Tags

, , , , ,


Semalam buka puasa bareng teman di Mie Ceker Bandung, Sambas. Awalnya tergoda dengan promosi Leli minggu lalu sehabis buka puasa di situ katanya mie cekernya enak. Karena doyan ceker jadi berminat untuk mencicipi, akhirnya sms Ria ‘n ngajak Leli untuk makan di sana lagi. Setelah ‘nentuin waktu, kemarin sore menjelang detik – detik berbuka Leli sms mendadak mesti melayat ke teman sekantor jadi gak bisa ikutan. Next time makan bareng, ya !

Pk 17.30 meluncur dalam burung biru dgn sopir yg baru 3 bulan pegang kemudi sehingga blom ngerti jalan di daerah selatan dan minta tolong untuk di-arahkan. Sampai di TKP sms Ria (yg ternyata masih otw ke kantor) ngabarin dah sampai padahal tadi dia bilang kalo saya blom datang dia akan makan duluan. Sambil menunggu pesanan juice strawberry, mata mengitari setiap pojok ruangan dan gak tahunya saya duduk di meja depan pintu masuk toilet (??) waiyaaahhhh, salah posisi nih !! Setelah keluarga yg duduk di meja belakang pulang, saya akhirnya pindah meja.

Gak sampai 10 menit, Ria muncul di depan meja … cipika – cipiki trus kita pesan mie ceker special dan risoles dari sebelah yg alamak enaknya (promosinya boleh tuh, Ri). Heiii jatah ceker saya mendapat tambahan dari mangkoknya Ria he …he…’Ngobrol sana sini eeehhh jadi curhat – curhatan, gak jauh – jauh deh kebanyakan ‘ngebahas seputar perjalanan kisah asmara pastinya. Saya dulunya orang yg introvert banget tapi belajar dari pengalaman hidup, lama – lama bisa membuka diri (bukan buka – bukaan yaaa !), belajar berbagi dengan orang lain, saling memberi kekuatan ketika ada yg mengalami proses, dan selama ini most of them said that they have learned a lot from my side.

Tentunya gak semua orang yg ditemui saya bagikan rincian kehidupan saya secara jor – joran, tapi terhadap orang – orang tertentu yg bisa dipercaya saya akan berbagi pahit manis proses kehidupan yg telah saya lewati maupun harapan – harapan yg ingin diraih. Saya kadang heran sendiri, begitu besar anugerahNya dalam hidup ini yg memampukan saya untuk melangkah dengan kekuatan dariNya. Jadi wajar kalau Ria semalam dengerin cerita saya bilang ikutan merinding sampai terheran – heran, Koq loe bisa kuat sih mbak ? Koq loe bisa sabar gitu sih mbak ? Koq loe jadi orang baik banget sih mbak ? He …he… inilah hidup, semuanya mesti disikapi dengan bijaksana.

Sekitar pk 20-an mas-nya Ria ikut bergabung, trus kita ngobrol soal tagihan telpon dan soal kepuasan dalam menggunakan jasa layanan komunikasi tersebut serta persiapan pernikahan mereka. Entah gimana asal muasalnya, tiba – tiba kita ngomongin gimana dulu orang tua kita bisa memenuhi kebutuhan dan membesarkan kita yg bandel – bandel ini dalam kesederhanaan mereka.

Mas Bram bilang, kalau dirunut – runut manusia itu tidak akan pernah mencapai suatu titik kepuasan dalam hidupnya karena segala sesuatu pasti ada kurangnya. Bener mas, karena dunia ini penuh dengan ketidaksempurnaan … manusia yg benar – benar bisa menikmati hidupnya dan merasa puas adalah manusia yg bisa mensyukuri setiap helaan napas yg dikaruniakan Tuhan baginya, yg bisa mensyukuri setiap langkah yg masih bisa diayunkan, yg bisa mensyukuri setiap tetesan berkat yg dianugerahkan baginya. Jadi, orang yg berbahagia adalah orang yg bisa mensyukuri setiap detik kehidupannya. Ketika kita bisa bersyukur, maka kita bisa mengangkat tangan ke atas dan memuji kebesaranNya.

Pk 20.30 Mas Bram membereskan billing dan saya pun pulang ‘nebeng sampai ke rumah, waduhhhhh jadi gak enak … saya yg ngajak makan, mas Bram yg bayarin dan pake diantar pulang pula !!

Ha …ha… indahnya persahabatan, nikmatnya dunia. Thanks ya Ri, dah jadi teman sharing yg mengasikkan. Saya doa’in kalian berdua bisa bahu membahu, saling melengkapi, saling menguatkan dan saling menyayangi dalam mengarungi hidup ini. Setelah bertemu kangmas-mu, saya lihat he is a good man, pintar, baik hati, kalem, tenang ‘n bisa ngimbangin emosimu yg meledak². Genggaman tangannya waktu salaman kenceng banget bo’, untung tangan saya gak keplintir ha …ha…

Eitzz, soal kartu tarot itu anggap aza sebagai selingan jangan dibawa serius … segala kemungkinan bisa terjadi, kadang kita melihat dengan mata jasmani ramalan manusia sepertinya sesuai dengan yg DIA gariskan sehingga kita terpaku dengan asumsi bahwa itu petunjuk dariNya. Percaya deh, rencanaNya dahsyat dan indah pada waktunya walau kadang mesti melalui jalan berliku karena semua itu proses. Yang Di Atas yg punya kuasa atas hidup ini, just keep praying ‘n let Him lead your life.

Thanks for being my friend.