sampai kapan kau bisa bersabar untuk tak membalaskan sakit hatimu dan membesarkan anak yg telah lahir dengan segala jerih payah dan kasih sayangmu.

“akankah kau kembali padaNya yg selalu menantimu dengan penuh kasih tuk merengkuh tubuhmu dengan kehangatan ?” tanya yg blom kau jawab …

atas alasan apa orang berselingkuh ? beberapa waktu lalu saya pernah menuliskan fenomena berselingkuh di lembaran ini juga.

10 thoughts on “… kau selingkuhi dirinya …

  1. Menurut aku liv, selingkuh dikarenakan suami/ istri tidak memiliki landasan yang kuat atau commitment yang kuat pada saat mengucapkan ” Yes I do “. Mereka berfikir menikah adalah suatu kebutuhan yang saat itu bisa membuat mereka bahagia bukan berdasarkan ” Kasih ” dalam hal ini kasih yang unconditionaly baik suka/ duka, sehat/ sakit, miskin/kaya, punya anak / tidak punya anak. Kasih yang diletakkan diatas dasar Yesus Kristus sebagai dasar dalam berumah tangga. Susah susah gampang dalam menjalani bahtera rumah tangga dibutuhkan saling pengertian yang amat sangat dari kedua belah pihak. God Bless all of you.

  2. Menurut aku liv, selingkuh dikarenakan suami/ istri tidak memiliki landasan yang kuat atau commitment yang kuat pada saat mengucapkan ” Yes I do “. Mereka berfikir menikah adalah suatu kebutuhan yang saat itu bisa membuat mereka bahagia bukan berdasarkan ” Kasih ” dalam hal ini kasih yang unconditionaly baik suka/ duka, sehat/ sakit, miskin/kaya, punya anak / tidak punya anak. Kasih yang diletakkan diatas dasar Yesus Kristus sebagai dasar dalam berumah tangga. Susah susah gampang dalam menjalani bahtera rumah tangga dibutuhkan saling pengertian yang amat sangat dari kedua belah pihak. God Bless all of you.

  3. mbak lydia :
    betul mbak, walau blom ngalami kehidupan be-RT tapi dilihat dari kasus yg terjadi di sekeliling kita, selingkuh terjadi karena landasan yg dibangun dalam RT gak kokoh. godaan pasti selalu ada tergantung pemerannya mau ditanggapi atau dianggap sebagai angin semilir yg bertiup menyemarakkan hubungan itu sendiri.

    als :
    bukan …ini kasus yg beda lagi, kalu yg mo cerai itu alasannnya bukan karena salah satu selingkuh tapi pengertian aza kali yg kurang sebagai dampak dari ego yg masih dipertahankan **sok teu banget gw yak ;)**
    trus gak ada hubungannya dgn yg pdkt

  4. mbak lydia :
    betul mbak, walau blom ngalami kehidupan be-RT tapi dilihat dari kasus yg terjadi di sekeliling kita, selingkuh terjadi karena landasan yg dibangun dalam RT gak kokoh. godaan pasti selalu ada tergantung pemerannya mau ditanggapi atau dianggap sebagai angin semilir yg bertiup menyemarakkan hubungan itu sendiri.

    als :
    bukan …ini kasus yg beda lagi, kalu yg mo cerai itu alasannnya bukan karena salah satu selingkuh tapi pengertian aza kali yg kurang sebagai dampak dari ego yg masih dipertahankan **sok teu banget gw yak ;)**
    trus gak ada hubungannya dgn yg pdkt

Leave a Reply to Lidya Schalhamer Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s