Tags

, , ,


sore ini dapat pelajaran yg sangat berarti saat mengikuti kebaktian sore pk 16.00, seperti biasa pdt Anthony Chang membawakan firman dengan santai tapi sangat keras.  mengangkat tema : menghadapi hidup yg serba tidak adil, khotbahnya diawali dengan beberapa kejadian belakangan yg terjadi karena peliknya kehidupan sehingga siapa yg tidak bisa bertahan mengambil jalan pintas yg bagi mereka mungkin itulah jalan yg terbaik. ambil contoh seorang ibu di Malang yg beberapa waktu lalu tewas bunuh diri setelah terlebih dahulu membunuh anak²nya karena sudah tidak kuat memikul beban hidupnya. Tuhan sekali – kali tidak akan membiarkan umatNya menanggung beban melebihi kemampuannya, cobaan adalah suatu proses pembentukan yg akan membuat manusia menyadari masih ada yg lebih berkuasa dari segala penguasa di dalam dunia ini (itu juga kalo manusianya tahu diri).

apa yg harus kita lakukan ketika menghadapi suatu masalah ? apakah kita harus melawan ataukah pasrah menerimanya ? belajarlah seperti orang yg bermain papan selancar (surfing), ketika ombak datang dia tidak melawannya tapi menggunakan teknik sedemikian rupa sehingga dia bisa mengikuti arus dan berada di atas ombak yg menggulung. kita harus bisa berada di atas masalah, sehingga bisa mencari jalan keluarnya bukannya masalah yg menguasai kita.

Tuhan ijinkan berbagai masalah terjadi dalam kehidupan kita untuk membentuk kita menjadi pribadi yg kuat dan tangguh, khotbah diakhiri dengan lagu “Pelangi Kasih” :

mungkin tak dapat engkau mengerti

satu hal tanamkan di hati

indah semua yang Tuhan bri

 

Tuhanmu tak akan memberi

ular beracun pada yang meminta roti

cobaan yang engkau alami

tak ’kan melebihi kekuatanmu

 

reff

tangan Tuhan sedang merenda

suatu karya yang agung mulia

saatnya ’kan tiba nanti

kau lihat pelangi kasihNya

Advertisements